Vertigo Kambuh Saat Puasa, Berkaitan dengan Pola Tidur dan Dehidrasi
Ilustrasi vertigo kambuh saat tidur(Neuroworks)
09:05
22 Januari 2026

Vertigo Kambuh Saat Puasa, Berkaitan dengan Pola Tidur dan Dehidrasi

– Keluhan vertigo kerap muncul pada awal bulan puasa. Penderitanya merasakan pusing berputar secara tiba-tiba, kepala terasa ringan, hingga sulit berdiri seimbang. Kondisi ini sering muncul bersamaan dengan rasa mual dan tubuh terasa lemas.

Hal ini disampaikan oleh dr. Irwan Heriyanto, MARS, Board of Medical Excellence Halodoc yang menjelaskan bahwa vertigo merupakan gangguan pada sistem keseimbangan tubuh.

“Vertigo itu memang gangguan dari keseimbangan. Tiba-tiba dia rasa pusing berputar,” ujarnya dalam acara Halodoc Talks di Jakarta Pusat, Rabu (21/1/2026).

Menurutnya, perubahan pola hidup, terutama tidur, selama Ramadan menjadi salah satu pemicu utama munculnya vertigo.

Perubahan pola tidur

Dokter Irwan menilai, perubahan jam tidur saat puasa sangat memengaruhi sistem keseimbangan tubuh. 

Banyak orang yang masih perlu beradaptasi saat bangun dini hari untuk sahur, sehingga tubuh mengalami gangguan ritme istirahat.

“Karena berubah juga dalam pola tidurnya. Biasanya mungkin enggak biasa bangun jam dua, jam tiga, apalagi ibu-ibu yang harus menyiapkan sahur,” kata dr. Irwan.

Kurang tidur membuat tubuh lebih mudah lelah dan sulit menjaga kestabilan sistem saraf yang berperan dalam keseimbangan.

Peran cairan dan elektrolit

dr. Irwan Heriyanto, MARS, Board of Medical Excellence Halodoc dalam acara Halodoc Talks di Jakarta Pusat, Rabu (21/1/2026).KOMPAS.com/Aliyah Shifa Rifai dr. Irwan Heriyanto, MARS, Board of Medical Excellence Halodoc dalam acara Halodoc Talks di Jakarta Pusat, Rabu (21/1/2026).

Selain pola tidur, dr. Irwan menyoroti pentingnya cairan dan elektrolit dalam menjaga keseimbangan tubuh.

Ia menjelaskan bahwa ketika asupan cairan dan elektrolit tidak terjaga, pusat keseimbangan tubuh di telinga bagian dalam dapat ikut terganggu. Kondisi tersebut dapat memicu rasa pusing berputar yang khas pada vertigo.

“Pada saat intake minum dan elektrolitnya tidak dijaga, vestibular atau pusat keseimbangan di telinga kanan-kiri ini menjadi terganggu dalam keseimbangan elektrolit dan cairan,” ujarnya.

Vestibular sendiri merupakan sistem sensorik di bagian telinga yang bertugas untuk menjaga keseimbangan tubuh.

Hindari bangun dari tidur secara tiba-tiba

Di samping itu, dr. Irwan juga mengingatkan agar tidak bangun secara tiba-tiba dari posisi tidur, terutama saat ingin sahur.

Tidak jarang orang terbangun dalam keadaan panik saat ingin sahur karena ternyata jam sudah menunjukkan waktu yang mendekati imsak.

Menurutnya, perubahan posisi tubuh yang terlalu cepat dapat meningkatkan risiko pusing dan bahkan jatuh.

“Kalau bangun jangan langsung tiba-tiba. Bangunnya juga harus pelan-pelan,” katanya.

Dehidrasi dan kebiasaan minum kopi

Dokter Irwan menilai, kondisi hidrasi sangat berpengaruh terhadap munculnya vertigo. Ia menyarankan agar asupan cairan dan makanan yang mengandung elektrolit tetap diperhatikan selama puasa.

Selain asupan cairan, kebiasaan minum kopi dan teh juga perlu disikapi dengan lebih bijak. Kedua minuman tersebut kerap dikonsumsi untuk membantu menahan kantuk, tetapi memiliki efek diuretik yang dapat mempercepat kehilangan cairan tubuh.

“Ini tergantung dari intake kita juga, dehidrasi atau hidrasi. Kopi dan teh itu sebenarnya minuman yang diuretik. Kalau kita sering minum kopi, makin dehidrasi,” terangnya.

Menurut dr. Irwan, kondisi dehidrasi yang tidak disadari inilah yang kemudian membuat tubuh lebih rentan mengalami gangguan keseimbangan. 

Kafein tidak hanya memperparah dehidrasi, tetapi juga memengaruhi kualitas tidur yang pada akhirnya ikut berkontribusi terhadap munculnya vertigo.

“Bisa juga karena kebiasaan minum kopi. Kafeinnya itu memang pengaruh dari dehidrasi dan juga perubahan pola tidur,” ucap dr. Irwan.

Vertigo dan maag bisa muncul bersamaan

Dokter Irwan menilai, faktor-faktor yang memicu vertigo seperti dehidrasi, kurang tidur, dan stres juga dapat menimbulkan keluhan lambung, seperti maag.

Oleh sebab itu, tidak jarang seseorang merasakan vertigo dan maag muncul bersamaan saat puasa.

Perubahan pola hidup yang terjadi dalam waktu singkat membuat tubuh membutuhkan waktu untuk beradaptasi secara optimal.

Dengan menjaga asupan cairan, elektrolit, pola tidur, serta kebiasaan minum, Irwan menilai risiko vertigo saat puasa dapat ditekan.

Tag:  #vertigo #kambuh #saat #puasa #berkaitan #dengan #pola #tidur #dehidrasi

KOMENTAR