IHSG Akhirnya Menguat 1,57% di Sesi I, Saham-saham Ini Bisa Dipantau
Ilustrasi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. [Suara.com/Alfian Winanto]
13:10
3 Februari 2026

IHSG Akhirnya Menguat 1,57% di Sesi I, Saham-saham Ini Bisa Dipantau

Baca 10 detik
  • IHSG menguat 1,57 persen mencapai 8.047 pada Selasa, 3 Februari 2026, sejalan bursa regional dan merespons positif kesepakatan tarif AS-India.
  • Sentimen positif juga berasal dari data manufaktur AS yang ekspansif dan hasil diskusi OJK, BEI, serta MSCI mengenai transparansi pasar.
  • Penguatan domestik ditopang data makro, termasuk surplus neraca perdagangan dan aktivitas manufaktur nasional yang kembali ke zona ekspansi.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya berbalik menguat pada sesi pertama perdagangan Selasa, 3 Februari 2026. IHSG naik 124 poin atau 1,57 persen ke level 8.047, setelah sempat tertekan di awal perdagangan.

Pilarmas Investindo Sekuritas dalam risetnya menyebut, penguatan IHSG sejalan dengan kinerja bursa regional Asia yang bergerak di zona hijau.

Pasar merespons positif kabar kesepakatan antara Amerika Serikat (AS) dan India, setelah Presiden AS Donald Trump memangkas tarif impor India menjadi 18 persen dari sebelumnya 25 persen. Kebijakan tersebut dinilai meredakan ketegangan dagang kedua negara.

Dari Amerika Serikat, sentimen positif juga datang dari data ekonomi makro yang solid. Indeks ISM Manufacturing tercatat melonjak ke level 52,6 dari sebelumnya 47,9, menandakan aktivitas manufaktur kembali berada di zona ekspansi.

IHSG terus menguat pada Desember 2025 dan diprediksi akan mencapai level psikologis baru 9000 di 2026. [Antarra] PerbesarIHSG terus menguat pada Desember 2025 dan diprediksi akan mencapai level psikologis baru 9000 di 2026. [Antarra]

Capaian ini menjadi laju tercepat sejak 2022, didorong oleh pertumbuhan pesanan baru dan produksi yang kuat.

Dari dalam negeri, penguatan IHSG ditopang oleh langkah regulator dalam menstabilkan pasar pasca munculnya kekhawatiran MSCI terkait transparansi pasar.

Pelaku pasar menyambut positif hasil diskusi antara Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bursa Efek Indonesia (BEI), dan MSCI yang disebut berjalan lancar serta akan berlanjut ke pembahasan teknis, termasuk panduan metodologi dan perhitungan indeks.

Selain itu, rilis data makroekonomi domestik turut menjadi katalis positif. Aktivitas manufaktur nasional tercatat berada di zona ekspansi, ditambah dengan surplus neraca perdagangan yang memperkuat optimisme pelaku pasar terhadap prospek ekonomi.

Trafik Perdagangan

Pada perdagangan pada sesi I ini, sebanyak 36,39 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 17,62 triliun, serta frekuensi sebanyak 1,93 juta kali.

Dalam perdagangan hari ini, sebanyak 611 saham bergerak naik, sedangkan 175 saham mengalami penurunan, dan 172 saham tidak mengalami pergerakan.

Adapun, beberapa saham yang menjadi Top Gainers pada Hari ini diantaranya, LRNA, LMPI, SOHO, WAPO, KICI, POLU, OASA, ESTI, CBDK, JATI, NTBK.

Sedangkan, saham yang masuk dalam Top Loser diantaranya, NSSS, MORA, FILM, SSTM, UNIQ, ASLI, LINK, SWID, ARKO, PACK, INTD.

Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi. Investor disarankan untuk melakukan riset mendalam sebelum mengambil keputusan.

Editor: Achmad Fauzi

Tag:  #ihsg #akhirnya #menguat #sesi #saham #saham #bisa #dipantau

KOMENTAR