Catatan Jeffrey Epstein Menyinggung Dugaan Perselingkuhan Bill Gates, Yayasan Gates Bantah Keras Tuduhan Itu
Bill Gates, salah satu tokoh yang namanya muncul dalam rilis berkas Epstein. (Foto: The New York Times)
13:57
2 Februari 2026

Catatan Jeffrey Epstein Menyinggung Dugaan Perselingkuhan Bill Gates, Yayasan Gates Bantah Keras Tuduhan Itu

 

— Ratusan ribu halaman dokumen yang baru dirilis Pemerintah Amerika Serikat kembali memicu perdebatan tentang jaringan sosial dan jejaring kekuasaan di antara elite global.

Kali ini, perhatian internasional tertuju pada nama Bill Gates, pendiri Microsoft sekaligus filantropis terkemuka dunia, setelah sejumlah catatan pribadi Jeffrey Epstein menyiratkan tuduhan serius tentang kehidupan pribadi Gates yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya.

Dokumen yang dirilis oleh U.S. Department of Justice (DOJ) termasuk ribuan surel yang menunjukkan catatan Epstein tentang Gates, beberapa di antaranya disusun pada Juli 2013.

Melansir The New York Times, Senin (2/2/2026), catatan itu menyiratkan bahwa Gates diduga terlibat dalam hubungan seksual di luar pernikahan—isu yang kemudian dibantah secara kuat oleh wakil Gates Foundation. 

Dalam salah satu surel yang ditemukan di arsip, Epstein menulis klaim yang sangat eksplisit tentang kehidupan pribadi Gates. Ia mengaku pernah membantu Gates “mendapatkan obat-obatan … untuk menghadapi konsekuensi dari hubungan seks dengan perempuan Rusia” serta memfasilitasi pertemuan dengan perempuan yang sudah menikah.

Namun perlu ditekankan bahwa surel tersebut dibuat oleh Epstein untuk dirinya sendiri dan tidak menunjukkan bukti bahwa pesan itu pernah dikirim kepada Gates atau bahwa klaim itu benar adanya. 

Selain itu, dalam draft surel lain yang ditemukan, Epstein menuduh Gates karena memilih untuk “mengabaikan dan membuang persahabatan yang telah berkembang selama enam tahun,” sekaligus menuding Gates menjauh demi menjaga reputasi publiknya. Tuduhan ini dimaksudkan oleh Epstein untuk mengungkapkan rasa kecewanya setelah hubungan mereka berakhir. 

Menanggapi keberadaan dokumen tersebut, juru bicara Bill & Melinda Gates Foundation memberikan bantahan tegas. Pihaknya mengatakan, “Tuduhan ini—berasal dari seorang yang terbukti pembohong dan pendendam—benar-benar mengada-ada dan sepenuhnya keliru.”

Pernyataan resmi itu menambahkan bahwa satu-satunya hal yang ditunjukkan dokumen ini adalah frustrasi Epstein karena tidak memiliki hubungan berkelanjutan dengan Gates serta upaya ekstrem yang dia lakukan untuk menjebak dan mencemarkan nama baik Gates. 

Pakar hukum menilai bahwa meskipun dokumen ini menarik perhatian publik, penting diingat bahwa catatan tersebut tidak sama dengan bukti yang dapat dibuktikan di pengadilan. Sebanyak lebih dari tiga juta halaman dokumen dirilis di bawah ketentuan Epstein Files Transparency Act, yang bertujuan untuk membuka arsip investigasi lama.

Dokumen-dokumen ini mencakup email, foto, dan materi lain dari penyelidikan terhadap Epstein, yang meninggal pada 2019 lalu saat menunggu persidangan federal atas tuduhan perdagangan seks. 

Bill Gates sendiri pernah secara terbuka menyesali keterlibatannya dengan Epstein. Dalam wawancara tahun 2021, Gates menyebut hubungan itu sebagai “kesalahan besar” dan menyatakan bahwa pertemuan mereka terjadi karena harapan untuk menggalang dana bagi filantropi global, bukan hubungan pribadi yang kuat. Pengakuan itu menunjukkan upaya Gates untuk menjauh dari interpretasi yang lebih sensasional terhadap interaksinya dengan Epstein. 

Sebagai informasi, hubungan Gates–Epstein dimulai sekitar 2011, setelah Epstein sebelumnya dihukum karena memfasilitasi prostitusi di bawah umur. Hubungan ini kemudian menjadi salah satu faktor yang disebut-sebut berkontribusi pada keretakan rumah tangga Gates dengan Melinda French Gates, yang berujung pada perceraian pasangan itu pada 2021. 

Dalam dokumen lain yang turut dirilis, Epstein juga menuliskan bahwa ia memutuskan untuk mengundurkan diri dari perannya di Gates Foundation dan think tank BG3 karena terlibat dalam “pertikaian rumah tangga serius antara Melinda dan Bill,” serta tuduhan bahwa sia diminta Gates untuk terlibat dalam aktivitas “yang secara moral tidak pantas, secara etis bermasalah, dan berpotensi melanggar hukum.” Tuduhan ini kembali dibantah oleh perwakilan Gates. 

Kontroversi yang muncul dari dokumen ini mencerminkan bagaimana catatan pribadi, terutama yang ditulis oleh figur kontroversial seperti Epstein, dapat memicu sorotan global ketika nama-nama elite dunia terlibat. Meski demikian, pakar media dan hukum menekankan perlunya berhati-hati dalam menyikapi materi yang belum terverifikasi secara independen serta jauh dari proses legal formal.

Kasus ini selanjutnya menunjukkan pentingnya transparansi dan kehati-hatian dalam pelaporan isu yang menggabungkan reputasi pribadi, hubungan elite global, dan dokumen pemerintah yang baru dibuka—agar publik mendapatkan informasi yang tepat, akurat, dan bebas dari simpang siur spekulasi.

Editor: Setyo Adi Nugroho

Tag:  #catatan #jeffrey #epstein #menyinggung #dugaan #perselingkuhan #bill #gates #yayasan #gates #bantah #keras #tuduhan

KOMENTAR