Rumah Pensiun Gen Z di Malaysia Laku Keras, Anak Muda Bebas Makan dan Tidur Tanpa Kerja
Sebuah rumah pensiun untuk anak muda dibuka di Gopeng, Perak, Malaysia, dengan biaya Rp 8,6 juta per bulan.(Facebook ??????? - Gopeng, PERAK)
05:54
20 Februari 2026

Rumah Pensiun Gen Z di Malaysia Laku Keras, Anak Muda Bebas Makan dan Tidur Tanpa Kerja

Sebuah "rumah pensiun" untuk anak muda dibuka di Gopeng, Perak, Malaysia.

Tempat ini menawarkan masa tinggal selama satu bulan dengan biaya 2.000 ringgit Malaysia (sekitar Rp 8 juta) bagi anak muda yang ingin rehat dari tekanan hidup di perkotaan.

Saat belum resmi beroperasi, hunian tersebut sudah penuh dipesan untuk bulan pertama.

Baca juga: Kisah Haru Sunita Williams, Pensiun dari NASA Usai Terdampar 9 Bulan di Luar Angkasa

Rumah pensiun untuk anak muda

Sebuah rumah pensiun untuk anak muda yang ingin kabur dari kenyataan dibuka di Gopeng, Perak, Malaysia. Facebook ??????? - Gopeng, PERAK Sebuah rumah pensiun untuk anak muda yang ingin kabur dari kenyataan dibuka di Gopeng, Perak, Malaysia.

Rumah pensiun bagi anak muda ini berdiri di atas lahan seluas delapan hektar di Gopeng.

Dibangun dengan konsep pedesaan yang asri, rumah ini menyediakan tempat beristirahat bagi kaum muda yang merasa lelah dengan tekanan pekerjaan, biaya hidup yang meningkat, dan persoalan hunian.

Dengan biaya 2.000 ringgit Malaysia per bulan, penghuni bisa mendapatkan tempat tinggal, tiga kali makan sehari, serta lingkungan yang tenang dan dekat dengan alam.

Tempat ini dirancang sebagai ruang untuk memperlambat ritme hidup dan memulihkan diri secara mental.

Diinisiasi oleh pengangguran

Rumah tersebut didirikan oleh seorang pemuda berusia 25 tahun yang saat ini menganggur.

Ia terinspirasi dari usaha keluarganya yang mengelola panti jompo tradisional di Ipoh.

Alih-alih melanjutkan bisnis keluarga, ia memilih memanfaatkan lahan orang tuanya di Gopeng untuk menghadirkan konsep perawatan yang ditujukan bagi generasi muda.

Hunian ini mulai beroperasi pada Januari 2026 dan telah terdaftar di Facebook sebagai “fasilitas pensiun dan perawatan lansia”.

Menurut pengakuannya, tempat tersebut sudah penuh dipesan untuk bulan pertama.

Baca juga: Cristiano Ronaldo Akan Pensiun, Lanjut Tekuni Padel

Tanpa KPI dan tekanan

Suasana sekitar rumah pensiun anak muda yang asri dan menengkan. Rumah ini diklaim cocok bagi anak muda yang merasa lelah dengan pekerjaannya.Facebook ??????? - Gopeng, PERAK Suasana sekitar rumah pensiun anak muda yang asri dan menengkan. Rumah ini diklaim cocok bagi anak muda yang merasa lelah dengan pekerjaannya.

Berbeda dari penginapan biasa, tempat ini tidak memiliki jadwal kegiatan, target produktivitas, atau aturan ketat.

Penghuni justru didorong untuk benar-benar beristirahat dan tidak melakukan apa-apa.

Sang pendiri menjelaskan konsepnya dengan gamblang, “Tidak ada KPI, tidak ada jam kerja. Kamu bisa tidur sampai bangun sesukamu, makan makanan rumahan, menanam sayur jika mau, melihat bebek berjalan-jalan, atau hanya melamun sepanjang sore.”

Ia berharap, dengan memberikan ruang istirahat total, para tamu bisa kembali berenergi untuk melanjutkan hidup mereka setelah masa rehat selesai.

Konsep ini juga terinspirasi dari tren sosial China yang dikenal sebagai “tang ping”, yang berarti “berbaring datar".

Aksi tersebut menggambarkan sikap menolak tekanan karier dan sosial demi menjalani hidup yang lebih lambat dan tidak terlalu materialistis.

Respons publik

Kehadiran "rumah pensiun" bagi anak muda ini memicu reaksi beragam di media sosial. Sebagian mendukung dan menilai konsep tersebut menjawab kebutuhan nyata anak muda yang kewalahan oleh tekanan hidup modern.

Namun, ada pula yang mempertanyakan keberlanjutan jangka panjangnya dan menilai konsep ini bisa mendorong sikap menghindari tanggung jawab dunia nyata.

Baca juga: Demi Uang Pensiun, Pria Menyamar Jadi Ibunya yang Sudah Meninggal

Tag:  #rumah #pensiun #malaysia #laku #keras #anak #muda #bebas #makan #tidur #tanpa #kerja

KOMENTAR