Berdiri dengan Satu Kaki Bisa Ungkap Kondisi Kesehatan Tubuh, Sudah Coba?
– Menyeimbangkan diri atau kemampuan berdiri dengan satu kaki disebut dapat menjadi indikator sederhana untuk menilai kondisi kesehatan dan proses penuaan seseorang.
Melansir Prevention, penelitian menunjukkan bahwa durasi menjaga keseimbangan dengan satu kaki berkaitan dengan penurunan fungsi tubuh seiring bertambahnya usia.
Tes keseimbangan ini dinilai bahkan lebih sensitif dibandingkan kekuatan otot atau pola berjalan dalam menunjukkan perubahan terkait usia, sehingga bisa menjadi cara praktis untuk memantau kesehatan.
“Keseimbangan merupakan ukuran penting, karena, selain kekuatan otot, juga melibatkan penglihatan, sistem vestibular di telinga bagian dalam, serta sistem somatosensorik,” kata Direktur Motion Analysis Laboratory di Mayo Clinic, Kenton Kaufman, melansir dari Prevention, Rabu (24/12/2025).
Sistem somatosensorik sendiri merupakan bagian dari sistem saraf yang memungkinkan seseorang untuk merasakan sentuhan, nyeri, tekanan, suhu, dan gerakan.
Penelitian yang dimaksud merupakan studi dari Mayo Clinic yang dipublikasikan dalam jurnal ilmiah PLOS One.
Studi ini melibatkan 40 orang dewasa sehat berusia di atas 50 tahun, dengan setengah partisipan berusia di bawah 65 tahun dan setengah lainnya berusia 65 tahun ke atas.
Seluruh peserta merupakan individu yang sehat dan tidak memiliki gangguan kesehatan berat.
Dalam penelitian tersebut, peneliti menilai penurunan fungsi tubuh terkait usia melalui beberapa tes fisik.
Tes tersebut meliputi kekuatan genggaman tangan, kekuatan lutut, cara berjalan, serta kemampuan menjaga keseimbangan.
Untuk mengukur keseimbangan, peserta diminta berdiri dalam beberapa kondisi, mulai dari berdiri dengan dua kaki, mata terbuka dan tertutup, hingga berdiri dengan satu kaki dominan dan nondominan. Peserta diperbolehkan memilih posisi yang paling nyaman.
Kemampuan berdiri satu kaki paling cepat menurun
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berdiri dengan satu kaki mengalami penurunan paling signifikan dibandingkan tes fisik lainnya.
Penurunan ini bahkan lebih besar dibandingkan perubahan pada kekuatan otot maupun pola berjalan.
Secara rinci, durasi berdiri dengan satu kaki nondominan menurun rata-rata 2,2 detik setiap 10 tahun. Sementara itu, kemampuan berdiri dengan kaki dominan menurun sekitar 1,7 detik per dekade.
Penurunan ini ditemukan pada seluruh peserta, baik pria maupun perempuan, sehingga dinilai sebagai indikator yang konsisten dalam menilai proses penuaan.
Berkaitan dengan risiko jatuh
Kaufman menegaskan, perubahan kemampuan keseimbangan perlu mendapat perhatian karena berkaitan langsung dengan risiko jatuh.
Risiko tersebut dapat muncul baik saat seseorang bergerak maupun ketika sedang diam.
Penelitian ini juga menyoroti bahwa jatuh tanpa sengaja merupakan penyebab utama cedera pada orang dewasa berusia 65 tahun ke atas.
Sebagian besar kejadian jatuh pada kelompok usia ini berkaitan dengan gangguan keseimbangan tubuh.
Keseimbangan dan risiko kematian
Temuan ini sejalan dengan penelitian lain yang dipublikasikan pada 2022 dalam jurnal British Journal of Sports Medicine.
Studi tersebut menemukan bahwa individu yang tidak mampu berdiri dengan satu kaki selama 10 detik memiliki risiko kematian 84 persen lebih tinggi dalam tujuh tahun berikutnya.
Hasil tersebut memperkuat anggapan bahwa kemampuan menjaga keseimbangan dapat menjadi indikator penting kesehatan jangka panjang, terutama pada usia lanjut.
Keseimbangan bisa dilatih
Kabar baiknya, kemampuan keseimbangan bukan sesuatu yang tidak bisa diperbaiki. Kaufman menyebut latihan sederhana dapat membantu mempertahankan fungsi ini.
Ia menjelaskan bahwa berdiri dengan satu kaki dapat melatih koordinasi otot dan sistem keseimbangan tubuh.
Jika seseorang mampu berdiri dengan satu kaki selama 30 detik, hal tersebut dinilai sebagai kondisi yang baik.
Menurut Kaufman, latihan ini mudah dilakukan, tidak memerlukan alat khusus, dan bisa dilakukan setiap hari.
Prinsipnya sederhana, kemampuan tubuh yang digunakan secara rutin cenderung lebih terjaga.
Penelitian ini menunjukkan, bahwa tes keseimbangan sederhana dapat menjadi cara praktis untuk memantau kesehatan seiring bertambahnya usia, sekaligus membantu mengurangi risiko cedera di kemudian hari.
Tag: #berdiri #dengan #satu #kaki #bisa #ungkap #kondisi #kesehatan #tubuh #sudah #coba