Cara Menolak Perasaan Seseorang Tanpa Menyakiti, Jangan Ghosting
Ilustrasi masa PDKT(Dok. Unsplash/Giorgio Trovato)
16:10
10 Februari 2026

Cara Menolak Perasaan Seseorang Tanpa Menyakiti, Jangan Ghosting

-  Menjadi orang yang disukai tanpa memiliki perasaan yang sama bisa menempatkan seseorang dalam situasi serba salah. Di satu sisi, ada rasa tidak enak hati karena tak ingin melukai perasaan orang lain. 

Di sisi lain, membiarkan harapan tumbuh justru bisa menimbulkan luka yang lebih dalam di kemudian hari.

Para pakar hubungan menegaskan, menolak dengan cara yang jujur dan penuh empati adalah bentuk kedewasaan emosional. 

Baca juga: 15 Tanda Seseorang Naksir Kamu Secara Diam-diam

Simak berbagai cara menolak halus orang yang suka sama kamu, tanpa harus bersikap kasar, menghilang, atau memberi harapan palsu.

Cara menolak halus perasaan orang yang suka padamu

1. Sampaikan penolakan secara jujur dan berempati

Menolak tidak berarti harus menjelaskan semua alasan secara rinci. Terapis dan life coach Tess Brigham menekankan, kejujuran yang disampaikan dengan empati justru lebih menenangkan bagi pihak yang ditolak.

“Meskipun terasa menyenangkan ketika ada orang yang menyukai kita, jika kamu tahu hal itu tidak akan pernah berkembang, memberi tahu mereka justru membantu mereka untuk bisa move on,” ujar Brigham, disadur Seventeen, Selasa (10/2/2026).

Alih-alih menyoroti kekurangan atau ketidakcocokan secara detail, fokuslah pada perasaanmu sendiri. 

Misalnya, dengan mengatakan bahwa kamu tidak merasakan koneksi romantis dan lebih nyaman menjalin hubungan sebagai teman.

Pakar hubungan Sara Kuburic juga menekankan pentingnya memilih kata dengan hati-hati.

“Hal paling baik yang bisa kamu lakukan adalah bersikap langsung dan tetap baik,” kata Kuburic.

Menurut Brigham, bagi orang yang mudah gugup, berlatih terlebih dahulu, baik di depan cermin atau bersama teman. Hal ini dapat membantu menjaga nada bicara tetap hangat dan tidak terkesan menghakimi.

Baca juga: Pria Wajib Tahu, Tanda-tanda Wanita Naksir Dilihat dari Chat-nya

2. Perhatikan waktu dan situasi saat menolak

Selain kata-kata, waktu dan tempat juga berperan besar dalam cara penolakan diterima. 

Brigham menyarankan agar percakapan ini dilakukan di tempat yang cukup privat dan pada waktu yang relatif tenang.

“Usahakan menolak di saat tidak ada tekanan besar setelahnya. Jangan menyampaikan penolakan tepat sebelum ujian, presentasi penting, atau momen emosional lainnya,” jelas Brigham.

Kuburic menambahkan, sebisa mungkin hindari menolak di depan orang banyak atau di momen spesial seperti ulang tahun.

“Privasi adalah bentuk penghormatan terhadap perasaan mereka,” ujarnya.

Dengan memilih waktu dan suasana yang tepat, kamu memberi ruang bagi lawan bicara untuk memproses perasaannya tanpa rasa malu atau tertekan.

3. Berikan isyarat halus jika belum siap bicara langsung

Dalam beberapa situasi, seseorang mungkin belum merasa nyaman untuk menyampaikan penolakan secara langsung. Jika demikian, memberi isyarat halus bisa menjadi langkah awal.

Misalnya, ketika dia mengajak bertemu berdua, kamu bisa menyarankan untuk pergi bersama teman-teman. 

Kamu juga bisa membatasi intensitas komunikasi atau menyebutkan bahwa kamu sedang tertarik pada orang lain.

“Jangan merahasiakan fakta bahwa kamu sedang bertemu atau tertarik pada orang lain. Hal ini bisa membantu mereka menyadari situasinya,” imbau Kuburic.

Brigham juga menyarankan untuk menegaskan posisi sebagai teman secara santai dalam percakapan sehari-hari.

“Kamu bisa mengatakan bahwa kamu sangat menghargai persahabatan dan tidak ingin merusaknya,” ujarnya.

Namun, para ahli sepakat bahwa memberi isyarat harus dibarengi dengan konsistensi. 

Menghindari perilaku flirt atau memberi perhatian berlebihan penting agar tidak menimbulkan harapan palsu.

Baca juga: 7 Tanda Pasangan Mungkin Sedang Naksir Orang Lain

4. Jangan menghilang atau ghosting

Menghilang tanpa penjelasan sering dianggap sebagai cara termudah, tetapi justru bisa meninggalkan luka emosional yang lebih besar. Kuburic menilai, ghosting dapat membuat seseorang mempertanyakan harga dirinya.

“Ghosting sering memberi kesan bahwa seseorang tidak layak mendapatkan penjelasan, dan itu bisa membuat mereka terus bertanya-tanya apa yang salah,” jelas Kuburic.

Lebih jauh, Brigham menambahkan, bersikap jujur sejak awal justru membuat hidup lebih sederhana dan bersih secara emosional.

“Jika kita menginginkan rasa hormat dalam hubungan, maka kita juga perlu memberikannya. Menyampaikan perasaan secara langsung jauh lebih sehat daripada menghindar,” katanya.

Menolak dengan jelas, meski terasa canggung, membantu kedua belah pihak melangkah maju tanpa kebingungan yang berkepanjangan.

Menolak perasaan orang lain bukanlah tindakan kejam jika dilakukan dengan empati, kejujuran, dan rasa hormat. 

Sebaliknya, membiarkan harapan tumbuh tanpa kejelasan justru bisa melukai lebih dalam. 

Dengan memilih kata yang tepat, waktu yang bijak, dan sikap yang konsisten, penolakan bisa menjadi bentuk kedewasaan emosional, baik untuk dirimu maupun untuk orang yang menyukaimu.

Baca juga: Tips Menolak Tanpa Perlu Penjelasan Berlebih

Tag:  #cara #menolak #perasaan #seseorang #tanpa #menyakiti #jangan #ghosting

KOMENTAR