Taruhan AI Raksasa Teknologi Dipertanyakan Saat Ringkasan AI Google Dinilai Membahayakan Informasi Kesehatan Publik
Seorang pengguna mengakses informasi kesehatan melalui Google di tengah sorotan terhadap akurasi ringkasan berbasis kecerdasan buatan. (Foto: The Guardian)
05:09
14 Januari 2026

Taruhan AI Raksasa Teknologi Dipertanyakan Saat Ringkasan AI Google Dinilai Membahayakan Informasi Kesehatan Publik

 

— Ambisi raksasa teknologi dunia seperti Google kembali diuji, kali ini di ranah paling sensitif: informasi kesehatan publik. Investigasi terbaru dari The Guardian menunjukkan bahwa kecerdasan buatan (AI) yang dirancang untuk mempermudah pencarian ternyata berpotensi menyesatkan dan menimbulkan risiko serius bagi pengguna.

Menanggapi temuan ini, Google akhirnya menarik sebagian fitur AI Overviews, yaitu ringkasan otomatis berbasis AI yang muncul di bagian atas hasil pencarian. Langkah ini dilakukan setelah terungkap bahwa beberapa ringkasan menyajikan informasi medis yang keliru, berisiko memberi rasa aman palsu kepada pasien dengan kondisi serius, terutama terkait hasil tes darah dan fungsi hati.

Dilansir dari The Guardian, Selasa (13/1/2026), penelusuran terhadap AI Overviews menunjukkan bahwa Google memberikan informasi yang tidak akurat ketika pengguna menanyakan “rentang hasil normal tes darah untuk fungsi hati.” Data yang ditampilkan berisi banyak angka tanpa konteks, dan sama sekali tidak mempertimbangkan faktor penting seperti usia, jenis kelamin, etnisitas, maupun kondisi klinis pasien.

Para ahli menilai temuan tersebut sangat mengkhawatirkan karena ringkasan AI Google menyajikan informasi keliru mengenai tes fungsi hati yang krusial. Kesalahan ini berpotensi membuat pasien dengan penyakit hati serius merasa kondisi mereka normal dan menunda atau mengabaikan tindak lanjut medis yang diperlukan.

Menanggapi kekhawatiran publik, Google menyatakan akan menghapus AI Overviews untuk kueri “kisaran hasil normal tes darah hati” dan “kisaran hasil normal tes fungsi hati”. Seorang juru bicara perusahaan menegaskan, “Dalam kasus ketika AI Overviews kehilangan konteks, kami melakukan perbaikan menyeluruh dan mengambil tindakan sesuai kebijakan kami.”

Keputusan ini mendapat sambutan positif dari beberapa ahli. Direktur komunikasi dan kebijakan British Liver Trust, Vanessa Hebditch, mengatakan, “Ini kabar yang sangat baik, dan kami senang melihat penghapusan AI Overviews Google dalam kasus ini.” Meski begitu, dia mengingatkan, “Jika pertanyaannya diajukan dengan cara berbeda, ringkasan AI yang berpotensi menyesatkan masih bisa muncul, dan kami tetap khawatir informasi kesehatan berbasis AI lainnya tidak akurat dan membingungkan.”

Investigasi The Guardian juga menemukan bahwa variasi pertanyaan seperti “kisaran acuan tes fungsi hati” masih memunculkan ringkasan AI. Hebditch menekankan, “Tes fungsi hati adalah kumpulan beberapa tes darah. Memahami hasilnya kompleks dan jauh lebih dari sekadar membandingkan angka.” Dia menambahkan, ringkasan AI gagal memperingatkan bahwa hasil normal pun bisa muncul pada pasien dengan penyakit hati serius, “dan rasa aman palsu ini bisa sangat berbahaya.”

Kekhawatiran senada disampaikan Sue Farrington, Ketua Patient Information Forum, organisasi yang mempromosikan informasi kesehatan berbasis bukti. Dia menilai penghapusan ringkasan AI Google sebagai langkah awal yang positif, namun menekankan masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan untuk menjaga kepercayaan publik. “Ini hasil yang baik, tetapi baru langkah pertama untuk menjaga kepercayaan publik terhadap hasil pencarian kesehatan Google,” kata Farrington. 

Sementara itu, Google—yang menguasai sekitar 91 persen pangsa pasar mesin pencari global—menyatakan masih meninjau contoh-contoh lain yang disampaikan The Guardian. Perusahaan menegaskan bahwa AI Overviews hanya ditampilkan ketika tingkat kepercayaan terhadap kualitas jawabannya tinggi dan telah ditinjau oleh tim internal klinisi.

Namun, kritik terus berdatangan. Victor Tangermann, editor senior situs teknologi Futurism, menilai investigasi ini menunjukkan Google masih memiliki pekerjaan besar. “Google perlu memastikan alat AI-nya tidak menyebarkan misinformasi kesehatan yang berbahaya,” ujarnya. Senada, Matt Southern, penulis senior Search Engine Journal, menekankan bahwa kesalahan dalam ringkasan AI di bidang kesehatan bisa berdampak serius. “AI Overviews muncul di atas hasil pencarian. Saat topiknya kesehatan, kesalahan informasi memiliki konsekuensi yang jauh lebih besar,” katanya.

Kasus ini menegaskan tantangan serius yang dihadapi raksasa teknologi global: bagaimana menyeimbangkan inovasi AI dengan tanggung jawab publik. Di tengah perlombaan teknologi yang melibatkan figur berpengaruh dunia, keakuratan dan keselamatan informasi—terutama soal kesehatan—menjadi taruhan strategis yang tidak bisa dinegosiasikan.

Editor: Setyo Adi Nugroho

Tag:  #taruhan #raksasa #teknologi #dipertanyakan #saat #ringkasan #google #dinilai #membahayakan #informasi #kesehatan #publik

KOMENTAR