Merawat Diri dari Dalam dan Luar Jadi Kunci Percaya Diri Tampil Apa Adanya
- Dalam dunia beauty yang terus berkembang, makna cantik tak lagi sebatas tampilan luar.
Kini, kecantikan semakin dipahami sebagai proses merawat diri secara menyeluruh, mulai dari kesehatan kulit, kenyamanan dengan tubuh sendiri, hingga keberanian tampil apa adanya.
Self care bukan lagi tren sesaat, melainkan ritual personal yang membantu membangun rasa percaya diri dari dalam.
Hal inilah yang kembali menguat dalam berbagai campaign kecantikan, yang tidak lagi fokus pada perubahan fisik semata, tetapi pada keberanian menerima diri dan merayakan keunikan masing-masing.
“Lewat campaign Pede Maksimal, ZAP ingin menyampaikan bahwa percaya diri bukan tentang menyeragamkan standar, melainkan tentang rasa aman untuk menjadi diri sendiri. Kami percaya setiap orang punya versi cantiknya masing-masing, dan ZAP hadir untuk mendukung rasa percaya diri itu,” ujar Feriani Chung, Chief Marketing Officer ZAP.
Beauty Routine yang Mendukung Rasa Percaya Diri
Namun tak bisa dipungkiri, rasa percaya diri tumbuh seiring dengan konsistensi merawat diri.
Kulit yang sehat, terawat, dan terasa nyaman tentu akan berefek pada mood, cara berinteraksi, hingga keberanian mengekspresikan diri.
Inilah mengapa perawatan kecantikan kini lebih diarahkan pada wellness dan skin confidence, bukan sekadar hasil instan.
Menurut Feriani, setiap individu perlu memilih perawatan sesuai kebutuhan kulit dan gaya hidup masing-masing.
“Tidak harus sama, tidak perlu seragam. Ada yang merasa paling pede dengan tampilan bare skin yang glowing natural, ada pula yang mengekspresikan diri lewat makeup bold. Semuanya sah saja,” ujarnya.
Pasalnya, kepercayaan diri tidak diukur dari seberapa sesuai diri kita dengan standar tertentu, melainkan seberapa nyaman kita berada di dalam kulit dan tubuh sendiri.
Merayakan Keunikan Lewat Berbagai Ekspresi
Sebagai bagian dari pendekatan kreatif, campaign “Pede Maksimal” juga menggandeng Project Pop, dengan lagu terbarunya berjudul Pede Maksimal, yang sesuai untuk menyampaikan pesan tentang penerimaan diri.
“Lagu Pede Maksimal ini adalah pengingat bahwa percaya diri itu selalu relevan buat siapa pun. Kami senang bisa berkolaborasi dengan ZAP, karena visinya sejalan, bahwa setiap orang punya keunikan dan enggak perlu jadi orang lain untuk merasa pede,” ungkap Yosi, personel Project Pop.
Sentuhan AI dalam Visual Beauty Storytelling
Bukan hanya itu. Sebagai pelengkap campaign, dua AI content creator Indonesia, Brillian Fairiandi dan Dipa Utomo, turut menghadirkan dua versi music video Pede Maksimal berbasis teknologi AI.
Keduanya menawarkan interpretasi visual yang berbeda. Satu lebih playful dan ekspresif, satu lagi lebih calm, absurd, dan reflektif.
Pendekatan ini mencerminkan filosofi beauty masa kini, yakni tidak ada satu definisi yang harus diikuti. Setiap orang bebas memilih narasi dan ekspresi yang paling merepresentasikan dirinya.
“Buat saya, AI adalah medium kreatif untuk menyampaikan pesan yang sangat humanis. Di proyek Pede Maksimal, saya ingin menunjukkan bagaimana teknologi bisa memperkuat cerita tentang percaya diri dan keunikan,” ujar Brillian.
“Kolaborasi ini membuktikan bahwa teknologi dan kreativitas bisa berjalan beriringan. Tantangannya justru bagaimana AI bisa memvisualisasikan rasa yang emosional dan dekat dengan kehidupan nyata,” tambah Dipa.
Tag: #merawat #diri #dari #dalam #luar #jadi #kunci #percaya #diri #tampil #adanya