Penyakit Jantung Mengintai Usia 40 Tahun ke Bawah, Kapan Harus Periksa ke Dokter?
Ilustrasi sakit jantung.(iStockphoto/metamorworks)
16:10
26 Januari 2026

Penyakit Jantung Mengintai Usia 40 Tahun ke Bawah, Kapan Harus Periksa ke Dokter?

- Penyakit jantung selama ini kerap dianggap sebagai masalah kesehatan yang hanya menyerang usia lanjut.

Namun, tren tersebut kini mulai bergeser. Kasus penyakit jantung koroner kian banyak ditemukan pada kelompok usia di bawah 40 tahun.

Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah, dr. Fahmi Idrus Shahab, Sp.JP(K), FIHA, FAPSC, mengungkapkan bahwa data menunjukkan peningkatan signifikan kasus jantung koroner pada usia produktif dalam lebih dari satu dekade terakhir.

“Memang trennya sekarang sudah terjadi kenaikan masalah jantung koroner. Dulu memang usia 40 tahun ke atas yang sering terkena,” ujar dr. Fahmi saat ditemui di Eka Hospital MT Haryono, Jumat (23/1/2026).

Ia menjelaskan, angka kejadian penyakit jantung pada usia muda kini meningkat hampir tiga kali lipat dibandingkan satu dekade lalu.

“Kalau dulu tahun 2010 itu 9 dari 1.000 orang yang kena jantung. Sekarang yang di bawah 40 tahun sudah meningkat menjadi 30 per 1.000. Artinya peningkatannya hampir tiga kali lipat,” jelasnya.

Gaya hidup jadi faktor utama

Menurut dr. Fahmi, peningkatan kasus penyakit jantung pada usia muda tidak lepas dari perubahan gaya hidup masyarakat. 

Kebiasaan merokok, pola makan tidak sehat, kurang aktivitas fisik, hingga tingginya paparan stres menjadi faktor yang berkontribusi besar.

“Terutama banyak yang perokok. Jadi sekarang sudah under 40,” katanya.

Ia menilai, kemudahan akses makanan lewat gawai juga ikut memperburuk pola hidup masyarakat saat ini.

Perubahan gaya hidup ini membuat faktor risiko penyakit jantung, seperti hipertensi, diabetes, dan kolesterol tinggi, kini semakin sering ditemukan pada usia muda.

“Sekarang kita sudah pakai gadget, mau makan apa tinggal di tangan. Jadi makan, rokok, olahraga kurang, ya itu jadi problem nanti kemudian hari,” ujar dr. Fahmi.

Kapan sebaiknya mulai cek kesehatan jantung?

Menanggapi pertanyaan soal usia ideal untuk mulai melakukan pemeriksaan jantung, dr. Fahmi menjelaskan bahwa anjuran yang selama ini menyebut pemeriksaan dilakukan setelah usia 40 tahun perlu disesuaikan dengan kondisi saat ini. 

Ia menilai, perubahan tren penyakit jantung membuat pendekatan berbasis usia saja tidak lagi cukup.

“Kalau dulu memang anjurannya di bawah 40. Memang beberapa anjuran masih di bawah 40,” ujar dr. Fahmi.

Namun, melihat peningkatan kasus jantung koroner pada kelompok usia muda, ia menegaskan bahwa pemeriksaan sebaiknya dilakukan berdasarkan faktor risiko yang dimiliki seseorang, bukan semata-mata usia.

Ia menambahkan, saat ini tidak sedikit orang berusia di bawah 40 tahun yang sudah memiliki faktor risiko penyakit jantung tanpa disadari, seperti tekanan darah tinggi, diabetes, atau kolesterol tinggi.

“Kalau melihat trennya sekarang, saya kira kita harus tahu dulu kita ada hipertensi atau enggak. Karena banyak juga usia-usia di bawah 40 yang punya hipertensi, punya diabetes, punya kolesterol,” katanya.

Dengan demikian, dr. Fahmi menekankan pentingnya mengenali kondisi kesehatan diri sejak dini agar risiko penyakit jantung dapat dideteksi dan dicegah lebih awal.

Penting mengenali risiko sejak dini

Menurut dr. Fahmi, pemeriksaan kesehatan jantung bertujuan untuk mengetahui profil risiko seseorang, apakah termasuk risiko ringan, menengah, atau tinggi.

“Jadi kita harus tahu tuh scoring kita di mana. Apakah risiko ringan, risiko menengah, risiko tinggi. Itu ada tes-tesnya,” jelasnya.

Beberapa pemeriksaan yang bisa dilakukan antara lain treadmill test hingga pemeriksaan CT scan calcium score, yang dinilai cukup sederhana untuk melihat kondisi pembuluh darah jantung.

Ia menekankan, pemeriksaan sejak dini bukan berarti seseorang sudah sakit jantung, melainkan sebagai langkah pencegahan agar risiko bisa dikendalikan lebih awal.

Dengan meningkatnya kasus penyakit jantung pada usia muda, dr. Fahmi mengingatkan pentingnya kesadaran untuk menjaga gaya hidup sehat dan tidak menunda pemeriksaan kesehatan, meski usia masih tergolong muda.

Tag:  #penyakit #jantung #mengintai #usia #tahun #bawah #kapan #harus #periksa #dokter

KOMENTAR