Bank Danamon Bukukan Laba Bersih Rp 4 Triliun di Sepanjang Tahun 2025, Tumbuh 14 Persen
Ilustrasi Bank Danamon
07:09
20 Februari 2026

Bank Danamon Bukukan Laba Bersih Rp 4 Triliun di Sepanjang Tahun 2025, Tumbuh 14 Persen

– PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BEI: BDMN), membukukan laba bersih tahun berjalan konsolidasian sebesar Rp4,0 triliun atau tumbuh 14 persen secara tahunan (year-on-year) di sepanjang tahun 20225.

Direktur Utama Danamon Daisuke Ejima mengatakan, pertumbuhan profitabilitas tersebut ditopang oleh penurunan biaya kredit yang konsisten, pertumbuhan sehat pada penyaluran kredit dan penghimpunan dana, serta kualitas aset yang tetap terjaga.

“Sepanjang tahun 2025, Danamon telah mengimplementasikan prioritas strategisnya dengan baik, sehingga dapat menghasilkan pertumbuhan pada sisi intermediasi maupun profitabilitas, dengan kualitas aset yang tetap terjaga," kata Daisuke Ejima dalam konferensi pers secara daring, Kamis (19/2).

"Capaian ini tidak terlepas dari kepercayaan seluruh nasabah dan pemangku kepentingan Danamon, serta kontribusi seluruh karyawan Danamon dalam mewujudkan semangat Tumbuh Bersama sebagai Satu Grup Finansial,” imbuhnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan dari sisi intermediasi, hingga 31 Desember 2025, total kredit dan trade finance konsolidasian Danamon mencapai Rp212,7 triliun, tumbuh 9 persen secara tahunan.

Pertumbuhan tersebut ditopang peningkatan 14 persen pada lini bisnis Enterprise Banking and Financial Institution, 10 persen pada Consumer Banking, 7 persen pada SME Banking, serta 2 persen pada lini Adira Finance.

"Sementara itu, penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) konsolidasian tercatat Rp176,9 triliun atau tumbuh 16 persen year-on-year. Dari jumlah tersebut, simpanan giro dan tabungan (CASA) meningkat 18 persen menjadi Rp75,2 triliun," jelasnya.

Pada aspek profitabilitas, Danamon membukukan pendapatan operasional konsolidasian sebesar Rp21,6 triliun atau tumbuh 5 persen secara tahunan. Kinerja ini didukung pertumbuhan pendapatan non-bunga sebesar 9 persen menjadi Rp3,7 triliun, dengan lonjakan tertinggi pada pendapatan non-bunga tresuri yang tumbuh 64 persen.

Di sisi lain, pendapatan operasional sebelum pencadangan (pre-provision operating profit/PPOP) meningkat 4 persen menjadi Rp9,6 triliun. Sejalan dengan penurunan biaya kredit sebesar 10 persen secara tahunan, laba bersih konsolidasian mencapai Rp4,0 triliun atau naik 14 persen dibanding tahun sebelumnya.

Dari sisi rasio rentabilitas, margin bunga bersih (net interest margin/NIM) sepanjang tahun 2025 tercatat sebesar 7,7 persen. Pertumbuhan tersebut dicapai dengan kualitas aset yang tetap solid. Rasio cakupan loan-at-risk (LAR coverage ratio) meningkat 560 basis poin menjadi 54,9 persen, sementara rasio LAR membaik menjadi 8,3 persen atau turun 230 basis poin dibandingkan tahun sebelumnya.

"Rasio cakupan kredit bermasalah (NPL coverage ratio) mencapai 280,7 persen, dengan rasio NPL bruto membaik 20 basis poin menjadi 1,7 persen," bebernya.

Selanjutnya, dari sisi likuiditas dan permodalan, Danamon mencatat rasio cakupan likuiditas (LCR) sebesar 158,9 persen atau naik 14,1 poin persentase dibanding periode yang sama tahun lalu.

"Rasio pendanaan stabil bersih (NSFR) berada di level 117,9 persen, sedangkan rasio kewajiban pemenuhan modal minimum (KPMM) konsolidasian mencapai 25,4 persen, jauh di atas ketentuan regulator," tukasnya.

 

Editor: Sabik Aji Taufan

Tag:  #bank #danamon #bukukan #laba #bersih #triliun #sepanjang #tahun #2025 #tumbuh #persen

KOMENTAR