6 Tips Membeli Jam Tangan Mewah, Apa yang Harus Diperhatikan?
Jakarta Watch Exchange di Gandaria City, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Kamis (15/1/2026).(Kompas.com / Nabilla Ramadhian)
10:10
17 Januari 2026

6 Tips Membeli Jam Tangan Mewah, Apa yang Harus Diperhatikan?

- Ada beragam faktor yang membuat seseorang tertarik untuk membeli jam tangan mewah seperti Patek Philippe, Rolex, Audemars Piguet, Longines, dan Richard Mille.

Di antaranya karena jatuh cinta dengan desainnya, ingin tampil lebih percaya diri, menunjukkan status ekonomi, hingga untuk berinvestasi.

Namun bagi pemula, keputusan membeli arloji bernilai puluhan juta hingga miliaran rupiah jelas tidak bisa dilakukan secara impulsif. Apa saja yang harus diperhatikan sebelum membelinya?

Tips beli jam tangan mewah untuk pertama kali

1. Tentukan tujuan membeli

Event Director Jakarta Watch Exchange (JWX) Nike April mengatakan, langkah pertama yang sering diabaikan oleh pemula adalah memahami tujuan membeli arloji mewah.

“Apakah untuk investasi atau hanya untuk dinikmati dan dipakai? Karena itu suatu hal yang berbeda, yang tentunya ada bujet yang harus disiapkan,” tutur dia di JWX 2026 di Gandaria City, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Kamis (15/1/2026).

Jika ingin membeli jam tangan mewah untuk investasi, tidak semua merek potensial untuk diinvestasikan, meskipun berasal dari Swiss yang merupakan negara penghasil banyak merek arloji mewah.

Jakarta Watch Exchange di Gandaria City, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Kamis (15/1/2026).Kompas.com / Nabilla Ramadhian Jakarta Watch Exchange di Gandaria City, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Kamis (15/1/2026).

Menurut Sales Advisor Watches Trader, Felix, ada beberapa brand yang paling umum dipilih pasar Indonesia sebagai investasi.

“Di Indonesia, lebih masuk nilainya untuk investasi itu Rolex, Patek Philippe, F.P.Journe, dan Richard Mille,” ungkap Felix.

Namun menurutnya, tidak semua jam dari empat merek tersebut potensial sebagai instrumen investasi. Hanya beberapa seri. Untuk Rolex, misalnya adalah seri Datejust, GMT Master II, Cosmograph Daytona, dan Day-Date.

2. Tentukan desain yang sesuai selera

Co-owner dealerjam, Kevinta, menyarankan agar pemula tidak langsung terpaku pada merek-merek besar tanpa tahu model yang disukai.

“Biasanya orang itu jatuhnya ke desain dulu. Jadi tentuin dulu desain yang cocok sama kita, baru dari situ kita sortir brand apa saja yang punya karakter desain itu,” ujar dia.

3. Cari merek dengan desain yang sesuai

Setelah mengetahui desain arloji seperti apa yang disukai, barulah kamu mencari merek arloji mewah apa saja yang menawarkan desain tersebut.

Jakarta Watch Exchange di Gandaria City, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Kamis (15/1/2026).Kompas.com / Nabilla Ramadhian Jakarta Watch Exchange di Gandaria City, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Kamis (15/1/2026).

“Kita harus menentukan juga karena setiap merek pasti punya model dan karakteristik jam yang berbeda-beda. Desain itu kan pasti berkaitan dengan si merek itu sendiri,” jelas Felix.

4. Siapkan bujet

Nike mengatakan, harga arloji mewah sangat beragam karena berbagai faktor, yaitu apakah jam tersebut vintage atau modern, baru atau bekas, merek, material, dan apakah arloji untuk laki-laki atau perempuan.

Jika ingin membeli baru, siapkan bujet setidaknya Rp 50 jutaan untuk membeli jam tangan mewah entry-level, seperti Grand Seiko dan Tag Heuer. Untuk sekelas Rolex, siapkan lebih dari Rp 100 juta.

Kevinta menjelaskan, bujet sesuai dengan material arloji yang bakal kamu peroleh. Dengan nominal Rp 50 jutaan, kamu tidak akan mungkin mendapatkan arloji dengan material emas.

“Karena itu harganya sudah pasti ratusan juta rupiah. Kalau jam tangan mewah itu memang apa yang kamu bayar, itu yang kamu dapet. Bujet segitu materialnya stainless steel (kualitas) paling bawah,” ungkap dia.

5. Jangan langsung beli, riset dulu

Baik Nike, Felix, maupun Kevinta, sama-sama mengutamakan pentingnya riset sebelum membeil arloji mewah.

Jakarta Watch Exchange di Gandaria City, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Kamis (15/1/2026).Kompas.com / Nabilla Ramadhian Jakarta Watch Exchange di Gandaria City, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Kamis (15/1/2026).

Pasalnya, kamu akan mengeluarkan uang yang sangat banyak, dan bakal sangat merugi jika tertipu atau ternyata tidak cocok untukmu.

“Riset itu penting. Jangan kita tiba-tiba langsung beli, karena kan nanti desainnya ternyata enggak cocok nih sama kita,” tutur Felix.

Kevinta menerangkan, riset membantu mencegahmu sekadar mengikuti tren saat membeli arloji mewah, sekaligus mengetahui lebih banyak info seputar dunia tersebut dari para watches enthusiasts.

6. Beli di tempat yang terpercaya

Jika semua langkah sudah dilakukan dan kamu sudah mantap untuk membeli jam tangan  mewah, pastikan hanya beli di tempat yang terpercaya, seperti toko merek tersebut.

Bisa pula membeli jam tangan mewah di dealer seperti Felix dan Kevinta, jika mengincar arloji bekas (pre-owned), atau arloji yang tidak pernah dipakai setelah dibeli beberapa tahun lalu (unworn).

“Pastikan beli di penjual yang ada toko fisiknya,” terang Kevinta.

Tag:  #tips #membeli #tangan #mewah #yang #harus #diperhatikan

KOMENTAR