Gaya Citra Scholastika saat Jadi Pemazmur, Tampil dalam Balutan Beskap
Gaya Citra Scholastika saat menjadi pemazmur pada malam Natal 2025.(Tangkapan layar akun Instagram @citrascholastika)
12:05
27 Desember 2025

Gaya Citra Scholastika saat Jadi Pemazmur, Tampil dalam Balutan Beskap

- Penampilan Citra Scholastika saat menjadi pemazmur di Katedral Jakarta pada malam Natal menarik perhatian. Tak hanya lewat suara, busana yang dikenakannya juga mencuri sorotan karena tampil berbeda dari jubah liturgi.

Pada momen sakral tersebut, Citra memilih mengenakan beskap modern rancangan desainer lokal Wilsen Willim.

Citra menjelaskan bahwa pemilihan busana tersebut telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku pada malam Natal. Ia menyebut, pemazmur tidak diwajibkan mengenakan jubah selama busana yang dipakai tetap sopan dan tertutup.

Beberapa yang bertanya kenapa tidak mengenakan Jubah? itu sudah menjadi pertanyaan pentingku yang selalu sama setiap kali diminta Mazmur,” tulis Citra melalui akun Instagram pribadinya @citrascholastika.

Dan ketentuan kali ini pemazmur tidak perlu mengenakan Jubah pada malam Natal selama sopan dan tertutup. Pemazmur setelah bertugas, tidak duduk bersama para lektor melainkan kembali ke kursi umat,” tulisnya lebih lanjut.

Detail busana Citra saat menjadi pemazmur pada malam Natal

Gaya Citra Scholastika saat menjadi pemazmur pada malam Natal 2025.Tangkapan layar akun Instagram @citrascholastika Gaya Citra Scholastika saat menjadi pemazmur pada malam Natal 2025.

Dalam kesempatan tersebut, Citra tampil mengenakan beskap berwarna hijau tua dengan potongan yang tegas di bagian depannya.

Pilihan warna hijau gelap memberi kesan tenang dan khidmat, tanpa terlihat mencolok, sehingga selaras dengan suasana ibadah malam Natal di katedral.

Beskap tersebut dirancang dengan siluet struktural dan bahu yang tegas. Berbalut beskap Citra tetap tampil proporsional dan tidak berlebihan untuk dikenakan di ruang sakral.

Pada bagian dada, Citra menambahkan bros bernuansa etnik dengan detail geometris, yang turut dilengkapi aksen salib kecil.

Bros ini memperkaya tampilan Citra tanpa mengalihkan perhatian dari perannya sebagai pemazmur. 

Gaya Citra Scholastika saat menjadi pemazmur pada malam Natal 2025.Tangkapan layar akun Instagram @citrascholastika Gaya Citra Scholastika saat menjadi pemazmur pada malam Natal 2025.

Untuk bawahan, Citra memadukan beskap dan rok bermotif batik dengan warna senada. Pilihan rok batik menghadirkan unsur tradisional yang kuat dan menjadi penyeimbang dari potongan beskap yang modern.

Sebagai pelengkap, Citra mengenakan sepatu hak tinggi tertutup dengan desain sederhana dan warna netral. Model sepatu ini memberi kesan formal dan membantu postur tubuh Citra terlihat tegap saat berdiri di atas mimbar.

Dari sisi tata rambut, Citra memilih sanggul rapi dengan belahan rambut di bagian depan. Tatanan ini memberi kesan klasik dan bersih, sekaligus menjaga wajah tetap terbuka saat melantunkan mazmur.

Gaya Citra Scholastika saat menjadi pemazmur pada malam Natal 2025.Tangkapan layar akun Instagram @citrascholastika Gaya Citra Scholastika saat menjadi pemazmur pada malam Natal 2025.

Sebagai aksen, sanggul tersebut dilengkapi tusuk rambut berwarna emas. Warna emas pada aksesori rambut ini selaras dengan bros yang dikenakan di bagian dada, sehingga menciptakan kesinambungan visual dari bagian depan hingga belakang.

Untuk riasan wajah, Citra memilih merias dengan keterampilan tangannya sendiri. 

Ia memberi sentuhan lebih pada area mata. Pulasan lipstik juga dipilih dalam warna natural yang tidak mencolok.

Busana sebagai bagian dari sikap dan tanggung jawab

Bagi Citra, mimbar mazmur memiliki makna personal yang mendalam. Ia menyebut tempat tersebut sebagai “panggung pertama” dalam hidupnya, jauh sebelum dikenal sebagai penyanyi profesional.

Melantunkan mazmur pada malam Natal, menurut Citra, menghadirkan suasana syahdu yang terasa magis. Tujuan bernyanyi bukan untuk mendapat pujian, melainkan sebagai bentuk persembahan terbaik.

Mimbar Mazmur adalah panggung pertamaku, tempat pertama suara ini beroleh pendengar yang jumlahnya lebih banyak dari keluarga besarku. Dan melantunkan Mazmur di malam Natal memiliki suasana syahdu yang amat magis, karena tujuan bernyanyi bukan untuk dipuji melainkan ingin memberikan pujian terbaik,” tulis Citra dalam keterangan foto di akun Instagram pribadinya.

Tag:  #gaya #citra #scholastika #saat #jadi #pemazmur #tampil #dalam #balutan #beskap

KOMENTAR