



Diisukan Mundur, Apa yang Terjadi Jika Sri Mulyani Tinggalkan Kabinet Jokowi?
Belakangan ini isu mundurnya Menteri Keuangan Sri Mulyani dari Kabinet Indonesia Maju yang dipimpin Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin masih ramai diperbincangkan.
Hal itu bermula dari pernyataan seorang ekonom senior Faisal Basri dalam sebuah diskusi. Ia mengatakan kalau Sri Mulyani adalah menteri Jokowi yang paling siap mundur.
"Secara moral, saya dengar Bu Sri Mulyani paling siap untuk mundur. Pramono Anung (sekretaris kabinet) sudah gagap. Kan PDI (PDI Perjuangan) belain Jokowi terus, pusing," klaim Faisal dalam Political Economic Outlook 2024 di Tebet, Jakarta.
Dugaan terhadap dukungan Jokowi dalam kontestasi politik 2024 terhadap pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming dinilai menjadi alasan utamanya.
Tak hanya itu, Faisal juga mengatakan Sri Mulyani dan Prabowo kerap berbeda pendapat, terutama untuk masalah anggaran.
"Katanya nunggu momentum, mudah-mudahan momentum ini segera insyaallah jadi pemicu yang dahsyat, seperti Pak Ginandjar (Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Industri Ginandjar Kartasasmita) dan 13 menteri lainnya mundur di zaman Pak Harto (Presiden Soeharto)," sambungnya.
Lantas apa sih yang akan terjadi jika Sri Mulyani betulan mundur dari Kabinet Indonesia Maju?
Berdasarkan kinerjanya, Sri Mulyani adalah sosok yang dianggap mampu untuk menjaga keuangan negara. Hal itu terbukti selepas pandemi Covid-19.
Indonesia tak butuh waktu untuk kembali ke defisit anggaran di bawah 3% PDB. Berbeda dibandingkan banyak negara lain yang kini justru terjerat utang besar.
Selain itu, kebijakan Sri Mulyani juga mampu mendorong perekonomian negara hingga mampu tumbuh di sekitar 5% dalam delapan kuartal terakhir.
Sri Mulyani juga dikenal sebagai sosok yang tegas, maka dari itu ia sangat diharapkan mampu menjaga APBN pada tahun politik.
Tag: #diisukan #mundur #yang #terjadi #jika #mulyani #tinggalkan #kabinet #jokowi