Beda Cara Cek BPOM Skincare dan Cek Ingredients Skincare
- Pengecekan BPOM memastikan keamanan regulasi produk kosmetik oleh lembaga pemerintah Indonesia.
- Pengecekan ingredients dilakukan untuk menghindari iritan spesifik dan memastikan kesesuaian dengan kebutuhan kulit individu.
- Kedua pengecekan saling melengkapi: BPOM menjamin legalitas nasional, sementara ingredients menganalisis komposisi personal dan potensi alergi.
Dalam era skincare yang semakin populer, konsumen semakin sadar akan pentingnya memilih produk yang aman dan sesuai dengan kebutuhan kulit.
Dua aspek utama yang sering diperiksa adalah sertifikasi dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan kandungan bahan (ingredients) dalam produk. Maka, penting memahami cara cek BPOM skincare dan cek ingredients skincare.
Meski keduanya bertujuan untuk memastikan keamanan, cara pengecekan dan fokusnya berbeda. Yuk, kenali perbedaannya.
Apa Itu Cek BPOM Skincare dan Bagaimana Caranya?
Perbesarilustrasi skincare (freepik)BPOM adalah lembaga pemerintah Indonesia yang bertanggung jawab mengawasi keamanan, khasiat, dan mutu obat, makanan, serta kosmetik, termasuk skincare.
Sertifikasi BPOM menandakan bahwa produk telah lolos uji laboratorium dan tidak mengandung bahan berbahaya seperti merkuri atau hidrokuinon dalam kadar berlebih.
Produk yang terdaftar BPOM biasanya memiliki nomor registrasi seperti NA (untuk kosmetik impor) atau MD (untuk domestik), yang tertera di kemasan.
Cara cek BPOM skincare cukup sederhana dan bisa dilakukan secara online atau melalui aplikasi. Berikut prosedurnya:
- Kunjungi situs resmi BPOM di cekbpom.pom.go.id.
- Pilih kategori "Kosmetika" atau "Semua Produk"
- masukkan nomor registrasi, nama produk, atau merek.
- Jika data muncul, berarti produk tersebut terdaftar dan aman secara regulasi.
Alternatifnya, unduh aplikasi BPOM Mobile dari Play Store atau App Store. Aplikasi ini memungkinkan scan barcode atau QR code pada kemasan untuk verifikasi instan.
Proses ini biasanya hanya memakan waktu beberapa detik dan gratis. Namun, ingat bahwa BPOM hanya memeriksa aspek umum keamanan, bukan kecocokan dengan jenis kulit individu.
Apa Itu Cek Ingredients Skincare dan Bagaimana Caranya?
Perbesarilustrasi skincare (freepik)Sementara itu, cek ingredients fokus pada daftar bahan kimia atau alami dalam produk, seperti retinol, hyaluronic acid, atau paraben.
Tujuannya adalah menghindari alergen, iritan, atau bahan yang tidak ramah lingkungan. Ditambah untuk memastikan produk sesuai dengan masalah kulit seperti jerawat atau penuaan.
Ingredients biasanya terdaftar di kemasan dalam urutan konsentrasi tertinggi ke terendah.
Untuk cek ingredients skincare aman, kamu bisa menggunakan situs web atau aplikasi khusus.
Situs populer seperti INCIDecoder memungkinkan kamu memasukkan nama produk atau scan ingredients untuk analisis mendalam, termasuk rating keamanan dan potensi komedogenik (penyumbat pori).
Lainnya, seperti CosDNA, memberikan skor iritasi dan acne-trigger. EWG Skin Deep dari Environmental Working Group menilai bahan berdasarkan risiko kesehatan dan lingkungan.
Aplikasi seperti Skincarisma atau Cosmily juga berguna untuk scan label kemasan via kamera ponsel. Cara ini lebih personal karena kamu bisa mencari bahan spesifik, misalnya menghindari sulfat jika kulit sensitif.
Namun, dibutuhkan pengetahuan dasar tentang kimia kosmetik, dan hasilnya bersifat subjektif berdasarkan database global.
Mana Pengecekan Skincare yang Lebih Penting?
Perbesarilustrasi skincare (freepik)Meski keduanya saling melengkapi, ada perbedaan mendasar. Cek BPOM skincare lebih ke arah regulasi resmi dan keamanan nasional, fokus pada apakah produk legal dan tidak berbahaya secara umum.
Ini seperti "stempel persetujuan" dari pemerintah, yang wajib untuk produk dijual di Indonesia. Prosesnya cepat, resmi, dan tidak memerlukan keahlian khusus, tapi tidak detail tentang komposisi individu.
Sebaliknya, cek ingredients skincare lebih mendalam dan personal, memungkinkan analisis risiko alergi atau efek jangka panjang.
Ini bergantung pada database independen, sehingga lebih fleksibel tapi bisa membingungkan bagi pemula karena melibatkan istilah seperti "paraben-free" atau "non-comedogenic".
Dari segi kemudahan, cek BPOM lebih mudah dengan satu situs resmi. Sementara cek ingredients memerlukan banyak langkah yang rumit.
BPOM menjamin aspek hukum, tapi ingredients membantu adaptasi dengan tipe kulit. Contohnya, produk BPOM mungkin aman secara umum, tapi jika mengandung alkohol yang tinggi, bisa iritasi kulit kering. Maka, inilah peran cek ingredients.
Kelemahan cek BPOM adalah kemungkinan pemalsuan nomor. Sedangkan ingredients bisa disalahartikan jika tidak paham konteks formulasi.
Untuk keamanan, selalu lakukan cek BPOM skincare dan cek ingredients skincare. Idealnya, lakukan keduanya sebelum membeli: verifikasi BPOM dulu, lalu teliti ingredients skincare.