Hindari 6 Kesalahan Berpakaian Saat Musim Hujan, Termasuk Pakai Baju Berbahan Berat
Ilustrasi OOTD celana kulot(Freepik /Look Studio)
11:20
19 Januari 2026

Hindari 6 Kesalahan Berpakaian Saat Musim Hujan, Termasuk Pakai Baju Berbahan Berat

- Berpakaian di musim hujan seperti saat ini, bukan hanya soal menghadapi air dan cuaca lembap.

Menghindari kesalahan berpakaian juga perlu diperhatikan, karena bisa membuat pakaian basah, bernoda, atau terasa lengket di tubuh.

Head of Design di Numero Uno, Samresh Das, membagikan sejumlah tips untuk mengatasi enam kesalahan saat berpakaian saat musim hujan, disadur dari Hindustan Times, Minggu (18/1/2026). Apa saja?

Kesalahan berpakaian saat musim hujan

1. Kain berat yang menyerap air dan bawahan tebal

Hindari bahan seperti katun tebal, linen, denim, atau celana berbahan twill. Material ini mudah menyerap air, menempel di kulit, dan membutuhkan waktu lama untuk kering.

Ilustrasi celana jeans.UNSPLASH/TAMARA BELLIS Ilustrasi celana jeans.

Selain terasa berat, Das mengatakan bahwa bahan-bahan tersebut juga bisa merusak keseluruhan tampilan. Tentunya, kamu tetap ingin terlihat stylish di tengah musim hujan.

“Pilih campuran bahan yang ringan dan cepat kering seperti katun-poliester, nilon, atau sintetis dengan teknologi moisture-wicking yang tetap menjaga sirkulasi udara, menahan air, dan memastikan tampilan yang rapi, meski di kelembapan tinggi,” ujar Das.

2. Pakaian berwarna terang dan mudah meninggalkan noda

Pakaian berwarna putih, pastel, atau warna terang cenderung menjadi tembus pandang saat basah. Selain itu, cipratan lumpur dan noda akan langsung terlihat, membuat penampilan tampak kurang rapi.

Das menyarankan agar kamu memilih warna gelap, atau nuansa bumi seperti biru dongker, olive, dan coklat. Alternatifnya, gunakan pakaian bermotif ramai seperti bunga, geometris, atau kotak-kotak.

Deretan motif ramai itu mampu membantu menyamarkan noda, sekaligus memberi sentuhan segar pada pakaian musim hujan.

Ilustrasi pakaian berbahan linen.FREEPIK/LOOKSTUDIO Ilustrasi pakaian berbahan linen.

3. Pakaian terlalu longgar atau tidak pas di tubuh

“Celana atau jeans yang terlalu longgar akan menjebak kelembapan dan terasa basah," kata Das.

Atasan oversized atau pakaian dengan banyak kantung juga bisa dengan mudah menampung air, sehingga membuat tubuh tetap lembap.

"Sebaliknya, atasan yang terlalu ketat, seperti berbahan spandeks, dapat menghambat sirkulasi udara dan memperparah rasa gerah akibat kelembapan,” sambung dia.

Cara mengatasinya adalah dengan memilih celana dan atasan berpotongan rapi, tanpa kantung besar atau kain berlebih. Gunakan bahan yang breathable dan siluet yang bersih, agar tetap nyaman dan mudah bergerak.

4. Tidak memakai lapisan luar yang tahan air

Keluar rumah tanpa lapisan luar anti-air saat musim hujan merupakan kesalahan klasik.

"Tanpa perlindungan tambahan, hujan mendadak bisa merusak outfit terbaik, menurunkan suasana hati, dan mengacaukan penampilan," terang Das.

Ilustrasi outer putih dengan bordir.Dok. Freepik/bristekjegor Ilustrasi outer putih dengan bordir.

Gunakan lapisan luar ringan yang tahan air, tetapi tetap breathable. Misalnya adalah trench coat berbahan nilon, atau parka dengan tudung. Pilih warna earthy yang elegan, seperti olive, khaki, atau charcoal.

“Potongan ini memberikan perlindungan teknis sekaligus tampilan yang rapi, sehingga kamu tetap stylish dan terlindungi apa pun kondisi cuacanya,” ujar Das.

5. Terlalu banyak layer atau aksesori besar

Menumpuk pakaian atau mengenakan aksesori berlebihan di musim hujan justru bisa menjadi bumerang. Kain dapat menyimpan air dan aksesori menyerap kelembapan atau mudah kusam. Tubuh jadi terasa semakin berat dan tidak nyaman.

“Terapkan gaya minimalis. Mulai dengan kaus moisture-wicking, tambahkan kemeja ringan jika perlu, lalu lapisi dengan jaket anti-air yang ramping," imbau Das.

Untuk aksesori, pilih bahan yang ringan dan tahan air seperti silikon, resin, atau stainless steel, agar tetap stylish tanpa terasa membebani.

ilustrasi Jam tangan stainless steel, freepik.comFreepik.com ilustrasi Jam tangan stainless steel, freepik.com

6. Mengabaikan aksesori fungsional

Saat fokus pada pakaian, aksesori penting seperti ikat pinggang, dompet, tas, jam tangan, dan pelindung ponsel, sering kali luput dari perhatian.

“Dalam kelembapan musim hujan, ikat pinggang kulit bisa melengkung, dompet mudah basah, dan tas yang tidak tahan air membuat barang berharga berisiko rusak. Hasilnya? Barang-barang esensial jadi lembab dan rusak," kata Das.

Jadi, pilih ikat pinggang sintetis berbahan nilon atau kanvas, atau yang memiliki lapisan pelindung, agar tahan lembap. Gunakan dompet tipis dari bahan tahan air, dan selalu andalkan tas anti-air untuk membawa barang penting.

Tag:  #hindari #kesalahan #berpakaian #saat #musim #hujan #termasuk #pakai #baju #berbahan #berat

KOMENTAR