5 Merek Obat Herbal untuk Nyeri Sendi, Cocok untuk Lansia yang Alami Pengapuran
- Nyeri sendi usia 50 tahun disebabkan pengapuran hingga kadar asam urat tinggi.
- Ekstrak daun salam dan jahe merah efektif meredakan radang sendi alami.
- Obat herbal membantu menurunkan zat purin sekaligus melancarkan peredaran darah tubuh.
Memasuki usia 50 tahun ke atas, seseorang biasanya mulai sering mengeluh nyeri sendi atau artralgia.
Rasanya mulai dari pegal linu biasa, kaku saat bangun pagi, hingga nyeri sendi di lutut atau pergelangan kaki yang bikin aktivitas jadi terbatas.
Penyebabnya nyeri sendi ini pun beragam, mulai dari masalah pengapuran atau osteoartritis, asam urat yang tinggi, atau faktor usia yang membuat pelumas sendi berkurang.
Namun, rasa nyeri di persedian ini bisa berkurang dengan mengonsumsi obat herbal berikut ini.
1. Asmurtik
Dibanderol sekitar Rp 120 ribuan, Asmurtik salah satu obat herbal yang bisa mengatasi nyeri sendi.
PerbesarAsmurtik (Shopee/Kalafit Official Store)Obat herbal ini mengandalkan gabungan 5 ekstrak herbal premium, seperti Daun Salam, Meniran, dan Temulawak.
Kandungan daun salam di dalmanya ini bekerja sebagai anti-radang kuat untuk meredakan bengkak.
Sedangkan, kandungan meniran di dalamnya membantu membuang asam urat berlebih lewat urine.
Karena itu, obat herbal ini cocok buat Anda yang sering merasa kaki ngilu mendadak di malam hari.
2. Jointreat
Anda juga bisa mengonsumsi obat herbal Jointreat senilai Rp175 ribuan, bila membutuhkan obat yang bisa mengatasi nyeri sendi sekaligus menurunkan kolesterol.
Karena, obat herbal ini mengandung kombinasi Bawang Putih, Daun Salam, dan Kayu Secang.
Selain meredakan pegal linu di persendian, suplemen ini juga membantu menjaga kadar lemak darah tetap normal agar peredaran darah lebih lancar.
3. Orthomove
PerbesarOrthomove (Shopee/Orthomove Official Store)Obat herbal Orthomove senilai Rp262 ribuan juga bisa dipilih untuk Anda yang memiliki keluhan lebih kompleks, seperti nyeri sendi, saraf kejepit hingga kesemutan.
Obat herbal ini mengandung Daun Kelor (Moringa) yang kaya antioksidan dan Lada Hitam sebagai pereda nyeri alami.
Menariknya, obat herbal ini ada kandungan Lempuyang yang dikenal sangat baik untuk penderita osteoarthritis, seperti nyeri sendi akibat pengapuran.
4. Remastop
Remastop senilai Rp196 ribuan adalah obat herbal yang diformulasikan khusus untuk penderita rematik dan asam urat.
Produk ini mengombinasikan jahe merah dan seledri.
Jahe merah (Zingiber officinale) bisa memberikan efek hangat dan mengurangi peradangan dari dalam.
Tambahan ekstrak seledri (Apium graveolens) juga sangat efektif membantu menurunkan kadar asam urat yang tinggi di persendian.
5. Goforcid
PerbesarGoforcid (Shopee/Indopharmacy Official Store)Goforcid adalah obat herbal senilai Rp189 ribuan yang fokus pada akar masalah asam urat, yakni zat purin.
Jika Anda sering makan makanan enak tapi takut sendi langsung kumat, suplemen ini bisa membantu masalah tersebut.
Sebab, obat herbal ini mengandung kombinasi Temulawak, Meniran, dan Kayu Secang.
Goforcid tidak hanya meredakan nyeri sendi, tapi juga punya sifat anti-inflamasi yang bisa membantu menurunkan tekanan darah tinggi yang sering menyertai masalah sendi pada lansia.
Meski suplemen herbal sangat membantu, jangan lupa untuk tetap bergerak aktif meski hanya jalan santai 15-30 menit sehari.
Kurangi makanan tinggi purin, seperti jeroan dan emping, serta perbanyak minum air putih agar pembuangan asam urat lebih lancar.
Tag: #merek #obat #herbal #untuk #nyeri #sendi #cocok #untuk #lansia #yang #alami #pengapuran