Cek Tarif Iuran BPJS Kesehatan 2026, Cara Bayar Lewat HP agar Terhindar dari Denda Puluhan Juta
Ilustrasi BPJS Kesehatan. Jangan sampai kena denda Rp 30 juta! Simak rincian iuran BPJS Kesehatan 2026, cara aktivasi kartu nonaktif, dan panduan bayar praktis agar proteksi medis terjamin(Google Gemini AI)
08:06
28 Januari 2026

Cek Tarif Iuran BPJS Kesehatan 2026, Cara Bayar Lewat HP agar Terhindar dari Denda Puluhan Juta

Peserta BPJS Kesehatan diimbau untuk membayar iuran tepat waktu setiap bulan agar status kepesertaan tetap aktif.

Keterlambatan pembayaran lebih dari 45 hari dapat menyebabkan layanan kesehatan dihentikan sementara dan dikenakan denda yang bisa mencapai Rp 30.000.000.

Pembayaran iuran yang rutin juga memastikan perlindungan kesehatan terjamin tanpa masalah administrasi.

Oleh karena itu, kepatuhan dalam membayar iuran penting untuk memastikan layanan kesehatan tetap tersedia ketika dibutuhkan.

Baca juga: Tanpa Antre! Cara Daftar BPJS Kesehatan Anak 2026, Lengkap dari Syarat hingga Aktivasi

Mengapa iuran BPJS Kesehatan harus dibayar secara rutin?

Ada beberapa alasan mengapa pembayaran iuran harus dilakukan tepat waktu:

  • Menjaga kepesertaan aktif

Iuran yang dibayar tepat waktu memastikan status kepesertaan tetap aktif. Tanpa pembayaran rutin, peserta tidak akan bisa mengakses layanan kesehatan saat dibutuhkan.

  • Menghindari denda pelayanan

Keterlambatan pembayaran iuran lebih dari 45 hari bisa berakibat pada pemberhentian sementara layanan kesehatan.

Jika layanan kesehatan diperlukan dalam periode ini, peserta akan dikenakan denda pelayanan, yang besarnya dapat mencapai Rp 30.000.000.

  • Perlindungan kesehatan terjamin

Dengan membayar iuran tepat waktu, peserta dapat menghindari masalah administrasi yang bisa menghalangi akses layanan medis di fasilitas kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.

Baca juga: Sering Terlupa, Begini Cara Cek BPJS Kesehatan Aktif atau Tidak

Besaran iuran BPJS Kesehatan

Ilustrasi BPJS Kesehatan. Jangan sampai kena denda Rp 30 juta! Simak rincian iuran BPJS Kesehatan 2026, cara aktivasi kartu nonaktif, dan panduan bayar praktis agar proteksi medis terjaminANTARA FOTO/Risky Andrianto. Ilustrasi BPJS Kesehatan. Jangan sampai kena denda Rp 30 juta! Simak rincian iuran BPJS Kesehatan 2026, cara aktivasi kartu nonaktif, dan panduan bayar praktis agar proteksi medis terjamin

Iuran yang harus dibayarkan setiap peserta berbeda-beda, tergantung pada jenis kepesertaan dan kelas perawatan yang dipilih:

  • Peserta Pekerja Penerima Upah (PPU): 5 persen dari gaji, dengan rincian 4 persen dibayar oleh pemberi kerja, dan 1 persen oleh pekerja
  • Peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Bukan Pekerja (BP):
    • Kelas I: Rp 150.000/bulan
    • Kelas II: Rp 100.000/bulan
    • Kelas III: Rp 42.000/bulan (termasuk subsidi dari pemerintah)

Baca juga: Iuran BPJS Kesehatan 2026 Tak Naik, Telat Bayar Tetap Bikin Kepesertaan Nonaktif

Cara membayar iuran BPJS Kesehatan

Iuran dapat dibayar melalui berbagai kanal yang disediakan BPJS Kesehatan:

  • Pembayaran melalui Virtual Account

Setiap peserta memiliki nomor Virtual Account (VA) yang dapat digunakan untuk membayar iuran melalui berbagai metode pembayaran, termasuk transfer bank atau menggunakan uang elektronik yang telah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.

  • Auto Debit

Untuk mempermudah, peserta dapat mendaftar untuk pembayaran otomatis melalui Auto Debit pada rekening bank yang telah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.

  • Pembayaran langsung di kantor BPJS Kesehatan

Bagi mereka yang kesulitan menggunakan sistem digital, pembayaran dapat dilakukan langsung di kantor cabang BPJS Kesehatan.

Denda pelayanan akibat keterlambatan pembayaran

Peserta yang terlambat membayar iuran lebih dari satu bulan akan menghadapi penundaan layanan kesehatan.

Bahkan, jika layanan rawat inap dibutuhkan dalam periode tersebut, denda pelayanan akan dikenakan, yang besarnya mencapai Rp 30.000.000.

Namun, jika peserta membayar iuran yang tertunda dalam waktu 24 bulan, kepesertaan akan aktif kembali, meski tetap harus membayar denda jika membutuhkan layanan rawat inap dalam 45 hari setelah aktivasi.

Baca juga: Cara Cek BPJS Kesehatan Aktif atau Tidak, Bisa Dilakukan Tanpa ke Kantor

Pentingnya kepatuhan membayar iuran

Membayar iuran BPJS Kesehatan tepat waktu adalah langkah penting untuk menjaga akses layanan kesehatan yang terus-menerus.

Tidak hanya itu, kepatuhan ini juga membantu menghindari masalah administratif dan denda yang bisa memberatkan.

Melalui kemudahan pembayaran otomatis dan kanal pembayaran yang fleksibel, peserta diimbau untuk menjaga kewajibannya agar manfaat dari program JKN-KIS dapat diperoleh tanpa kendala.

Baca juga: Sistem Rujukan BPJS Kesehatan 2026, 5 Hal yang Perlu Diketahui

Tag:  #tarif #iuran #bpjs #kesehatan #2026 #cara #bayar #lewat #agar #terhindar #dari #denda #puluhan #juta

KOMENTAR