Apa Pendidikan Aurelie Moeremans? Berani Tulis Buku Broken Strings tentang Grooming
Aurelie Moeremans (Instagram.com/aurelie)
12:11
11 Januari 2026

Apa Pendidikan Aurelie Moeremans? Berani Tulis Buku Broken Strings tentang Grooming

Baca 10 detik
  • Aktris Aurelie Moeremans merilis buku memoar gratis berjudul Broken Strings.
  • Memoar ini berisi pengalaman grooming dan kekerasan seksual yang dialami Aurelie.
  • Meskipun pendidikan formalnya tidak mendalam, Aurelie mahir empat bahasa.

Aurelie Moeremans menjadi trending setelah merilis buku Broken Strings secara gratis. Buku memoar ini mengangkat isu grooming dan kekerasan seksual yang sempat dialami Aurelie di masa lalu.

Hal ini membuat biodata dan pendidikan Aurelie turut memicu rasa penasaran publik. Lantas, seperti apa profil Aurelie Moeremans?

Profil Aurelie Moeremans

Aurelie Moeremans (Instagram.com/aurelie) PerbesarAurelie Moeremans (Instagram.com/aurelie)

 

Aurelie Moeremans adalah seorang aktris, model, dan penyanyi berdarah campuran Belgia-Indonesia. Sosoknya telah menjadi salah satu figur publik yang menginspirasi di industri hiburan Tanah Air.

Lahir pada 8 Agustus 1993 di Brussel, Belgia, Aurelie memiliki nama lengkap Aurélie Alida Marie Moeremans.

Ia merupakan anak pertama dari pasangan Jean-Marc Moeremans, seorang pria asal Belgia, dan Sri Sunarti, wanita asal Indonesia. Aurelie memiliki seorang adik laki-laki bernama Jeremie Moeremans.

Keluarganya pindah ke Indonesia ketika Aurelie berusia sekitar 14 tahun, yang menjadi titik awal perjalanan karirnya di dunia hiburan.

Dengan tinggi badan 172 cm dan berat 53 kg, Aurelie dikenal sebagai sosok yang energik dan multitalenta.

Ia menganut agama Katolik dan kini berstatus menikah dengan Tyler Bigenho, seorang dokter chiropractic asal Amerika Serikat, yang dinikahinya pada awal 2025 di California.

Pernikahan mereka menjadi sorotan publik, terutama setelah Aurelie memutuskan untuk sementara meninggalkan syuting di Indonesia dan ikut suaminya ke AS.

Pendidikan dan Karier Aurelie Moeremans

Aurelie Moeremans (Instagram.com/aurelie) PerbesarAurelie Moeremans (Instagram.com/aurelie)

 

Dari segi pendidikan, latar belakang Aurelie tidak terlalu mendalam di jenjang tinggi karena kesibukannya di dunia entertainment.

Ia menyelesaikan pendidikan hingga setara SMA di Immaculata Institud De Pane, sebuah institusi di Belgia, sebelum pindah ke Indonesia.

Aurelie pernah mengungkapkan bahwa ia masuk ke kelas unggulan saat sekolah, tapi justru "nyasar" ke dunia modeling alih-alih melanjutkan studi formal.

Kesibukan syuting membuatnya tidak sempat kuliah sarjana.

Uniknya, ia sempat ditawari masuk dunia politik dengan janji bisa langsung ambil S2 tanpa S1. Hal ini membuatnya merasa minder dan menolak tawaran tersebut, karena ia percaya bahwa politik memerlukan latar belakang pendidikan yang kuat.

Meski demikian, Aurelie fasih berbahasa Prancis, Inggris, Belanda, dan Jerman, yang ia pelajari sejak kecil selama tinggal di Belgia.

Kemampuan multibahasa ini menjadi aset berharga dalam kariernya, terutama saat berakting di proyek internasional.

Perjalanan karier Aurelie dimulai pada usia 14 tahun ketika ia memenangkan kompetisi model di Bandung. Ia debut di sinetron Hitam Putih meski saat itu belum lancar berbahasa Indonesia.

Sejak itu, Aurelie membintangi berbagai film seperti Jinx (2010), Foxtrot Six (2019), dan Baby Blues (2022), serta serial TV seperti Fortune Cookies (2013–2014) dan Kupilih Cinta (2021–2022).

Tak hanya akting, ia juga menekuni musik dengan merilis album Le gris impérial (2016), EP Christmas Treat (2019), dan single seperti Gema (2019) serta Muncul Terus (2024) bersama Baim.

Kariernya semakin bersinar setelah menikah, meski ia sempat hiatus sementara untuk fokus pada kehidupan pribadi di AS.

Keberanian Menulis Buku Broken Strings

buku Broken Strings karya Aurelie Moeremans (Instagram.com/aurelie) Perbesarbuku Broken Strings karya Aurelie Moeremans (Instagram.com/aurelie)

 

Terbaru, Aurelie menerbitkan buku memoar berjudul Broken Strings yang dirilis secara gratis.

Buku ini menceritakan pengalaman traumatis Aurelie sebagai korban grooming sejak usia 15 tahun oleh seorang pria dewasa yang ia samarkan dengan nama Bobby, yang usianya hampir dua kali lipat darinya.

Isi buku mencakup kisah masa kecilnya di Belgia, pindah ke Indonesia, awal karir di hiburan, hingga hubungan toxic yang melibatkan manipulasi emosional, kekerasan psikologis, dan pelecehan seksual.

Aurelie menggambarkan bagaimana Bobby memanfaatkan ketidakstabilan emosionalnya sebagai remaja baru pindah negara, membuatnya terjerat dalam relasi tidak sehat yang merampas masa mudanya.

Judul Broken Strings melambangkan kehilangan masa muda seperti senar gitar yang putus, simbol dari trauma yang ia alami.

Buku ini lahir dari keinginan Aurelie untuk berbagi luka masa lalu guna membantu korban serupa. Setelah rilis, Broken Strings viral di media sosial, menyentuh ribuan pembaca dari berbagai kalangan, termasuk penyintas kekerasan dan anak muda yang merasa terinspirasi.

Namun, Aurelie juga menghadapi ancaman dan fitnah dari orang-orang masa lalunya, termasuk kemungkinan dari pelaku. Di X, banyak pengguna membahas buku ini, seperti postingan yang menyoroti pelajaran hidup dari kisah Aurelie atau tips mengenali pelaku child grooming.

Dampaknya positif, dengan banyak pembaca yang merasa "diselamatkan" oleh cerita ini, meski Aurelie sempat kehilangan ribuan review karena insiden peretasan akun.

Aurelie Moeremans bukan hanya entertainer, tapi juga survivor yang berani bicara. Melalui pendidikan yang terbatas tapi kaya pengalaman, dan buku Broken Strings, ia membuktikan bahwa trauma bisa diubah menjadi kekuatan.

Editor: Ruth Meliana

Tag:  #pendidikan #aurelie #moeremans #berani #tulis #buku #broken #strings #tentang #grooming

KOMENTAR