Aturan Buka Puasa di MRT Jakarta, Penumpang Wajib Tahu!
Pengguna Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta yang berada di dalam MRT saat waktu berbuka puasa, bisa buka puasa di MRT dengan sejumlah aturan tertentu.
"Selama bulan Ramadhan, MRT Jakarta menerapkan kebijakan yang memperbolehkan Teman MRT untuk dapat membatalkan puasa ketika berada di area berbayar stasiun dan di dalam kereta saat jam berbuka puasa telah tiba," dikutip dari instagram resmi @mrtjkt, Jumat (20/2/2026).
Berikut beberapa aturan membatalkan puasa di MRT Jakarta yang perlu diperhatikan oleh penumpang.
- Penumpang Transjakarta Boleh Buka Puasa Ramadhan dalam Bus Mulai 19 Februari 2026
- Aturan Buka Puasa di KRL, Boleh Makan dan Minum dengan Syarat Ini
Aturan buka puasa di MRT Jakarta
Penumpang MRT Jakarta dapat membatalkan puasa di dalam MRT dengan mengonsumsi air mineral atau minum di dalam tumbler.
Sementara untuk takjil buka puasa yang diperbolehkan yaitu makanan ringan seperti kurma.
Baca juga: Cara Buka Puasa di Masjid Istiqlal Jakarta
Ilustrasi MRT Jakarta.
Berikut beberapa hal yang tidak diperbolehkan dikonsumsi di MRT:
- Nasi serta lauk pauk
- Makanan kecil
- Makanan siap saji
- Teh, kopi, sirop, soda
- Minuman selain air mineral.
Penting pula untuk diperhatikan, bahwa penumpang hanya boleh makan dan minuman di dalam MRT pada saat waktu berbuka tiba.
- Itinerary Seharian di Jakarta Aquarium, Ngabuburit sampai Buka Puasa
- 3 Tempat Buka Puasa di Salatiga yang Instagramable dan Nyaman
Selain itu, waktu berbuka di MRT dibatasi maksimal 10 menit sejak azan berkumandang.
Penumpang MRT wajib menjaga kebersihan di area stasiun dan di dalam kereta. Serta, wajib menyimpan sampah sampai menemukan tempat sampah terdekat, demi kebersihan.