Kronologi Perpisahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti, Diwarnai Isu KDRT
Hubungan antara Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti belakangan menjadi sorotan publik usai Aurelie merilis buku Broken Strings yang menyingkap pengalaman hidupnya yang diwarnai manipulasi emosional hingga child grooming.
Melalui cerita pribadinya, Aurelie menunjukkan bagaimana tekanan dan kontrol dalam hubungan bisa meninggalkan luka yang mendalam.
Publik kemudian berspekulasi bahwa sosok pria yang banyak disebut Aurelie dalam Broken Strings adalah Roby Tremonti, mantan pasangannya.
Spekulasi ini semakin menguat karena banyak bagian dari memoar itu sejalan dengan isu-isu yang sempat muncul di media hiburan.
Meski begitu, Aurelie tidak menyebutkan nama secara eksplisit, sehingga identitas sosok itu masih menjadi bahan perbincangan.
Kisah hidup Aurelie dalam bukunya kemudian membuat banyak orang ingin memahami lebih jauh tentang kronologi pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti tidak sah. Berikut ulasan lengkapnya.
Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tidak Sah
PerbesarAurelie Moeremans (Instagram/aurelie)1. Awal Pertemuan dan Penolakan Keluarga
Aurelie Moeremans pertama kali bertemu Roby Tremonti pada 2009 saat mereka terlibat dalam satu proyek syuting. Dari pertemuan itu, kedekatan mereka berkembang menjadi cinta lokasi.
Namun, saat itu Aurelie masih berusia sekitar 15 tahun, sedangkan Roby 29 tahun, sehingga orang tuanya menolak hubungan ini.
Penolakan ini bukan sekadar larangan biasa, tetapi karena mereka khawatir Aurelie belum matang secara mental dan emosional untuk menjalani hubungan serius.
Ketika keluarga menolak, ibunda Aurelie bahkan meminta bantuan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) dan Komnas Perlindungan Anak untuk memastikan putrinya tidak berada dalam situasi berisiko.
Meskipun mendapat tekanan dari berbagai pihak, Aurelie dan Roby tetap melanjutkan hubungan asmara mereka tanpa restu keluarga, yang kemudian memunculkan banyak kontroversi.
2. Pernikahan Berlangsung Tanpa Kehadiran Keluarga
Karena tidak mendapat restu, Roby berusaha mencari gereja yang bersedia menikahkan mereka tanpa prosedur resmi dan tanpa kehadiran orang tua Aurelie.
Pada Oktober 2011, mereka akhirnya menikah secara agama di Cibinong, Jawa Barat. Namun, pernikahan ini tidak dicatat secara negara.
Aurelie sendiri merasa pernikahan ini tidak wajar karena dilakukan tanpa persiapan, pembekalan, dan dukungan dari keluarga.
3. Kehidupan Rumah Tangga yang Singkat
Sayangnya, rumah tangga mereka hanya bertahan sekitar 15 bulan. Pada Januari 2013, Aurelie memutuskan kembali ke orang tuanya dah mengakhiri pernikahan mereka.
Meski demikian, kisah ini masih menimbulkan tanda tanya publik tentang bagaimana hubungan mereka selama menikah.
4. Muncul Isu Kekerasan dalam Rumah Tangga
Beberapa tahun kemudian, muncul isu yang menyebut Aurelie pernah berstatus janda. Aurelie pun membantah dan menegaskan bahwa ia tidak pernah menikah secara sah melalui dokumen resmi gereja (Status Liber).
Ia mengaku merasa tertekan dan terpaksa menjalani pernikahan di usia muda, bahkan mengungkap adanya dugaan kekerasan mental dan fisik selama berumah tangga. Roby membantah seluruh tudingan ini, termasuk tuduhan pemalsuan dokumen.
5. Klarifikasi Kedua Belah Pihak
Pada 2020, Aurelie secara tegas menyatakan melalui video klarifikasi bahwa ia tidak pernah menikah secara sah dan bukan janda.
Di sisi lain, Roby tetap bersikukuh bahwa mereka pernah menikah secara agama dan menolak tudingan pemalsuan dokumen. Ia juga menyatakan tidak berniat mengganggu kehidupan Aurelie dan senang melihat mantan pasangannya bahagia.
Kontributor : Dini Sukmaningtyas
Tag: #kronologi #perpisahan #aurelie #moeremans #roby #tremonti #diwarnai #kdrt