Jangan Sampai Salah Pakai! Mengenal 7 Jenis Whisk yang Mungkin Kamu Butuhkan untuk Dapurmu
Foto berbagai macam alat pengaduk (Dok. Cookist)
11:52
10 Januari 2026

Jangan Sampai Salah Pakai! Mengenal 7 Jenis Whisk yang Mungkin Kamu Butuhkan untuk Dapurmu

- Memasak adalah kegiatan sehari-hari bagi sebagian orang, sekaligus menjadi keahlian khusus bagi sebagian lainnya. Seiring dengan intensitas memasak berbagai hidangan, banyak orang mulai menyadari bahwa satu jenis alat sering kali memiliki banyak versi yang berbeda sesuai dengan kegunaannya masing-masing.

Dalam dunia kuliner, terdapat berbagai jenis hidangan spesialis yang tidak semua orang dapat menguasainya. Maka dari itu, banyak koki yang bekerja secara spesifik sesuai dengan bidang keahlian mereka. Setiap koki membutuhkan alat-alat yang tepat untuk membantu mereka menghasilkan produk makanan yang diinginkan. Salah satu alat yang memiliki peran krusial namun sering dianggap sederhana adalah pengocok atau pengaduk (whisk).

Berikut adalah berbagai jenis whisk dan fungsinya:

1. Balloon Whisk

Dilansir dari Webstaurant Store, pengocok balon atau juga sering disebut piano whisk adalah salah satu alat pengocok yang sering ditemukan di toko-toko. 

Pengocok ini terbuat dari kawat-kawat tipis, dan dapat dengan mudah dikenali karena bentuk bulat seperti balon diujungnya. 

Pengocok ini sering digunakan sebagai alat pengocok umum. Karena bentuknya yang bulat, pengocok ini dapat menciptakan banyak gerakan ketika mengocok bahan. 

Biasanya pengocok ini digunakan untuk membuat makanan seperti busa krim dan meringue, tipe-tipe makanan yang lembut, bahkan mengaduk bahan-bahan kering secara merata. 

2. French Whisk

Dilansir dari Cookist, pengocok ini mirip dengan pengocok balon, namun dapat dengan mudah ditemukan perbedaannya. 

Kawat-kawat pada pengocok balon dibentuk menjadi bulat seperti balon. Sedangkan setiap kawat pada french whisk, walaupun sama-sama membulat, berbentuk lebih lonjong. 

Pengocok ini lebih cocok untuk membuat adonan atau saus yang lembut, karena dapat meraih semua bahan dan mencampurkannya menjadi satu. 

3. Ball Whisk

Dilansir dari Serious Eats, pengocok ini memiliki bentuk yang sangat berbeda dari pengocok biasanya. 

Daripada kawat-kawat tipis yang dibentuk membulat seperti biasanya, ball whisk memiliki kawat-kawat tegak lalu ujungnya memiliki bola-bola besi. 

Pengocok ini cocok untuk mengaduk bahan-bahan di dalam wadah datar atau sempit. Dengan begitu, bola-bola tersebut dapat meraih pinggiran wadah, yang pengocok balon atau french whisk biasa tidak dapat raih. 

Namun, pengocok ini tidak cocok untuk mengaduk adonan kental karena tidak memiliki ruangan untuknya.

4. Flat Whisk (Roux Whisk)

Pengocok ini memiliki bentuk seperti pengocok balon, namun daripada bundar, pengocok ini datar. Atau tidak memiliki bentuk 3D seperti pengocok balon. Setiap kawat diposisikan menjadi satu baris yang sama.

Tujuan utama pengocok ini bukan untuk mengocok bahan, namun untuk mengikis bahan-bahan yang menempel pada wadah. 

Pengocok ini memiliki nama lain roux whisk, karena sering digunakan untuk membuat roux, bahan dasar saus atau sup yang kental. 

Ketika digunakan untuk membuat roux, pengocok ini dapat mengurangi peluang roux terlalu lama menempel di wajan dan gosong. 

5. Danish Dough Whisk

Mirip seperti flat whisk, pengocok ini memiliki bentuk datar, namun kawat-kawatnya memiliki bentuk yang unik. 

Pada pengocok ini, terdapat tiga lingkaran: luar, tengah dan dalam. Serta memiliki fungsi yang sangat spesifik, yaitu mengocok adonan roti beragi atau kue. 

Pengocok ini cocok untuk menggantikan sendok kayu dan tangan ketika membuat adonan roti karena adonan yang lengket. 

Dengan pengocok ini, bahan kering dan basah dapat dicampurkan dengan lebih mudah, serta mengikis setiap tepung dipinggir-pinggir wadah, hingga menjadi adonan yang konsisten. 

6. Spiral Whisk

Pengocok ini juga memiliki bentuk yang unik. Spiral whisk memiliki bentuk cincin yang dikelilingi oleh kawat tipis dan sempit. 

Selain itu, pengocok ini dibentuk dengan sudut miring, sehingga dapat menyentuh bagian bawah wadah saat mengocok. 

Pengocok ini biasanya digunakan untuk membuat berbagai macam saus. Terutama yang membutuhkan proses memasak, sehingga membuat saus tidak mudah gosong di panci. 

7. Coil Whisk

Pengocok ini memiliki bentuk membulat seperti pengocok pada umumnya. Namun daripada terbuat dari banyak kawat yang dibentuk seperti balon, pengocok ini hanya dibentuk dari satu kawat saja dengan ujung membulat.  

Karena hanya dibentuk dengan satu kawat, ia memiliki bentuk seperti per, bahkan fleksibel seperti per. 

Fleksibilitas dari pengocok ini membuatnya dapat ditekan di dasar wadah tanpa merusak dirinya, bahkan dapat meraih sisi-sisi sempit pula. 

Dengan bantuan pengocok ini, kita dapat membuat berbagai macam saus, adonan encer, omelet hingga krim. 

Editor: Candra Mega Sari

Tag:  #jangan #sampai #salah #pakai #mengenal #jenis #whisk #yang #mungkin #kamu #butuhkan #untuk #dapurmu

KOMENTAR