Indonesia Akan Jadi Negara Ke-5 di Asia Miliki Kapal Induk, Terima Hibah dari Italia
Ilustrasi kapal induk Italia, Giuseppe Garibaldi.(seaforces.org)
08:12
17 Februari 2026

Indonesia Akan Jadi Negara Ke-5 di Asia Miliki Kapal Induk, Terima Hibah dari Italia

JAKARTA, KOMPAS – Indonesia dipastikan akan menjadi negara Asia kelima yang memiliki kapal induk, setelah pemerintah Italia menawarkan hibah ITS Giuseppe Garibaldi kepada TNI Angkatan Laut.

Kapal induk ini diperkirakan tiba sebelum peringatan Hari Ulang Tahun TNI pada 5 Oktober 2026.

Proses negosiasi dan administrasi antara kedua negara saat ini masih berjalan. Pemerintah Indonesia akan menyiapkan anggaran tambahan untuk penyesuaian dan modernisasi kapal sesuai kebutuhan operasional TNI AL.

Baca juga: Indonesia Akan Dapat Kapal Induk Giuseppe Garibaldi, Hibah dari Italia

Persiapan operasional

Brigadir Jenderal Rico Ricardo Sirait, Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Informasi Kementerian Pertahanan, menegaskan, “Giuseppe Garibaldi adalah hibah dari pemerintah Italia. Pemerintah Indonesia akan mengalokasikan anggaran untuk retrofitting atau penyesuaian agar sesuai dengan kebutuhan operasional TNI Angkatan Laut.”

Pernyataan ini menjelaskan bahwa hibah tidak membebaskan pemerintah dari tanggung jawab finansial terkait penyesuaian kapal.

Setelah negosiasi selesai, TNI AL akan memodifikasi teknologi kapal induk agar sesuai dengan kebutuhan mereka.

Sebelumnya, perusahaan swasta Republikorp menyatakan minatnya untuk melakukan modifikasi Garibaldi jika transfer ini terealisasi.

Namun, kementerian belum mengumumkan secara resmi sejauh mana peningkatan akan dilakukan dan pihak yang akan menanganinya.

Admiral Muhammad Ali, Kepala Staf TNI AL, menambahkan, “Garibaldi masih dalam proses. Kami berharap kapal ini akan tiba di Indonesia sebelum ulang tahun TNI.”

Kapal induk dan posisi Indonesia di Asia

Jika akuisisi terealisasi, Indonesia akan bergabung dengan negara-negara Asia yang sudah memiliki kapal induk: India dengan INS Vikrant dan INS Vikramaditya, China dengan Liaoning, Shandong, dan Fujian, Jepang yang mengubah dua kapal heli menjadi kapal induk untuk F-35B, serta Thailand dengan HMTS Chakri Naruebet.

ITS Giuseppe Garibaldi memiliki bobot 10.300 ton, dibangun pada 1980-an, dan awalnya mampu mengoperasikan pesawat tetap dan helikopter.

Kapal ini masuk cadangan pada Oktober 2024 setelah Italia menugaskan LHD Trieste sebagai pengganti.

Baca juga: Rencana Berubah, AS Kirim Kapal Induk Terbesar di Dunia ke Timur Tengah

Rencana kedatangan Garibaldi bertepatan dengan peringatan HUT TNI, yang biasanya menampilkan parade militer dan pameran alat utama sistem pertahanan baru. Kehadiran kapal induk ini berpotensi menjadi sorotan utama acara tahunan tersebut.

Fungsi dan tantangan akuisisi

Pemerintah menekankan bahwa kapal induk akan meningkatkan kemampuan operasional TNI AL, terutama untuk operasi militer non-perang (OMSP) seperti penanggulangan bencana, bantuan kemanusiaan, dan keamanan maritim.

Hal ini sejalan dengan kebijakan Modernisation of the Minimum Essential Force (MEF) yang menargetkan sejumlah kapal patroli rudal, empat fregat, dan minimal empat kapal perang berkemampuan helikopter.

Namun, beberapa ahli menilai bahwa kapal induk bukan prioritas bagi Indonesia.

Laporan The Diplomat menulis, “Dari sudut pandang taktis dan operasional, penanganan bencana membutuhkan kecepatan, fleksibilitas, akses ke perairan dangkal, dan kemampuan untuk memindahkan personel, peralatan teknik, fasilitas medis, dan bantuan langsung ke darat. Lokasi yang cocok untuk operasi udara bisa saja rusak dan tidak tersedia. Dengan demikian, menggunakan helikopter dari kapal induk untuk mengirim bantuan mungkin bukan solusi yang optimal.”

Collin Koh, pakar keamanan maritim Indo-Pasifik, menambahkan lewat X, “Memiliki jalan tol dan jalan utama yang ditetapkan sebagai landasan darurat di seluruh kepulauan jauh lebih masuk akal secara strategis dan operasional dibandingkan kapal induk.”

Pendapat ini merujuk pada upaya Kementerian Pertahanan mempersiapkan jalan tol untuk pendaratan darurat pesawat.

Baca juga: Spesifikasi Kapal Induk Giuseppe Garibaldi, Monster Laut Hadiah dari Italia

Tag:  #indonesia #akan #jadi #negara #asia #miliki #kapal #induk #terima #hibah #dari #italia

KOMENTAR