Mengapa Vitamin C Dibutuhkan Tubuh untuk Mencegah Flu? Ini Penjelasan Pakar
- Saat musim flu dan batuk datang, tidak sedikit orang yang menyarankan untuk memperbanyak asupan vitamin C.
Nutrisi ini sering dikaitkan dengan manfaatnya terhadap daya tahan tubuh, durasi sakit yang lebih singkat, hingga proses pemulihan yang lebih cepat.
Faktanya, manfaat vitamin C memang memiliki dasar biologis yang kuat. Asupan vitamin C dinilai penting, terutama ketika sistem imun bekerja lebih keras saat melawan infeksi.
“Vitamin C mendukung tubuh dengan bekerja sebagai antioksidan yang kuat, membantu mengurangi peradangan, melindungi sel dari stres oksidatif, serta meningkatkan penyerapan zat besi,” ujar ahli gizi dan spesialis nutrisi Yasi Ansari, dikutip dari USA Today, Senin (29/12/2025).
Kebutuhan vitamin C di dalam tubuh
Vitamin C merupakan vitamin larut air yang tidak dapat diproduksi maupun disimpan dalam jumlah besar oleh tubuh.
"Jika konsumsi secara berlebih, vitamin C akan disaring ginjal melalui urine, sehingga asupan harian yang mengandung vitamin C menjadi sangat penting, terutama saat tubuh sedang rentan terhadap penyakit," kata Ansari.
Kekurangan vitamin C dalam jangka waktu tertentu dapat menyebabkan kelelahan, daya tahan tubuh menurun, penyembuhan luka lebih lambat, nyeri sendi, hingga gusi berdarah.
Dalam kasus berat, defisiensi vitamin C dapat menyebabkan penyakit kudis, meski kondisi ini jarang terjadi.
“Orang yang paling berisiko mengalami kekurangan vitamin C biasanya mereka yang jarang mengonsumsi buah dan sayur,” kata Ansari.
Selain itu, risiko kekurangan juga lebih tinggi pada perokok, orang dengan gangguan pencernaan, serta individu dengan penyakit inflamasi kronis.
“Perokok memiliki stres oksidatif yang lebih tinggi sehingga kebutuhan vitamin C mereka juga meningkat,” jelas Uma Naidoo, direktur nutrisi dan psikiatri gaya hidup di Massachusetts General Hospital.
Manfaat vitamin C, tidak hanya mencegah flu
Vitamin C memang tidak sepenuhnya mampu mencegah seseorang dari serangan flu.
Namun, asupan vitamin C yang cukup dapat membantu tubuh pulih lebih cepat dan meringankan gejala yang muncul.
Menurut Naidoo, vitamin C mendukung berbagai fungsi di dalam tubuh, salah satunya kekebalan tubuh, yaitu dengan membantu sel-sel kekebalan agar bekerja lebih efektif.
“(Vitamin C) melindungi sel dari kerusakan oksidatif selama infeksi,” kata Naidoo.
Ia menjelaskan, vitamin C membantu sel-sel imun bekerja lebih efektif sekaligus melindungi sel tubuh dari kerusakan oksidatif selama infeksi berlangsung.
Peran ini membuat vitamin C tetap penting dikonsumsi secara rutin, khususnya saat tubuh berada dalam kondisi rentan pada musim flu.
Selain mendukung kekebalan tubuh, vitamin C juga berperan dalam pembentukan kolagen, protein penting yang menjaga kesehatan sendi, kulit, dan jaringan tubuh.
“Vitamin C berperan dalam sintesis kolagen yang mendukung kesehatan sendi dan jaringan, serta sangat penting bagi atlet yang sedang memulihkan diri dari latihan atau cedera,” ujar Ansari.
Manfaat vitamin C juga dikaitkan dengan kesehatan jantung. Ansari menjelaskan, sejumlah penelitian menunjukkan bahwa kadar vitamin C yang lebih tinggi dalam tubuh berhubungan dengan risiko penyakit jantung dan stroke yang lebih rendah.
Tidak kalah penting, vitamin C dapat membantu meningkatkan penyerapan zat besi dari sumber nabati.
Naidoo mengatakan, vitamin C secara signifikan meningkatkan penyerapan zat besi dari makanan berbasis nabati, sehingga sangat bermanfaat bagi orang yang menjalani pola diet vegetarian.
Di sisi lain, vitamin C juga berperan dalam fungsi otak. Nutrisi ini terlibat dalam pembentukan neurotransmiter, termasuk norepinefrin, yang berperan dalam mengatur suasana hati dan kewaspadaan.
“Inilah salah satu alasan mengapa vitamin C dikaitkan dengan dukungan terhadap fungsi kognitif dan suasana hati,” sebut Naidoo.
Dengan berbagai peran tersebut, vitamin C tidak hanya penting saat flu menyerang, tetapi juga menjadi nutrisi esensial yang mendukung kesehatan tubuh secara menyeluruh.
Sumber vitamin C alami lebih dianjurkan
Vitamin C dapat diperoleh dari berbagai buah dan sayuran, seperti jeruk, stroberi, brokoli, tomat, bayam, hingga paprika.
Bahkan, semua jenis paprika diketahui mampu memenuhi kebutuhan harian vitamin C dalam satu porsi.
Ansari mencatat bahwa nilai harian untuk vitamin C bagi seseorang adalah 90 miligram per hari.
Meski suplemen vitamin C mudah ditemukan, para ahli menyarankan untuk mengutamakan sumber alami.
“Saya selalu merekomendasikan untuk memulai dengan pendekatan yang mengutamakan makanan. Berbagai macam buah dan sayuran dapat membantu memenuhi kebutuhan vitamin C secara alami,” ujar Ansari.
Di samping itu, cara pengolahan juga berpengaruh karena kadar vitamin C mudah berkurang akibat panas, cahaya, dan oksigen.
Metode memasak seperti mengukus atau microwave dinilai lebih baik dibanding merebus atau menggoreng.
Dengan asupan yang cukup dan konsisten, vitamin C dapat menjadi salah satu nutrisi pendukung tubuh selama musim flu, membantu sistem imun bekerja optimal dan mempercepat proses pemulihan.
Tag: #mengapa #vitamin #dibutuhkan #tubuh #untuk #mencegah #penjelasan #pakar