10 Kebiasaan yang Sebaiknya Ditinggalkan di Usia 70-an agar Tetap Sehat, Awet Muda, dan Berenergi
ilustrasi kebiasaan yang harus ditinggalkan di usia 70-an agar tetap sehati, awet muda, dan berenergi (Geediting)
22:16
25 Desember 2025

10 Kebiasaan yang Sebaiknya Ditinggalkan di Usia 70-an agar Tetap Sehat, Awet Muda, dan Berenergi

Banyak orang mengira usia 70-an identik dengan penurunan fisik dan mental. Padahal kenyataannya, tidak sedikit lansia yang justru terlihat lebih segar, aktif, dan bersemangat dibandingkan mereka yang jauh lebih muda.

Rahasianya bukan semata faktor genetik atau finansial, melainkan kebiasaan hidup yang mereka pertahankan—dan kebiasaan yang berani mereka tinggalkan.

Dikutip dari laman Geediting, Rabu (24/12), para lansia yang tetap terlihat muda dan bugar umumnya telah melepaskan kebiasaan-kebiasaan tertentu yang diam-diam mempercepat penuaan.

Berikut 10 kebiasaan yang sebaiknya ditinggalkan di usia 70-an agar tetap hidup sehat, ceria, dan penuh vitalitas.

1. Terjebak terus dalam masa kejayaan masa lalu

Mengenang masa lalu memang menyenangkan, tetapi hidup di dalamnya justru membuat seseorang kehilangan momen hari ini. Terlalu sering membandingkan masa sekarang dengan masa lalu hanya akan menciptakan rasa kecewa dan stagnasi.

Hidup yang sesungguhnya terjadi di masa kini. Fokus pada apa yang masih bisa dinikmati dan dikembangkan hari ini jauh lebih menyehatkan secara mental.

2. Menolak belajar teknologi baru

Enggan mempelajari teknologi bukan lagi hal lucu, melainkan berisiko membuat seseorang terisolasi. Komunikasi keluarga, layanan kesehatan, hingga aktivitas sehari-hari kini banyak bergantung pada teknologi digital.

Tidak perlu menjadi ahli, cukup memahami dasar-dasarnya agar tetap terhubung dengan dunia dan orang-orang tercinta.

3. Memperlakukan tubuh seolah masih muda

Di usia 70-an, tubuh membutuhkan perhatian lebih, bukan pengabaian. Pola makan sembarangan, malas bergerak, dan mengabaikan pemeriksaan kesehatan justru mempercepat penurunan kondisi fisik.

Mendengarkan sinyal tubuh dan merawatnya dengan bijak adalah bentuk penghormatan terhadap diri sendiri.

4. Mempertahankan hubungan toksik demi sopan santun

Waktu menjadi semakin berharga seiring bertambahnya usia. Menghabiskannya dengan orang-orang yang menguras energi hanya akan mengganggu kesehatan emosional.

Menjaga jarak dari hubungan toksik bukan berarti egois, melainkan bentuk perlindungan diri dan ketenangan batin.

5. Enggan meminta bantuan

Kemandirian memang baik, tetapi menolak bantuan saat dibutuhkan justru bisa berbahaya. Meminta bantuan bukan tanda kelemahan, melainkan kecerdasan dalam menjaga keselamatan dan kualitas hidup.

Selain itu, memberi kesempatan orang lain membantu juga memberi mereka rasa berarti.

6. Mengabaikan stimulasi mental

Kalimat “saya sudah terlalu tua untuk belajar” adalah salah satu pemicu penuaan mental tercepat. Otak membutuhkan tantangan agar tetap tajam, sama seperti otot yang perlu digerakkan.

Belajar hal baru, membaca, mengikuti kelas, atau mencoba hobi baru dapat membantu menjaga kesehatan kognitif.

7. Mengonsumsi makanan yang itu-itu saja

Pola makan monoton bukan hanya membosankan, tetapi juga berisiko kekurangan nutrisi. Mencoba variasi makanan baru dapat meningkatkan selera makan sekaligus kesehatan tubuh.

Makanan bukan sekadar kebutuhan, tetapi juga sumber kebahagiaan yang layak dinikmati.

8. Menghindari tantangan fisik sama sekali

Menghindari aktivitas fisik dengan alasan usia justru mempercepat penurunan fungsi tubuh. Aktivitas ringan seperti berjalan, berenang, atau menari dapat menjaga mobilitas dan suasana hati.

Gerak adalah obat alami yang murah dan efektif.

9. Membiarkan rasa takut mengendalikan hidup

Takut jatuh, takut mencoba hal baru, atau takut terlihat konyol dapat mempersempit dunia seseorang. Ketakutan yang berlebihan sering kali hanya cerita di kepala.

Selama dilakukan dengan aman dan bijak, mencoba hal baru justru memberi rasa hidup yang segar.

10. Melupakan arti bermain dan bersenang-senang

Keseriusan berlebihan membuat hidup terasa berat. Bermain, tertawa, dan bersikap ringan menjaga jiwa tetap muda.

Menikmati hal-hal sederhana—bercanda, menari di rumah, atau bermain dengan cucu—adalah cara alami mempertahankan semangat hidup.

Editor: Hanny Suwindari

Tag:  #kebiasaan #yang #sebaiknya #ditinggalkan #usia #agar #tetap #sehat #awet #muda #berenergi

KOMENTAR