



Pertama Kali, Ukraina Tembak Jatuh Pesawat Pembom Strategis Rusia, 4 Kru Melontarkan Diri
Juru bicara Angkatan Pertahanan Udara Ukraina, Ilyi Yevlash, mengonfirmasi bahwa ini adalah pertama kalinya Ukraina melumpuhkan pesawat pembom strategis Rusia sejak perang dimulai pada 24 Februari 2022 lalu.
"Untuk pertama kalinya, unit rudal anti-pesawat Angkatan Udara, bekerja sama dengan intelijen militer Ukraina, menghancurkan pembom strategis jarak jauh, Tu-22M3," ujar Ilyi Yevlash dalam pernyataan di media sosial, Jumat (19/4/2024).
"Ini tidak akan menjadi yang terakhir," lanjutnya, mengancam akan terus menargetkan pesawat militer Rusia.
Pesawat Rusia Diduga Membawa Rudal
Sementara itu, Komandan Angkatan Udara Ukraina, Mykola Oleschuk, mengatakan pertahanan udara Ukraina menembak jatuh pesawat pembom strategis Tupolev Rusia (Tu-22M3), yang membawa rudal jelajah Kh-22.
Ia juga mengatakan Angkatan Udara Ukraina bekerja sama dengan intelijen Ukraina untuk menargetkan pesawat tersebut.
"Operasi gabungan – antara Angkatan Udara dan intelijen militer Ukraina – juga mengakibatkan jatuhnya dua rudal KH-22," ujarnya, dikutip dari Sky News, Jumat.
Ia menjelaskan bahwa sebelumnya Rusia menyerang Ukraina pada Kamis (18/4/2024) malam waktu setempat, dengan pesawat Tu-22M3 yang hari ini ditembak jatuh untuk pertama kalinya dengan dua rudal C200 oleh Angkatan Udara Ukraina.
Selain itu, Angkatan Udara Ukraina juga mengumumkan intersepsi 15 rudal dan 14 drone serang yang diluncurkan Rusia di berbagai wilayah Ukraina tadi malam.
Penembakan ini merupakan salah satu kebanggaan bagi Ukraina setelah disebut mengalami kegagalan dalam serangan balasannya tahun lalu.
Rusia Bantah Ukraina Tembak Jatuh Pesawatnya
Sementara itu, Rusia menyangkal pesawatnya ditembak jatuh oleh Ukraina.
"Pesawat tersebut jatuh di wilayah Stavropol akibat kesalahan teknis saat kembali ke pangkalan setelah menyelesaikan misi tempur," kata Kementerian Pertahanan Rusia.

Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan empat awak pesawat berhasil menyelamatkan diri menggunakan kursi lontar.
Tiga pilot berhasil diselamatkan dan pencarian masih berlanjut untuk pilot keempat.
“Dua pilot dari pesawat militer Rusia telah dibawa ke institusi medis regional. Semua perawatan medis yang diperlukan telah diberikan. Pilot lainnya, yang masih hidup, telah dievakuasi dari lokasi kejadian. Pencarian untuk anggota awak keempat sedang dilakukan,” kata Kementerian Pertahanan Rusia.
"Tidak ada kerusakan di lokas jatuhnya pesawat dan tidak ada amunisi di pesawat tersebut," tambahnya, dikutip dari RIA Novosti.
Namun, Gubernur Stavropol, Vladimir Vladimirov, mengatakan bahwa kecelakaan itu mengakibatkan kematian seorang pilot.
Sementara dua awak pesawat sedang menjalani perawatan, dan pencarian keempat terus dilakukan.
Rekaman video yang beredar di media sosial menunjukkan pembom itu berputar saat turun ke tanah dengan api di dekat ekornya.
(Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)
Berita lain terkait Rusia dan Ukraina
Tag: #pertama #kali #ukraina #tembak #jatuh #pesawat #pembom #strategis #rusia #melontarkan #diri