Anak di Atas 2 Tahun Tak Wajib Minum Susu, Ini Kata Dokter
Ilustrasi anak minum susu. Benarkah menikah dengan orang Indonesia bisa sebabkan anak intoleransi laktosa?(Freepik/jcomp)
19:06
28 Januari 2026

Anak di Atas 2 Tahun Tak Wajib Minum Susu, Ini Kata Dokter

- Banyak orangtua masih menganggap susu sebagai minuman wajib bagi anak, bahkan setelah usia dua tahun.

Meski susu termasuk salah satu sumber gizi, namun anak di atas usia dua tahun sebenarnya tak harus mengonsumsinya.

“Sebenarnya, setelah berusia dua tahun, anak tidak wajib minum susu,” ungkap dr. Susanti Himawan, Sp.A dari Primaya Hospital Kelapa Gading, saat diwawancarai via Google Meet, Rabu (28/1/2026).

Dokter spesialis anak yang juga berpraktik sebagai konselor laktasi ini melanjutkan, susu hanya diperlukan selama masa pemberian makanan pendamping air susu ibu (MPASI), yakni selama dua tahun pertama.

Baca juga: Cara Membedakan Alergi Susu Sapi dan Intoleransi Laktosa Menurut Dokter

Setelah itu, susu tidak diperlukan karena fokus pemenuhan gizi anak bukan lagi bergantung pada susu, melainkan kualitas makanan harian.

“Kita mengutamakan sumber gizi yang didapat anak  berasal dari nutrisi yang berkualitas baik, dan gizi seimbang. Bukan dari susu,” terang dr. Susanti.

Menurut dia, orangtua perlu mengubah pola pikir yang menjadikan susu sebagai sumber gizi utama. Anak justru perlu dibiasakan memperoleh zat gizi dari makanan sehari-hari yang bernutrisi.

Baca juga: Tak Cukup Sekedar Mengasuh, Tumbuh Kembang Anak Butuh Asih dan Asah

Dalam program MBG, susu adalah sumber nutrisi yang tak tergantikan, yang krusial bagi kesehatan dan perkembangan otak serta tulang anak-anak.Dok. Pexels/Alex Green Dalam program MBG, susu adalah sumber nutrisi yang tak tergantikan, yang krusial bagi kesehatan dan perkembangan otak serta tulang anak-anak.

Bagaimana dengan susu UHT?

Pertanyaan lain yang kerap muncul adalah mengenai susu UHT, yakin kapan anak boleh mengonsumsinya. dr. Susanti menyebutkan bahwa anak sebenarnya sudah boleh mengenal susu UHT sejak usia satu tahun.

“Dari usia satu tahun ke atas sudah boleh mencicipi susu UHT, tapi bukan yang menjadi utama. Kalau sekadar snacking, kadang-kadang minum, boleh. Tapi bukan untuk setiap hari,” tegas dia.

Baca juga: Risiko Diabetes dan Hipertensi Usia Dewasa Mengintai Anak Stunting

Sampai anak berusia dua tahun, anak sebaiknya mengonsumsi ASI karena merupakan jenis susu terbaik untuk perkembangan mereka. Selanjutnya adalah mengonsumsi beragam jenis makanan untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya.

Jika anak berusia di atas dua tahun ingin diberikan susu, konsumsinya perlu dibatasi agar anak tidak terlalu kenyang serta supaya tidak mengganggu asupan nutrisi dari makanan lain.

“Kalau anaknya mau minum susu maksimal hanya 500 cc saja per hari. Kalau lebih dari itu, akan berisiko menggeser asupan nutrisi, yang seharusnya lebih penting untuk dikonsumsi oleh seorang anak,” ucap dr. Susanti.

Ia menambahkan, jika tujuan minum susu untuk mendapatkan kalsium, sebenarnya bisa didapatkan dari makanan lain yang berasal dari susu, seperti keju atau yogurt. 

Baca juga: Apa Bedanya Susu UHT dan Fresh Milk?

Bagaimana jika susu UHT dipakai dalam MPASI?

Ilustrasi anak minum susu. Benarkah minum susu setiap hari bikin anak tumbuh tinggi? Simak penjelasan dokter soal fakta gizi dan peran susu dalam pertumbuhan anak.PEXELS/ALEX GREEN Ilustrasi anak minum susu. Benarkah minum susu setiap hari bikin anak tumbuh tinggi? Simak penjelasan dokter soal fakta gizi dan peran susu dalam pertumbuhan anak.

Saat ini, banyak resep kudapan MPASI yang menggunakan susu UHT sebagai salah satu bahannya. Misalnya saja pannacota atau kentang susu keju panggang. Menurut dr.Susanti hal ini boleh saja.

“Kalau konsepnya itu untuk MPASi, dimasak, boleh. Tapi, bukan susu uHT sebagai yang utama,” terang dr. Susanti.

Kendati begitu, orangtua juga harus memperhatikan kandungan gulanya.

Baca juga: Kenapa MPASI Dimulai dari 6 Bulan? Ini Penjelasan Dokter

Tag:  #anak #atas #tahun #wajib #minum #susu #kata #dokter

KOMENTAR