AS Tidak Ingin Bertempur, Tapi Siap Hancurkan Iran jika Menyerang
Personel Angkatan Laut Amerika Serikat saat berjaga di kapal USS Monterey (CG 61) yang sedang transit di Selat Hormuz pada 3 Juni 2021.(US NAVY/CHELSEA PALMER via AFP)
20:48
5 Mei 2026

AS Tidak Ingin Bertempur, Tapi Siap Hancurkan Iran jika Menyerang

- Amerika Serikat (AS) mengatakan tidak mencari pertempuran terkait Selat Hormuz dan menyebut gencatan senjata dengan Iran masih berlaku.

Tetapi setiap serangan terhadap pelayaran komersial akan ditanggapi dengan respons yang "menghancurkan," kata kepala Pentagon Pete Hegseth dalam konferensi pers, Selasa (5/5/2026).

Peringatan tersebut disampaikan pada hari kedua upaya AS untuk memfasilitasi transit kapal komersial melalui Selat Hormuz yang ditutup Teheran.

Baca juga: Pasukan AS Sudah Siap Serang Iran Lagi, Tinggal Tunggu Perintah


"Kami tidak mencari pertempuran. Tetapi Iran juga tidak dapat dibiarkan menghalangi negara-negara yang tidak bersalah dan barang-barang mereka dari jalur air internasional," kata Hegseth kepada wartawan, dilansir AFP, Selasa.

Menteri Pertahanan AS tersebut memperingatkan Teheran akan serangan besar-besaran jika kapal-kapal yang melakukan perdagangan menjadi sasaran selama operasi Project Freedom.

"Jika Anda menyerang pasukan Amerika atau kapal dagang yang tidak bersalah, Anda akan menghadapi kekuatan tembak Amerika yang luar biasa dan menghancurkan," tambahnya.

Baca juga: 2 Kapal Sudah Terjebak, Iran Sebut Rute Baru AS di Selat Hormuz Berbahaya 

Militer AS siap lanjutkan perang dengan Iran

Helikopter Apache AH-64 terbang saat berpatroli di Selat Hormuz pada 17 April 2026, di tengah perang Iran melawan Amerika Serikat-Israel, yang berujung blokade jalur air strategis tersebut.US CENTRAL COMMAND (CENTCOM) via AFP Helikopter Apache AH-64 terbang saat berpatroli di Selat Hormuz pada 17 April 2026, di tengah perang Iran melawan Amerika Serikat-Israel, yang berujung blokade jalur air strategis tersebut.

Sementara itu, perwira militer AS berpangkat tinggi, Jenderal Dan Caine, mengatakan pasukan AS siap untuk melanjutkan operasi tempur besar-besaran melawan Iran jika diperintahkan.

"Tidak ada musuh yang boleh salah mengartikan pengekangan kita saat ini sebagai kurangnya tekad," kata Caine, yang berbicara bersama Hegseth.

Militer AS berupaya untuk melepaskan cengkeraman Iran atas Selat Hormuz melalui operasi angkatan laut Project Freedom.

Baca juga: Serangan AS-Israel Tak Cukup Tangguh, Fasilitas Nuklir Iran Masih Bertahan

“AS bertujuan untuk melindungi pelayaran dari agresi Iran. AS tidak perlu memasuki wilayah udara atau perairan Iran sebagai bagian dari pembukaan Selat Hormuz,” tegas Hegseth.

Sebelumnya, Laksamana Brad Cooper, mengatakan pada Senin (4/5/2026) bahwa pasukan Washington telah mencegat rudal dan drone yang ditembakkan oleh Iran.

Ia juga mengeklaim telah menghancurkan enam kapal kecil Iran yang dianggap mengancam pelayaran di Selat Hormuz.

Baca juga: Iran Bantah AS, Tak Ada Kapal Dagang Selamat Dikawal di Selat Hormuz

Brad Cooper sendiri merupakan komandan yang bertanggung jawab atas pasukan AS di Timur Tengah.

Cooper mengatakan, AS tidak secara langsung mengawal kapal-kapal tersebut, tetapi telah membuka jalur aman melalui Selat Hormuz.

Washington juga menerapkan pertahanan berlapis-lapis termasuk kapal, pesawat terbang, dan peperangan elektronik untuk menanggapi ancaman apa pun.

Tag:  #tidak #ingin #bertempur #tapi #siap #hancurkan #iran #jika #menyerang

KOMENTAR