Jalan Kaki Setelah Makan, Cara Sederhana untuk Turunkan Gula Darah
Ilustrasi jalan kaki. Jalan kaki bukan sekadar aktivitas ringan, tetapi terbukti membantu menurunkan stres dan memperbaiki suasana hati lewat mekanisme alami tubuh, menurut dokter.(Freepik)
11:35
24 Desember 2025

Jalan Kaki Setelah Makan, Cara Sederhana untuk Turunkan Gula Darah

- Menjaga kadar gula darah tetap stabil menjadi bagian penting dari gaya hidup sehat. 

Selain memperhatikan asupan makanan, aktivitas fisik sederhana setelah makan juga dinilai berperan besar dalam mencegah lonjakan gula darah. Salah satu aktivitas yang paling mudah dilakukan adalah berjalan kaki. 

Pelatih kebugaran dan penurunan berat badan Stephanie Mansour menilai, kebiasaan berjalan kaki setelah makan dapat membantu menurunkan kadar gula darah dalam waktu singkat. 

“Setelah menyantap makanan besar, dessert, atau bahkan camilan, berjalan kaki sebentar dapat membantu menurunkan kadar gula darah,” ujarnya, dikutip dari TODAY.com, Rabu (24/12/2025).

Menurut Mansour, berjalan kaki setelah makan tidak harus dilakukan dengan intensitas tinggi. Aktivitas ini bisa dilakukan di luar ruangan, di treadmill, atau sekadar berjalan di tempat, selama tubuh tetap bergerak.

Ia menyarankan untuk jalan dengan kecepatan ringan hingga sedang. Artinya, seseorang masih bisa berbicara dengan nyaman tanpa terengah-engah saat melakukannya.

Ilustrasi sering berjalan kaki untuk meningkatkan kebugaran.FREEPIK Ilustrasi sering berjalan kaki untuk meningkatkan kebugaran.

“Ini adalah cara paling mudah dan mudah diakses untuk membantu menurunkan gula darah hanya dalam waktu sekitar 10 menit,” kata Mansour.

Beberapa penelitian bahkan menunjukkan bahwa berjalan kaki selama dua hingga lima menit setelah makan sudah dapat membantu mencegah lonjakan gula darah.

Mengapa jalan kaki setelah makan berpengaruh?

Saat berjalan kaki, berbagai otot bekerja secara bersamaan. Kondisi ini membantu tubuh menggunakan lebih banyak glukosa sebagai sumber energi.

Menurut American Diabetes Association, aktivitas fisik seperti berjalan kaki dapat meningkatkan sensitivitas insulin. Dengan begitu, tubuh menjadi lebih efektif memindahkan glukosa dari darah ke dalam sel.

Efek ini membantu mencegah rasa lelah, keinginan mengonsumsi makanan berlebih, hingga perubahan suasana hati yang kerap muncul setelah kadar gula darah mengalami penurunan.

Dalam jangka panjang, lonjakan gula darah yang terjadi berulang kali dapat meningkatkan risiko resistensi insulin, diabetes, serta penyakit jantung. 

Maka dari itu, melakukan aktivitas fisik setelah makan dinilai penting dalam menjaga kesehatan metabolik.

Selain membantu menstabilkan gula darah, berjalan kaki setelah makan juga dapat mendukung proses pencernaan, terutama setelah makan malam dalam porsi besar.

Mulailah dengan target 10 menit

Mansour menyarankan untuk merencanakan jalan kaki segera setelah selesai makan, terutama setelah mengonsumsi makanan tinggi gula dan karbohidrat.

Selain itu, Mansour juga merekomendasikan agar berjalan kaki dilakukan minimal sepuluh menit.

Agar terasa lebih menyenangkan, cobalah berjalan kaki sambil mendengarkan musik, podcast, atau berbincang dengan teman melalui telepon.

Aktivitas ini bisa dilakukan di lingkungan sekitar rumah atau di dalam ruangan. Yang terpenting, pastikan menggunakan alas kaki yang nyaman dan berjalan di area yang aman.

Bagi yang ingin menjadikan jalan kaki lebih menantang, berjalan kaki bisa dikombinasikan dengan metode interval, yakni bergantian antara kecepatan lambat dan cepat dalam beberapa menit.

Jika tidak memungkinkan untuk berjalan, masih ada cara lain yang dapat membantu menurunkan gula darah secara alami. 

Namun, berjalan kaki tetap menjadi pilihan paling praktis dan mudah dilakukan dalam keseharian.

Tag:  #jalan #kaki #setelah #makan #cara #sederhana #untuk #turunkan #gula #darah

KOMENTAR