9 Tren Parfum 2026 yang Wajib Dicoba, dari Matcha hingga Vanila
Ilustrasi parfum.(Dok. Unsplash/Lera Ginzburg)
19:20
7 Januari 2026

9 Tren Parfum 2026 yang Wajib Dicoba, dari Matcha hingga Vanila

- Tahun baru 2026 menghadirkan berbagai aroma yang lebih personal dan eksperimental, memberi kebebasan bagi penggunanya untuk mengekspresikan diri melalui wewangian. 

Tren parfum kini tak hanya soal menarik perhatian orang lain, tetapi juga mencerminkan mood dan kepribadian pemakainya.

“Orang-orang kini memilih aroma yang benar-benar mencerminkan perasaan mereka, apakah itu kenyamanan, percaya diri, ketenangan, atau sekadar kebahagiaan sekejap dalam hari mereka,” ujar Mona Kattan, pendiri Kayali, disadur dari Teen Vogue, Rabu (7/1/2026).

Tren parfum 2026 memberikan fleksibilitas dan ruang untuk menjadikan parfum sebagai bentuk ekspresi diri. Berikut 9 aroma parfum yang diprediksi akan menjadi tren pada tahun 2026.

9 Tren parfum 2026 yang wajib dicoba

1. Juicy Floral

Juicy floral merupakan wujud optimisme dan aroma yang lembut. Aroma ini bisa membangkitkan semangat dan cocok untuk memulai hari.

“Juicy florals bersifat muda tanpa terkesan kekanak-kanakan, menceritakan kisah kelembutan dan kebangkitan emosional,” kata Octavia Morgan, pakar parfum dan pendiri OCTAVIA MORGAN Los Angeles. 

Perpaduan mawar segar dengan aprikot, peach, atau pir menjadi kombinasi favorit.

2. Soft Cashmere

Terinspirasi dari tekstur kasmir yang mewah, parfum ini menghadirkan aroma yang dekat dengan kulit namun kaya akan kehangatan. 

Cashmere memberikan nuansa plush yang membuat parfum terasa lebih personal. Cocok bagi yang ingin aroma lembut namun tetap menonjolkan karakter.

3. Cozy Cardamom

Cardamom dan rempah lain seperti jahe memberikan aroma hangat, nyaman, dan sedikit pedas. 

Pendiri By/Rosie Jane, Rosie Johnston menjelaskan, aroma ini akan memberikan kesan ceria jika dipadukan dengan aroma citrus.

“Cardamom membawa keseimbangan, terutama jika dipadukan dengan citrus cerah. Kontras ini menghasilkan aroma yang segar sekaligus hangat,” tutur dia.

Parfum ini ideal untuk menghadirkan kenyamanan di cuaca dingin maupun suasana santai.

4. Matcha

Aroma teh, mulai dari green tea hingga matcha, menjadi tren karena memberikan kesan meditatif dan tenang. 

Tak hanya dari minuman yang viral, popularitas matcha juga merambah sampai ke industri parfum.

“Matcha menghadirkan kualitas serene, hampir seperti meditasi. Dipadukan dengan musk atau kayu lembut, aroma ini sangat versatile untuk layering,” jelas Kattan.

5. Vibrant Fruit

Aroma buah tropis seperti passion fruit, guava, atau bahkan pisang diprediksi akan menjadi tren besar. 

Joey Rosin, perfumer yang pernah bekerja dengan Troye Sivan, menyebut, aroma segar dari buah semakin digandrungi tahun 2026 ini.

“Notes buah semakin spesifik, menciptakan pengalaman aromatik yang segar dan berbeda dari sebelumnya,” ucap dia.

6. Very Berr

Aroma manis segar dari raspberry, strawberry, blueberry, bahkan peach dan pear menjadi fokus. 

Mary Testa-Gough, Associate VP di Bath & Body Works, menambahkan, aroma buah kini lebih dari sekadar manis, mereka menghadirkan pengalaman tekstural yang otentik, seolah menggigit buah segar.

7. Elevated Gourmands

Morgan mengungkap, tren gourmand tetap populer, tetapi dengan sentuhan modern.

“Orang menginginkan aroma yang hangat, creamy, dan nostalgia, namun tetap sophisticated,” ungkapnya.

Aroma seperti steamed rice, coconut cream, hingga kopi dan cokelat mulai muncul sebagai inovasi baru.

8. Functional Fragrance

Functional fragrance dirancang untuk mempengaruhi emosi, mirip aromaterapi. Kattan menyebut, parfum kini dipilih seperti ritual wellness. 

Aroma lavender, misalnya, untuk menenangkan. Kemudian, aroma yang membangkitkan kebahagiaan atau nostalgia akan terus diminati.

9. Scent Layering

Scent layering atau penggabungan beberapa aroma menjadi tren karena personalisasi tinggi. 

Para selebriti seperti Billie Eilish dan Bella Hadid pun mempopulerkan tren ini. Layering memungkinkan pemakainya menciptakan aroma unik sesuai mood dan aktivitas, baik melalui parfum, body mist, maupun lotion.

Dengan berbagai tren ini, parfum bukan sekadar pelengkap penampilan, tetapi juga medium untuk mengekspresikan diri, membangun mood, dan menceritakan kisah pribadi. 

Tahun 2026 menjadi tahun eksplorasi aroma, di mana kreatifitas dan personalisasi menjadi kunci utama dalam memilih parfum.

Tag:  #tren #parfum #2026 #yang #wajib #dicoba #dari #matcha #hingga #vanila

KOMENTAR