Diet Air Putih Efektif Menurunkan Berat Badan, tapi Berisiko bagi Jantung
Ilustrasi minum air putih. Puasa air putih mungkin cepat menurunkan berat badan, tapi ada risiko kesehatan jantung yang perlu diwaspadai.(Freepik/wayhomestudio)
19:40
21 Januari 2026

Diet Air Putih Efektif Menurunkan Berat Badan, tapi Berisiko bagi Jantung

Diet air putih, yang mengharuskan seseorang hanya mengonsumsi air selama beberapa hari untuk menurunkan berat badan, semakin populer.

Namun, studi terbaru yang dipublikasikan dalam Molecular Metabolism mengungkapkan bahwa diet ini bisa berisiko, terutama bagi mereka dengan masalah jantung, meskipun dapat menghasilkan penurunan berat badan yang signifikan.

Penurunan berat badan signifikan dengan diet air putih

Penelitian yang dipublikasikan dalam Molecular Metabolism pada tahun 2025 dan dilakukan oleh tim dari University of Sydney mengamati efek puasa air selama 10 hari terhadap 20 peserta.

Hasilnya menunjukkan penurunan berat badan rata-rata 7,7 persen dan pengurangan lingkar pinggang 6 persen.

Namun, gejala samping seperti sakit kepala, insomnia, dan penurunan tekanan darah juga dilaporkan.

Peradangan yang meningkatkan risiko kesehatan jantung

Ilustrasi minum air. Puasa air putih mungkin cepat menurunkan berat badan, tapi ada risiko kesehatan jantung yang perlu diwaspadai.Pexels/Andrea Piacquadio Ilustrasi minum air. Puasa air putih mungkin cepat menurunkan berat badan, tapi ada risiko kesehatan jantung yang perlu diwaspadai.

Diet ini memicu peningkatan peradangan dalam tubuh, yang dapat berisiko bagi kesehatan jantung.

“Puasa air memang efektif untuk menurunkan berat badan, namun dampaknya terhadap tubuh, terutama jantung, perlu perhatian lebih,” ujar Profesor Luigi Fontana, pemimpin penelitian dari Charles Perkins Centre, Australia.

“Kami menemukan bahwa puasa jangka panjang meningkatkan peradangan, yang bisa memperburuk kondisi jantung atau pembuluh darah.”

Dalam penelitian tersebut, peserta yang menjalani diet ini mengalami peningkatan tingkat protein C-reactive (CRP), biomarker peradangan yang terkait dengan risiko penyakit kardiovaskular.

Peningkatan CRP yang signifikan ini menjadi peringatan, karena bisa meningkatkan kemungkinan masalah jantung dan stroke, terutama bagi mereka yang memiliki kondisi medis sebelumnya.

Potensi manfaat untuk kesehatan otak

Meskipun ada temuan yang mengkhawatirkan, penelitian ini juga menemukan manfaat tertentu dari puasa air.

Diet ini dapat mengurangi protein amyloid beta, yang terkait dengan pembentukan plak di otak yang berhubungan dengan penyakit Alzheimer.

Namun, pengurangan ini tidak cukup signifikan untuk dijadikan terapi pengobatan, dan penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengonfirmasi temuan ini.

Pengaruh pada metabolisme dan adaptasi tubuh

Dari sisi metabolisme, puasa air menyebabkan peningkatan metabolisme lemak dan penurunan kadar adipokin, yang menunjukkan bahwa tubuh beradaptasi terhadap kekurangan nutrisi.

Namun, peningkatan peradangan yang ditemukan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun ada manfaat jangka pendek, potensi risiko kesehatan dalam jangka panjang tetap menjadi perhatian.

Konsultasi medis sebelum mencoba diet air putih

Diet air putih memang terlihat menjanjikan bagi sebagian orang yang ingin menurunkan berat badan dengan cepat.

Namun, Profesor Fontana mengingatkan bahwa diet ini bukan untuk semua orang. Bagi mereka yang memiliki kondisi jantung atau pembuluh darah, sangat penting untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum mencoba metode ini.

Sebaiknya, pertimbangkan pendekatan diet yang lebih seimbang dan selalu lakukan dengan pengawasan medis.

Tag:  #diet #putih #efektif #menurunkan #berat #badan #tapi #berisiko #bagi #jantung

KOMENTAR