FOMC 2026: The Fed Tahan Suku Bunga, Bitcoin Amblas ke Level 70.000 Dolar
Ilustrasi Bitcoin [Envato]
16:44
1 Februari 2026

FOMC 2026: The Fed Tahan Suku Bunga, Bitcoin Amblas ke Level 70.000 Dolar

Baca 10 detik
  • Harga Bitcoin turun di bawah $90.000 setelah The Fed mempertahankan suku bunga acuan pada akhir Januari 2026.
  • Arus modal keluar dari Spot Bitcoin ETF AS mencapai $147,37 juta akibat sentimen hati-hati institusi.
  • South Dakota mengajukan RUU untuk mengalokasikan hingga 10% dana negara ke dalam Cadangan Bitcoin.

Pasar kripto global kembali mengalami tekanan volatilitas pada akhir Januari 2026. Harga Bitcoin (BTC) terpantau melandai ke bawah level psikologis US$90.000 setelah Bank Sentral Amerika Serikat, Federal Reserve (The Fed), mengumumkan hasil rapat Federal Open Market Committee (FOMC) perdana tahun ini.

Saat artikel ini ditulis, harga Bitcoin berkisar US$ 78.503, sejak Minggu (1/2/2026) pagi, BTC masih kesulitan menembus level US$80.000.

Sementara, The Fed memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan pada kisaran 3,50%–3,75%.

Meski langkah ini sudah diprediksi oleh mayoritas pelaku pasar, ketiadaan sinyal pelonggaran moneter yang lebih agresif memicu aksi ambil untung pada aset berisiko, termasuk Bitcoin yang sehari sebelumnya sempat menguat di atas US$90.000 berkat pernyataan optimis Presiden AS, Donald Trump.

Sentimen hati-hati dari kalangan institusi terlihat jelas pada data arus modal produk Spot Bitcoin ETF di Amerika Serikat.

Tercatat terjadi arus keluar (outflow) sebesar US$147,37 juta, yang menunjukkan investor besar cenderung membatasi paparan risiko di tengah ketidakpastian kebijakan makroekonomi.

VP INDODAX, Antony Kusuma, menjelaskan bahwa pergerakan ini adalah pola penyesuaian pasar yang wajar.

“Keputusan The Fed sebenarnya sudah masuk dalam kalkulasi pasar, namun kebijakan tersebut belum cukup memberikan amunisi baru untuk mendorong harga lebih tinggi,” ungkap Antony, dalam keterangannya untuk Suara.com

Ia menambahkan bahwa momen pasca-FOMC sering kali dimanfaatkan investor untuk melakukan evaluasi portofolio.

Di tengah koreksi harga, fundamental Bitcoin justru mendapatkan penguatan dari sisi adopsi pemerintahan. Negara bagian South Dakota secara resmi mengajukan Rancangan Undang-Undang (RUU) untuk membentuk Bitcoin Reserve (Cadangan Bitcoin).

Melalui aturan ini, pemerintah negara bagian berencana mengalokasikan hingga 10% dari total dana kelolaan negara ke dalam Bitcoin. Antony menilai langkah ini merupakan sinyal positif jangka panjang.

“Adopsi di level pemerintah menunjukkan bahwa fundamental Bitcoin terus berkembang dan semakin diakui sebagai aset cadangan strategis, terlepas dari fluktuasi harga harian yang dipicu faktor geopolitik,” imbuhnya.

Menyikapi dinamika pasar yang cepat berubah, para investor disarankan untuk tetap disiplin dan tidak terjebak dalam kepanikan jangka pendek.

Antony Kusuma menekankan pentingnya pemahaman konteks risiko sebelum mengambil keputusan eksekusi.

Beberapa tips menghadapi kondisi pasar saat ini meliputi:

Metode DCA (Dollar Cost Averaging): Melakukan pembelian secara rutin dan berkala untuk meratakan biaya perolehan dan meminimalisir dampak fluktuasi harga yang tajam.

VP INDODAX, Antony Kusuma [Suara.com] PerbesarVP INDODAX, Antony Kusuma [Suara.com]

Edukasi Berkelanjutan: Mengikuti perkembangan berita global dan makroekonomi melalui platform tepercaya seperti INDODAX Academy.

Disiplin Risiko: Menentukan batas toleransi kerugian serta target keuntungan secara matang.

Meskipun saat ini harga sedang berada dalam fase konsolidasi, narasi Bitcoin sebagai "cadangan aset" oleh otoritas pemerintahan di Amerika Serikat diproyeksikan akan menjadi katalis utama di masa mendatang.


DISCLAIMER: Investasi pada aset kripto memiliki risiko volatilitas dan kerugian modal yang tinggi. Artikel ini disusun berdasarkan data pasar per akhir Januari 2026 dan pernyataan narasumber dari INDODAX. Seluruh konten bersifat informatif dan bukan merupakan ajakan atau saran investasi profesional. Pastikan Anda melakukan riset mandiri dan memahami profil risiko Anda sebelum memulai transaksi di pasar kripto.

Editor: M Nurhadi

Tag:  #fomc #2026 #tahan #suku #bunga #bitcoin #amblas #level #70000 #dolar

KOMENTAR