Dua Sisi VAR bagi Barcelona: Tim Paling Sering Dirugikan Sekaligus Penerima Manfaat Terbesar
Fermin Lopez (kanan) berduel dengan Vitor Reis dalam pertandingan sepak bola Liga Spanyol antara Girona vs Barcelona di Stadion Montilivi di Girona pada 16 Februari 2026. (Foto oleh Josep LAGO / AFP)(AFP/JOSEP LAGO)
10:06
17 Februari 2026

Dua Sisi VAR bagi Barcelona: Tim Paling Sering Dirugikan Sekaligus Penerima Manfaat Terbesar

Klub raksasa Liga Spanyol (LaLiga), Barcelona, tengah menjadi sorotan utama dalam perdebatan mengenai kualitas perwasitan.

Berdasarkan data statistik hingga pekan ke-23, klub asal Catalan tersebut menunjukkan anomali yang unik terkait penggunaan teknologi peninjau video atau VAR.

Meski belakangan ini gencar menyuarakan kritik terhadap kinerja wasit, Barcelona tercatat sebagai tim yang paling sering terlibat dalam intervensi teknologi tersebut di pentas LaLiga.

Frekuensi tinjauan yang sangat tinggi menempatkan Blaugrana pada posisi ekstrem, yakni sebagai tim yang paling terdampak sekaligus salah satu penerima manfaat terbesar.

Berdasarkan laporan Diario AS, pertandingan yang melibatkan anak asuh Hansi Flick telah diinterupsi oleh teknologi VAR sebanyak 16 kali hingga Matchday 23.

Baca juga: Kontroversi Girona Vs Barcelona, Pau Cubarsi: Semua Tahu yang Terjadi

Angka ini merupakan salah satu yang tertinggi di divisi utama, menunjukkan betapa seringnya keputusan di lapangan harus ditinjau ulang dalam laga-laga mereka.

Menariknya, catatan tersebut menunjukkan angka yang seimbang dalam hal dampak akhir.

Dari total 16 intervensi, delapan keputusan di antaranya memberikan keuntungan bagi tim, menjadikannya tim kedua yang paling banyak diuntungkan setelah Mallorca.

Beberapa momen krusial yang menguntungkan mereka meliputi pengusiran tiga pemain lawan serta pengesahan gol Robert Lewandowski.

Selain itu, teknologi ini berperan vital dalam laga El Clasico terbaru.

Saat itu, penalti yang sempat diberikan kepada Vinicius Jr. dibatalkan, dan gol yang dicetak Kylian Mbappe untuk Real Madrid juga dianulir setelah tinjauan video.

Catatan Kerugian yang Setara dengan Rival

Baca juga: Kata-kata Hansi Flick Usai Skor Girona Vs Barcelona 2-1

Di sisi lain, jumlah keputusan yang merugikan bagi skuad asuhan Hansi Flick juga mencapai angka delapan.

Catatan kerugian ini membuat mereka memiliki jumlah intervensi negatif yang sama banyaknya dengan rival abadi mereka, Real Madrid.

Beberapa kerugian yang dialami tim meliputi pembatalan gol milik Ferran Torres dan Fermin Lopez.

Pau Cubarsi merayakan gol dengan rekan setimnya dalam pertandingan sepak bola Liga Spanyol antara Girona vs Barcelona di Stadion Montilivi di Girona pada 16 Februari 2026. (Foto oleh Josep LAGO / AFP)AFP/JOSEP LAGO Pau Cubarsi merayakan gol dengan rekan setimnya dalam pertandingan sepak bola Liga Spanyol antara Girona vs Barcelona di Stadion Montilivi di Girona pada 16 Februari 2026. (Foto oleh Josep LAGO / AFP)

Selain itu, terdapat tiga hukuman penalti yang diberikan kepada lawan akibat pelanggaran handball yang dilakukan oleh Alejandro Balde, Ronald Araujo, serta Eric Garcia.

Tingginya angka keterlibatan teknologi ini dibandingkan dengan klub lain seperti Atletico Madrid disinyalir menjadi pemicu protes keras dari manajemen klub.

Protes Resmi dan Sorotan "Standar Ganda"

Merespons rentetan kejadian tersebut, manajemen klub dilaporkan telah mengirimkan surat pengaduan resmi kepada Federasi Sepak Bola Kerajaan Spanyol (RFEF) dan Komite Teknis Wasit (CTA).

Dalam dokumen tersebut, pihak klub menyatakan kekhawatiran mendalam atas kriteria perwasitan yang dianggap tidak konsisten.

Pihak klub menyoroti adanya "standar ganda" dalam pemberian kartu merah serta keputusan terkait handball yang dinilai berbeda-beda meski dipimpin oleh wasit yang sama.

Baca juga: Klasemen Liga Spanyol Usai Hasil Girona Vs Barcelona 2-1

Selain itu, mereka mengkritik penggunaan teknologi untuk membuat "keputusan nanometrik" yang sering kali merugikan, seperti pada pembatalan gol Lewandowski dan Lamine Yamal.

Melalui surat tersebut, klub menegaskan bahwa mereka tidak mempertanyakan profesionalisme para wasit, mereka menuntut peninjauan mendesak terhadap kriteria yang diterapkan untuk memastikan perlakuan yang setara dan menjaga prestise kompetisi RFEF.

Tag:  #sisi #bagi #barcelona #paling #sering #dirugikan #sekaligus #penerima #manfaat #terbesar

KOMENTAR