Wacana Ekspor, Bulog Bidik Perusahaan Katering di Arab Saudi
Direktur Bisnis Bulog, Febby Novita saat ditemui di kawasan Srengseng, Jakarta Barat, Minggu (1/2/2026).(KOMPAS.com/Syakirun Ni'am)
16:04
1 Februari 2026

Wacana Ekspor, Bulog Bidik Perusahaan Katering di Arab Saudi

- Perusahaan negara, PT Perum Bulog membidik perusahaan-perusahaan catering di Arab Saudi seiring menguatnya rencana ekspor beras ke luar negeri.

Direktur Bisnis Bulog, Febby Novita mengatakan pihaknya berencana tidak hanya memasok kebutuhan jemaah haji Indonesia yang bersifat tahunan, melainkan jemaah umrah.

“Tapi tujuannya enggak hanya jemaah haji, nanti mungkin umrah setiap tahun kami juga bekerja sama dengan catering-catering di Arab Saudi,” kata Febby saat ditemui di kawasan Srengseng, Jakarta Barat, Minggu (1/2/2026).

Beras yang akan diekspor merupakan jenis premium dan super premium yang diminati pasar di Saudi.

Meki demikian, Febby belum menyebutkan berapa estimasi volume ekspor beras premium untuk katering jemaah umroh.

Bulog baru menghitung volume ekspor beras premium untuk memenuhi kebutuhan jemaah haji asal Indonesia.

Baca juga: Bulog Kewalahan Penuhi Permintaan Beras Premium 

Direktur Utama Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani telah membicarakan pasokan beras untuk jemaah haji ini dengan Kementerian Haji dan Umrah.

“Katanya sih awal tuh sekitar 3.000 sampai 4.000 ton,” ujar Febby.

Menindaklanjuti pertemuan itu, Bulog telah mengirimkan contoh beras yang akan digunakan untuk katering jemaah haji di tanah suci.

Febby bersyukur sampel itu diterima dan jenis beras terkait akan digunakan untuk jemaah haji Indonesia.

Saat ini, Bulog sedang menyiapkan gudang yang bisa digunakan untuk menampung beras dari Indonesia di Saudi.

“Karena kan memang teksturnya mungkin banyak orang Indonesia ya, teksturnya itu adalah lebih ini apa beras yang dari kita ya,” kata Febby.

Baca juga: Bulog Siapkan Stok Beras untuk Jemaah Haji 2026 dan Ekspor ke Arab Saudi

Sumber Daya dan Infrastruktur Mumpuni

Direktur Utama PT Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (21/1/2026).KOMPAS.com/Syakirun Ni'am Direktur Utama PT Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (21/1/2026).Pada kesempatan terpisah, Rizal menyatakan Bulog siap mendukung kebijakan pemerintah dalam menyiapkan beras premium bagi jemaah haji Indonesia.

Menurutnya, dari sisi pengalaman dan infrastruktur Bulog mampu memasok kebutuhan tersebut.

“Dari sisi stok dan sistem logistik, BULOG memiliki pengalaman dan infrastruktur yang memadai untuk memastikan pasokan berjalan dengan tepat jumlah, mutu, dan waktu,” ujar Rizal, Selasa (27/1/2026).

Dalam pertemuan dengan pihak Kementerian Haji dan Umroh disebutkan, jumlah jemaah dan petugas haji 1447 Hijriah/2026 Masehi mencapai sekitar 205.000 orang dengan kebutuhan konsumsi beras hampir 4.000 ton.

Baca juga: Bulog Siapkan Gudang 2 Juta Ton Sambut Panen Raya 2026

Beras yang akan disiapkan nantinya memiliki pecahan maksimal 5 persen dan sesuai dengan standar.

“Bulog pada prinsipnya siap mendukung kebijakan pemerintah, khususnya dalam penyediaan beras berkualitas untuk konsumsi jemaah haji Indonesia di Arab Saudi,” kata Rizal.

Adapun wacana ekspor beras disampaikan pemerintah setelah stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) di gudang Bulog pada Januari 2026 mencapai 3,25 juta ton.

Sementara, pada tahun 2026 perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) itu ditargetkan menyerap 4 juta ton beras dari petani lokal.

Baca juga: Baru Januari, Bulog Sudah Mulai Serap Gabah dan Beras Petani

Tag:  #wacana #ekspor #bulog #bidik #perusahaan #katering #arab #saudi

KOMENTAR