Kacamata Ray-Ban Meta Melejit, Penjualan Naik 3 Kali Lipat
- Penjualan perangkat wearable kacamata pintar (smart glasses) buatan Meta menunjukkan lonjakan signifikan sepanjang 2025.
Berdasarkan laporan keuangan kuartal keempat (Q4) 2025 EssilorLuxottica, induk perusahaan Facebook, Instagram, dan WhatsApp itu telah menjual lebih dari tujuh juta unit kacamata pintar dalam satu tahun terakhir.
EssilorLuxottica sendiri merupakan konglomerat kacamata asal Prancis-Italia yang telah bekerja sama dengan Meta sejak peluncuran kacamata pintar Ray-Ban Stories generasi pertama pada 2021.
Baca juga: Alibaba Rilis Quark AI Glasses, Kacamata Pintar Penantang Meta Ray-Ban
Dalam laporannya, EssilorLuxottica menyebut penjualan kacamata pintar Meta sepanjang 2025 meningkat lebih dari tiga kali lipat dibandingkan laporan sebelumnya.
Sebagai pembanding, dalam laporan Februari 2025, kacamata pintar Ray-Ban generasi pertama yang dirilis pada akhir 2023 tercatat hanya terjual sekitar dua juta unit.
Rilis banyak model baru
Adapun lonjakan penjualan tersebut tidak lepas dari ambisi Meta dan EssilorLuxottica dalam merilis berbagai model kacamata pintar sepanjang 2025.
Selain menghadirkan pembaruan perangkat keras untuk kacamata Ray-Ban Meta, kedua perusahaan itu juga memperluas portofolio produknya lewat peluncuran Oakley Meta HSTN dan Oakley Meta Vanguard.
Tak hanya itu, Meta dan EssilorLuxottica juga memperkenalkan perangkat kacamata pintar lain, yaitu Meta Ray-Ban Display yang dipasarkan dengan harga 800 dollar AS (sekitar Rp 13,4 jutaan).
Dalam laporan keuangan kuartal keempat (Q4) 2025, EssilorLuxottica menyebut penjualan kacamata pintar Meta sepanjang 2025 meningkat lebih dari tiga kali lipat dibandingkan laporan sebelumnya. Meta Ray-Ban Display sendiri merupakan kacamata pintar pertama buatan Meta dan EssilorLuxottica yang dibekali heads-up display (HUD), yakni fitur yang memungkinkan informasi digital ditampilkan langsung di bidang pandang pengguna.
Di luar segmen kacamata pintar, EssilorLuxottica menyebut bahwa tahun 2025 menandai fase penting dalam transformasi perusahaan dari produsen optik menjadi grup medical tech (medtech) dan big data.
Baca juga: Meta PHK Massal Lagi, Ratusan Pegawai Dirumahkan
Disebut demikian karena pertumbuhan bisnis perusahaan ikut didorong oleh Nuance Audio, yakni produk kacamata berfungsi sebagai alat bantu dengar, serta pengembangan platform layanan kesehatan berbasis kecerdasan buatan (AI).
Meski saat ini Meta dan EssilorLuxottica masih memimpin pasar kacamata pintar, persaingan perangkat wearable berbasis extended reality (XR) dinilai baru memasuki tahap awal.
Pasalnya, sejumlah perusahaan teknologi besar, seperti Google, Samsung, dan Apple disebut tengah mempersiapkan produk serupa, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari Roadtovr.