Hubungan AS-Iran Memanas, Apa Dampaknya ke Pergerakan IHSG Hari Ini?
- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan menguat terbatas pada perdagangan Jumat (20/2/2026), di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran.
Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus, memperkirakan IHSG masih memiliki ruang kenaikan dalam jangka pendek, meski volatilitas berpotensi meningkat akibat memanasnya hubungan Amerika Serikat dan Iran.
Berdasarkan analisa teknikal, ia melihat IHSG berpotensi menguat terbatas dengan support dan resistance 8.200-8.360.
Baca juga: Kompak, Rupiah dan IHSG Ditutup Loyo
Menurut Nico, situasi global kembali diwarnai kekhawatiran setelah Presiden AS menyampaikan bahwa dalam 10-15 hari ke depan akan sangat menentukan apakah kesepakatan nuklir antara AS dan Iran dapat tercapai. Di tengah penantian tersebut, AS justru menempatkan tambahan kekuatan militer di Timur Tengah, termasuk kapal induk dan jet tempur.
“Trump mengatakan bahwa Amerika harus membuat kesepakatan yang berarti dengan Iran, karena Iran merupakan ”hot spot” saat ini. Meskipun beberapa waktu yang lalu, Amerika dan Iran terlibat pembicaraan yang baik,” ujar Nico lewat analisis hariannya.
Kondisi itu memicu peralihan dana ke aset safe haven. Harga emas kembali menguat di kisaran 5.000 dollar AS, sementara harga minyak naik menembus 71 dollar AS per barel.
Salah satu kekhawatiran terbesar pasar adalah potensi gangguan di Selat Hormuz, jalur vital yang dilalui sekitar 25 persen perdagangan minyak dunia. Pada 2025, sekitar 16,7 juta barel minyak mentah dan kondensat per hari diangkut melalui jalur tersebut. Selain minyak, hampir seperlima pasokan LNG global, terutama dari Qatar, juga melewati kawasan ini.
Secara hukum internasional, Selat Hormuz bukan milik penuh Iran, melainkan berada dalam rezim hukum laut internasional meski berbatasan dengan Zona Ekonomi Eksklusif Iran dan Oman. Namun, jika eskalasi memuncak dan jalur tersebut terganggu, harga minyak berpotensi melonjak ke kisaran 120-150 dollar AS per barel, yang akan meningkatkan tekanan inflasi global dan memicu risk off di pasar saham.
Meski demikian, Nico menilai probabilitas Iran melakukan penutupan penuh relatif rendah karena langkah tersebut juga akan merugikan perekonomian Iran sendiri. Respons militer AS pun dinilai akan sangat besar jika terjadi eskalasi terbuka.
Di tengah ketidakpastian global tersebut, sentimen domestik relatif kondusif. Bank Indonesia (BI) dalam Rapat Dewan Gubernur 18-19 Februari 2026 memutuskan mempertahankan BI-Rate di level 4,75 persen, suku bunga Deposit Facility 3,75 persen, dan Lending Facility 5,50 persen.
Bank Indonesia menegaskan kebijakan ini diarahkan untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah tekanan global, sekaligus memastikan inflasi 2026-2027 tetap dalam sasaran 2,5±1 persen. BI juga membuka ruang penurunan suku bunga lanjutan apabila inflasi tetap terkendali dan stabilitas eksternal terjaga.
Saham apa saja yang dapat dicermati pada perdagangan hari ini di Bursa Efek Indonesia? Berikut rekomendasi dari sekuritas.
Baca juga: Bagaimana Nasib IHSG Usai Libur Panjang? Simak Rekomendasi Analis
Pilarmas Investindo Sekuritas:
Saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) berada di harga terakhir Rp 4.230 per saham. Saham ini memiliki level support di 4.000 dan resistance di 4.400, dengan target harga terdekat di Rp 4.390. Posisi harga saat ini masih berada di bawah area resistance, membuka peluang penguatan lanjutan selama mampu bertahan di atas support psikologis 4.000.
Sementara itu, saham PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA) ditutup di Rp 384 per saham. Level support berada di 330 dan resistance di 444, dengan target harga Rp 442.
Adapun saham PT PAM Mineral Tbk (NICL) berada di harga Rp 1.255 per saham. Support teknikal tercatat di 1.175 dan resistance di 1.350, dengan target harga Rp 1.335. Selama harga mampu bertahan di atas Rp 1.175, peluang penguatan menuju area resistance tetap terbuka.
Disclaimer: Artikel ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Seluruh rekomendasi berasal dari analis sekuritas. Keputusan investasi menjadi tanggung jawab investor. Pastikan melakukan riset mandiri sebelum menentukan pilihan.
Tag: #hubungan #iran #memanas #dampaknya #pergerakan #ihsg #hari