Dokumen FBI Ungkap Dugaan Jeffrey Epstein sebagai Agen Mossad Israel
- Dalam 3 juta halaman Departemen Kehakiman Amerika Serikat yang dirilis akhir bulan lalu, disebutkan bahwa Jeffrey Epstein merupakan mata-mata atau agen Mossad Israel.
Melansir Anadolu, Minggu (8/2/2026), dugaan tersebut berasal dari keterangan seorang informan rahasia Biro Investigasi Federal (FBI) yang tertuang dalam berkas perkara Epstein.
Dalam catatan resmi pemerintah, informan yang dikategorikan sebagai Confidential Human Source (CHS) itu mengungkapkan bahwa pengacara Epstein, Alan Dershowitz, pernah memberikan pernyataan khusus kepada Alexander Acosta, yang saat itu menjabat sebagai Jaksa Agung Distrik Selatan Florida.
Baca juga: Beredar Foto Miliarder Dunia Hadiri Makan Malam “Liar” Epstein, Ada Bos Meta
Dershowitz menyebut bahwa kliennya, Epstein, merupakan bagian dari jaringan intelijen Amerika Serikat dan negara sekutunya.
“CHS membagikan rekaman panggilan telepon antara Dershowitz dan Epstein, di mana ia mencatat beberapa hal," demikian isi dokumen itu.
"Setelah panggilan tersebut, Mossad kemudian akan menghubungi Dershowitz untuk memberikan pengarahan. Epstein dekat dengan mantan Perdana Menteri Israel, Ehud Barak dan dilatih sebagai mata-mata di bawah bimbingannya,” bunyi lanjutan dokumen.
Informan tersebut meyakini bahwa keterlibatan Epstein sebagai agen Mossad terjadi di tengah memanasnya persaingan regional yang melibatkan Israel.
Hal ini diperkuat dengan pandangan Barak yang disebut-sebut menganggap Perdana Menteri Benjamin Netanyahu sebagai sosok kriminal.
Baca juga: Menengok Nasib Little St James, Pulau Pribadi Epstein Tempat Perdagangan Seks
Respons Netanyahu
Menanggapi kabar yang beredar, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu akhirnya buka suara.
Pada Jumat (6/2/2026), ia secara tegas membantah keterlibatan Epstein dengan dinas rahasia negaranya.
Dalam komentar publik pertamanya mengenai dokumen Epstein, Netanyahu menyatakan bahwa hubungan dekat antara Epstein dan Ehud Barak tidak menunjukkan bahwa pelaku kejahatan seksual itu bekerja sama untuk Israel.
Menurutnya, hal itu justru membuktikan sebaliknya.
Kumpulan dokumen terbaru terkait Epstein yang dirilis oleh Departemen Kehakiman menyebutkan beberapa tokoh penting, termasuk Dershowitz, serta anggota elite politik dan keuangan.
Baca juga: Misteri Baru Kematian Jeffrey Epstein, Muncul Dokumen Bertanggal Sehari Sebelum Kejadian
Epstein sumbang kelompok pro Israel
Dokumen itu juga mengungkapkan, Epstein mendanai Friends of Israel Defense Forces (FIDF) dan organisasi pembangunan pemukiman Jewish National Fund (JNF).
Epstein disebut mengirimkan 25.000 dollar AS ke FIDF.
FIDF menyebut dirinya sebagai "organisasi resmi" yang berwenang untuk mengumpulkan sumbangan amal atas nama tentara Israel di seluruh AS.
Menurut dokumen tersebut, Epstein juga menyumbangkan 15.000 dollar AS kepada organisasi nirlaba JNF.
Tag: #dokumen #ungkap #dugaan #jeffrey #epstein #sebagai #agen #mossad #israel