6 Tips Mix and Match Warna Kain dan Kebaya agar Terlihat Ramping
Kain dan kebaya kini semakin sering dikenakan dalam berbagai kesempatan, tidak hanya acara adat atau formal.
Seiring tren berkain yang kian digemari generasi muda, padu padan warna menjadi salah satu kunci agar tampilan tetap modern sekaligus proporsional.
Stylist Javanese Concept Travel and Event Planner, Remen Jawi, Alma Renoeli, mengatakan bahwa pemilihan warna yang tepat pada kain dan kebaya dapat membantu membentuk siluet tubuh sehingga terlihat lebih ramping, tanpa harus meninggalkan identitas busana Jawa.
“Yang paling penting itu percaya diri. Setelah itu baru kita atur warna, potongan, dan aksesori sesuai kebutuhan,” ujar Alma saat ditemui Kompas.com di sela acara Piknik Syeroe ’80 Nostalgia bersama Remen Jawi dan Swara Prambanan, di Prambanan, Rabu (31/12/2025).
Berikut beberapa tips mix and match warna kain dan kebaya agar tampilan terlihat lebih ramping dan tetap kekinian.
Berkain kini bisa tampil santai dan modern. Stylist Remen Jawi membagikan 7 tips mix and match kain agar tetap nyaman tanpa kehilangan nuansa Jawa.
Gunakan warna gelap di bagian luar
Warna gelap dikenal mampu memberi efek visual yang menenangkan dan menyamarkan bentuk tubuh.
Alma menyarankan untuk menempatkan warna gelap pada bagian luar, seperti kebaya, selendang, atau kain bagian luar.
“Warna gelap itu seperti bikin bayangan, jadi siluet tubuh kelihatan lebih fit,” kata Alma.
Pilihan warna seperti hitam, cokelat tua, biru dongker, atau hijau tua bisa menjadi opsi aman untuk menciptakan kesan ramping.
Padukan warna terang sebagai aksen di bagian dalam
Berbeda dari anggapan umum, warna terang justru tetap bisa digunakan asalkan penempatannya tepat. Alma menyarankan warna terang digunakan di bagian dalam, seperti inner kebaya atau bagian lipatan jarik.
Kombinasi ini membantu menciptakan garis visual yang lurus dan proporsional, tanpa membuat tampilan terlihat “penuh”.
Tentukan satu warna utama agar tidak terlihat ramai
Saat memadukan kain dan kebaya, penting untuk menentukan satu warna utama yang paling menonjol. Warna lainnya sebaiknya berfungsi sebagai pendamping.
“Kalau sudah ada satu warna yang menonjol, yang lain cukup mengimbangi supaya enggak terlalu ramai,” ujar Alma.
Dengan cara ini, tampilan akan terlihat lebih rapi dan tidak terkesan berat di satu bagian tubuh.
Manfaatkan selendang untuk membentuk siluet
Selendang tidak hanya berfungsi sebagai pelengkap, tetapi juga bisa membantu membentuk siluet tubuh.
Selendang berwarna gelap atau senada dengan kebaya bisa disampirkan secara vertikal untuk memberi ilusi tubuh lebih jenjang.
“Selendang itu bisa jadi statement, tapi juga membantu membentuk siluet supaya kelihatan lebih ramping,” kata Alma.
Perhatikan warna susunan atau layering jarik
Susunan jarik kerap dianggap membuat tampilan terlihat ribet. Namun, jika diatur dengan warna yang tepat, justru bisa mempertegas bentuk tubuh.
Alma menyarankan agar bagian luar jarik menggunakan warna yang lebih gelap, sementara bagian dalamnya lebih terang. Teknik ini membantu menciptakan dimensi tanpa membuat tubuh terlihat melebar.
Sesuaikan warna dengan bentuk tubuh
Bagi pemilik tubuh berisi, permainan warna menjadi kunci utama. Hindari memadukan terlalu banyak warna terang dalam satu tampilan.
Sementara bagi perempuan berhijab, kebaya dengan warna solid dan potongan tertutup, seperti kebaya janggan, dapat memberi kesan rapi dan elegan tanpa terlihat kaku.
Menurut Alma, berkain dan berkebaya pada akhirnya bukan soal mengikuti pakem secara kaku, melainkan memahami karakter busana dan berani bereksplorasi.
“Selama tahu konteks acara dan nyaman dipakai, kain dan kebaya bisa jadi busana harian yang tetap modern,” ujarnya.
Dengan padu padan warna yang tepat, kain dan kebaya tak hanya menjaga nuansa Jawa, tetapi juga mampu menampilkan siluet yang lebih ramping dan proporsional.
Tag: #tips #match #warna #kain #kebaya #agar #terlihat #ramping