Dokter Ungkap Pentingnya Kelola Stres untuk Cegah Hipertensi
Bagaimana Cara Mengelola Stres? Ini Penjelasan Psikolog...()
20:36
23 Januari 2026

Dokter Ungkap Pentingnya Kelola Stres untuk Cegah Hipertensi

Banyak orang menganggap tekanan darah tinggi atau hipertensi hanya disebabkan oleh faktor makanan asin atau faktor usia.

Namun, para pakar kesehatan jantung dunia kini semakin menyoroti satu faktor "pemicu senyap" yang sering diabaikan, yaitu stres kronis.

"Sifat mudah tersinggung, kecemasan, depresi, perenungan berlebihan, dan insomnia atau terbangun di tengah malam dengan perasaan gelisah dapat diakibatkan oleh stres kronis," kata Dr. Ernesto L. Schiffrin, seorang dokter kepala di Sir Mortimer B. Davis-Jewish General Hospital, Montreal, yang juga aktif dalam publikasi American Heart Association (AHA).

Stres bukan sekadar masalah perasaan atau pikiran yang lelah.

Secara biologis, stres yang tidak terkelola adalah ancaman nyata bagi pembuluh darah.

Lantas, bagaimana mekanisme stres bisa memicu hipertensi, dan mengapa para dokter sangat menekankan pentingnya sikap tenang?

Hubungan stres dan lonjakan darah

Saat seseorang mengalami stres, tubuh secara alami masuk ke mode "lawan atau lari" (fight-or-flight).

Dalam kondisi ini, tubuh memproduksi lonjakan hormon seperti adrenalin dan kortisol.

Hormon-hormon ini menyebabkan jantung berdetak lebih cepat dan pembuluh darah menyempit.

Jika stres hanya terjadi sesekali, tubuh bisa kembali normal dengan cepat.

Namun, masalah besar muncul ketika stres menjadi kronis atau berkepanjangan.

Dr. Schiffrin menjelaskan bahwa stres jangka panjang akibat beban kerja atau masalah finansial bisa berujung pada gejala fisik yang serius.

"Iritabilitas, kecemasan, depresi, dan insomnia adalah dampak emosionalnya. Namun secara fisik, stres kronis terbukti berkaitan erat dengan peningkatan kejadian kardiovaskular," ujar Dr. Schiffrin.

ilustrasi apakah obat hipertensi dapat merusak ginjal?canva.com ilustrasi apakah obat hipertensi dapat merusak ginjal?

Mengapa 'sikap tenang' menjadi kunci?

Menariknya, para ahli menyarankan bahwa solusi untuk mencegah hipertensi akibat stres bukan hanya melalui obat-obatan, melainkan perubahan persepsi mental.

Dr. Schiffrin menekankan bahwa cara kita merespons masalah sangat menentukan kesehatan jantung kita.

"Mengadopsi tingkat ketenangan tertentu dalam menghadapi tantangan hidup dapat membantu memperbaiki persepsi terhadap stres dan menghasilkan kualitas hidup serta kesehatan kardiovaskular yang lebih baik," ungkap Dr. Schiffrin dalam laporannya di laman AHA.

Sikap tenang atau "serenity" membantu tubuh menekan produksi hormon stres secara berlebihan.

Ketika pikiran lebih tenang, tekanan darah cenderung lebih stabil, dan risiko peradangan pada pembuluh darah arteri, yang menjadi penyebab serangan jantung dan stroke, dapat dikurangi.

Lingkaran setan kebiasaan buruk

Selain efek hormon langsung, stres juga sering memicu "mekanisme pelarian" yang buruk bagi jantung. Seseorang yang stres cenderung:

  • Mengonsumsi makanan tinggi garam dan lemak (comfort food).
  • Kurang tidur atau kualitas tidur yang buruk.
  • Berhenti berolahraga.
  • Merokok atau mengonsumsi alkohol secara berlebihan.

Kombinasi antara hormon stres dan gaya hidup buruk inilah yang akhirnya membuat tekanan darah melonjak secara permanen (hipertensi).

Tips mengelola stres demi jantung sehat

Berdasarkan rekomendasi medis, berikut langkah yang bisa dilakukan untuk menjaga jantung tetap sehat di tengah tekanan hidup:

  • Latihan pernapasan: Teknik napas dalam atau meditasi dapat menurunkan detak jantung secara instan.
  • Aktivitas fisik: Olahraga bukan hanya membakar kalori, tapi juga membuang energi negatif akibat stres.
  • Prioritas tidur: Tidur 7-8 jam adalah waktu bagi pembuluh darah untuk beristirahat dan memulihkan diri.
  • Koneksi sosial: Tertawa bersama teman atau keluarga terbukti secara klinis mampu menurunkan kadar hormon stres.

Menjaga jantung ternyata bukan hanya soal mengatur apa yang ada di piring makan, tapi juga menjaga ketenangan di dalam pikiran.

Seperti pesan para ahli, sedikit ketenangan bisa menjadi investasi panjang bagi kesehatan jantung Anda.

Tag:  #dokter #ungkap #pentingnya #kelola #stres #untuk #cegah #hipertensi

KOMENTAR