Vinicius Jr Sebut Luka Modric ''Gila'', Rindu kepada Sang Guru
Luka Modric (14) dibayangi Ebenezer Akinsanmiro dalam pertandingan sepak bola Serie A Liga Italia antara AC Milan vs Pisa SC di Stadion San Siro di Milan, Italia utara, pada 24 Oktober 2025. (Foto oleh Stefano RELLANDINI / AFP)(AFP/STEFANO RELLANDINI)
09:05
17 Februari 2026

Vinicius Jr Sebut Luka Modric ''Gila'', Rindu kepada Sang Guru

- Vinicius Junior menyebut Luka Modric "gila" lantaran tetap menunjukkan kualitas di level tinggi pada usia 40 tahun. Ia merindukan Modric.

Luka Modric jadi detak permainan AC Milan asuhan Massimiliano Allegri di Liga Italia 2025-2026.

Kualitas Modric sama sekali tak tergerus oleh usianya yang sudah memasuki kepala empat.

Tanyakan saja kepada Massimiliano Allegri yang telah 23 kali menurunkan Luka Modric di Liga Italia musim ini, 22 di antaranya sebagai starter.

Luka Modrid tercatat sudah melahap 1.916 menit bermain di Liga Italia 2025-2026 bersama AC Milan.

Hanya ada dua pemain Milan yang lebih sering tampil di lapangan ketimbang Modric, yakni kiper Mike Maignan (2.036 menit bermain) dan sang bek Matteo Gabbia (1.946).

Baca juga: Permintaan Luka Modric Setelah AC Milan Susah Payah Libas Pisa

Kebugaran dan konsistensi Modric membuat takjub eks rekan setimnya di Real Madrid, Vinicius Junior.

“Luka Modric itu gila," ujar Vinicius Junior via kanal Twitch Ibai Llanos, dikutip dari Tuttomercatoweb.

"Dia hampir berusia 41 tahun, dia istimewa. Tidak ada siapa pun seperti dia di sepak bola pada usia itu," kata Vini Jr menjelaskan.

Luka Modric pindah ke Milan pada musim panas 2025 setelah 13 tahun membela panji Real Madrid.

Ia pergi dari Real Madrid sebagai legenda. Bersama klub beralias Los Merengues itu, Modric memenangi enam gelar Liga Champions dan empat kali menjuarai Liga Spanyol.

Baca juga: Skor Pisa Vs AC Milan 1-2, Luka Modric Mulai Bicarakan Scudetto

"Dia sekarang di Milan, tahun lalu dia masih di Real Madrid. Dia yang terbaik di dunia. Saya benar-benar merindukannya karena dia selalu mengajari saya sesuatu,"

"Dia benci kalah, bahkan saat latihan,” ujar Vinicius Junior mengenang kebersamaannya dengan Luka Modric.

“Dia selalu marah ketika kalah. Tapi ketika kemudian dia berhasil menang… Ya Tuhan, tak tertahankan."

"Saya tidak beruntung bisa bermain bersama Cristiano Ronaldo. Tapi saya tidak bisa mengeluh, saya pernah bersama Karim Benzema dan Modric,” ujar Vinicius Junior menambahkan.

Perkataan Vinicius Junior itu menegaskan apa yang pernah disampaikan oleh pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri.

Luka Modric jadi mentor yang bagus untuk para pemain belia Rossoneri.

"Terlepas dari tekniknya yang luar biasa, dia benar-benar ingin meraih kemenangan ini pada akhirnya," kata Allegri tentang Modric yang jadi pemasti kemenangan 2-1 AC Milan atas Pisa.

"Kita semua harus belajar dari karakter dan kerendahan hatinya yang luar biasa. Kami sangat senang memilikinya di sini, para pemain muda harus memanfaatkan kesempatan bekerja sama dengannya sebaik mungkin," ujar Allegri dilansir dari Football Italia.

Tag:  #vinicius #sebut #luka #modric #gila #rindu #kepada #sang #guru

KOMENTAR