Heboh! Jejak Kaki Dinosaurus Berusia 200 Juta Tahun Ditemukan di Lokasi Olimpiade Musim Dingin Italia
Ilustrasi Dinosaurus Comptonatus Chasei. (Pubity).
11:48
18 Desember 2025

Heboh! Jejak Kaki Dinosaurus Berusia 200 Juta Tahun Ditemukan di Lokasi Olimpiade Musim Dingin Italia

 - Wilayah pegunungan Alpen di Italia mendadak jadi sorotan dunia. Bukan karena persiapan atletnya, melainkan karena penemuan ratusan meter jejak kaki dinosaurus raksasa di kawasan yang akan menjadi tuan rumah Olimpiade Musim Dingin 2026.

Penemuan langka ini berlokasi di Taman Nasional Stelvio, tepatnya di antara wilayah Bormio dan Livigno. Jejak purba ini diperkirakan berusia lebih dari 200 juta tahun, membawa kita kembali ke masa saat raksasa darat menguasai Bumi.

Bukti Nyata Dinosaurus Hidup Berkelompok

Para ilmuwan dibuat takjub karena jejak-jejak tersebut tersusun sangat rapi dan sejajar. Hal ini mematahkan anggapan bahwa dinosaurus selalu bergerak sendiri. Pola ini menjadi bukti kuat adanya perilaku sosial yang kompleks pada hewan purba tersebut.

Gubernur wilayah Lombardy, Attilio Fontana, menegaskan pentingnya temuan ini.

"Kumpulan jejak kaki dinosaurus ini adalah salah satu koleksi terbesar di seluruh Eropa, bahkan di seluruh dunia," ujar Attilio Fontana.

Ia juga menambahkan bahwa situs ini bukan sekadar jalur lintasan biasa.

"Koleksi tersebut membentang hingga ratusan meter dan juga mewakili serangkaian perilaku hewan, karena selain melihat hewan berjalan bersama, ada juga tempat-tempat di mana hewan-hewan ini bertemu," katanya.

Berawal dari Kejelian Fotografer Alam

Siapa sangka, penemuan bersejarah ini justru berawal dari jepretan kamera seorang fotografer alam bernama Elio Della Ferrera. Ia melihat pola aneh di lereng berbatu yang hampir vertikal dan sulit diakses.

Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada ahli paleontologi kenamaan, Cristiano Dal Sasso dari Museum Sejarah Alam Milan.

"Ini adalah warisan ilmiah yang sangat besar," kata Dal Sasso dalam pernyataan resminya.

Tim ahli menemukan bahwa dinosaurus-dinosaurus ini bergerak secara sinkron. Bahkan, ditemukan pola melingkar yang diduga sebagai strategi pertahanan kelompok.

Jejak Cakar yang Terawetkan Sempurna

Meski sudah berusia jutaan tahun, detail anatomi kaki dinosaurus ini masih terlihat sangat jelas. Hal ini terjadi karena saat itu mereka berjalan di atas lumpur berkapur yang sangat lunak di sekitar Samudra Tethys purba.

Ahli jejak fosil, Fabio Massimo Petti, menjelaskan fenomena alam yang luar biasa ini. Jejak-jejak itu terbentuk ketika sedimen masih lunak dan jenuh dengan air, di dataran pasang surut yang luas di sekitar Samudra Tethys.

"Sifat plastis lumpur berkapur yang sangat halus itu… telah melestarikan detail anatomi yang benar-benar luar biasa, seperti jejak jari kaki dan bahkan cakar," ucapnya.

Mengenal Sang Pemilik Jejak: Nenek Moyang Brontosaurus

Berdasarkan analisis ahli, jejak tersebut berasal dari kelompok prosauropoda. Mereka adalah dinosaurus herbivora berleher panjang yang merupakan nenek moyang dari raksasa legendaris seperti Brontosaurus.

Selain itu, ditemukan pula jejak predator dan archosaur (nenek moyang buaya). Menariknya, terdapat jejak kaki berukuran kecil yang menunjukkan adanya dinosaurus muda yang ikut dalam kawanan tersebut.

Ahli geologi Fabrizio Berra mengibaratkan situs di Alpen ini sebagai sebuah buku sejarah yang terbuka.

"Karena lapisan yang mengandung jejak tersebut beragam dan saling tumpang tindih, kita memiliki kesempatan unik untuk mempelajari evolusi hewan dan lingkungannya dari waktu ke waktu. Seperti membaca halaman-halaman buku batu," ungkapnya.

Penemuan ini kini menjadi salah satu koleksi paleontologi paling signifikan di dunia, menambah daftar panjang keajaiban prasejarah yang berhasil terungkap di dataran Eropa.

Editor: Kuswandi

Tag:  #heboh #jejak #kaki #dinosaurus #berusia #juta #tahun #ditemukan #lokasi #olimpiade #musim #dingin #italia

KOMENTAR