7 Cara Meredakan Pusing dengan Cepat Sesuai Panduan Dokter
- Pusing atau sakit kepala menjadi salah satu keluhan kesehatan yang paling sering dialami banyak orang. Kondisi ini bisa datang tiba-tiba, mengganggu aktivitas, bahkan membuat sulit berkonsentrasi.
Meski sering dianggap sepele, pusing sebenarnya bisa menjadi tanda bahwa tubuh sedang kelelahan, dehidrasi, stres, atau mengalami gangguan kesehatan tertentu.
“Sakit kepala adalah gejala umum, dan alasan umum orang mengunjungi UGD atau dokter umum mereka,” ujar Dr Angela Rai, GP di The London General Practice, dikutip Good to Know, Selasa (13/1/2026).
Ia menjelaskan, sebagian besar pusing tidak berkaitan dengan penyakit serius, melainkan dipicu oleh postur tubuh yang buruk, stres, kurang cairan, sakit kepala tegang, migrain, atau cluster headache.
Cara Meredakan Pusing dengan Cepat
Untuk meredakan pusing dengan cepat, para dokter merekomendasikan beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan di rumah, baik dengan bantuan obat maupun cara alami.
1. Konsumsi obat pereda nyeri sesuai aturan
Salah satu cara tercepat meredakan pusing adalah dengan mengonsumsi obat pereda nyeri yang dijual bebas.
“Mengonsumsi ibuprofen atau parasetamol yang dijual bebas dengan segelas air adalah cara tercepat untuk meredakan sakit kepala dengan obat-obatan.,” ungkap Konsultan praktisi Dr Hussain Ahmad.
Namun, penggunaan obat harus tetap berhati-hati. Dokter umum Dr Sanjeev Kalia mengingatkan pentingnya mematuhi aturan pakai.
Menurutnya, obat seperti paracetamol hanya boleh dikonsumsi setiap 4–6 jam dan tidak lebih dari delapan tablet dalam 24 jam.
Ia juga menyarankan agar selalu berkonsultasi dengan dokter atau apoteker, terutama jika memiliki alergi atau kondisi kesehatan tertentu.
2. Pastikan tubuh terhidrasi dengan baik
Dehidrasi merupakan salah satu pemicu pusing yang paling umum. Dokter umun, Dr Stuart Sanders menekankan pentingnya minum air putih dalam jumlah cukup.
Ia menyarankan untuk segera minum dua gelas air atau sekitar setengah liter jika tubuh terasa kurang cairan.
Sementara itu, Kalia menambahkan, menjaga tubuh tetap terhidrasi juga membantu mencegah pusing muncul kembali.
Ia menyebut air putih sebagai pilihan terbaik, meski beberapa orang merasakan manfaat dari minuman hangat tanpa kafein seperti teh chamomile atau jahe.
3. Istirahat di ruangan gelap dan tenang
Ketika pusing menyerang, beristirahat di ruangan yang redup dan tenang dapat membantu meredakan nyeri.
Sanders menyarankan untuk berbaring, menutup mata, dan menghindari cahaya terang maupun suara bising.
Langkah ini sangat efektif, terutama untuk pusing yang dipicu oleh kelelahan, stres, atau migrain ringan.
4. Kompres dingin atau hangat di area kepala
Kompres juga bisa menjadi solusi cepat untuk meredakan pusing. Dr Sanders merekomendasikan penggunaan kain basah dingin di dahi.
Selain itu, Ahmad mengatakan, sebagian besar orang merasa kompres dingin lebih membantu, tetapi pada kondisi tertentu, kompres hangat juga bermanfaat.
“Tergantung pada penyebab sakit kepala kamu, kompres hangat dapat membantu meredakan nyeri sakit kepala dengan meningkatkan aliran darah dan merelaksasi otot-otot kamu,” jelasnya.
5. Pijat kepala dan leher
Pusing yang disebabkan oleh ketegangan otot leher dan bahu dapat diredakan dengan pijatan ringan.
Kalia menyebut pijat membantu tubuh menjadi lebih rileks, meski bukti klinisnya masih terbatas.
Sakit kepala bisa berasal dari ketegangan otot akibat aktivitas kerja atau stres. Dalam kondisi tersebut, pijat kepala dan leher dapat membantu, selama tidak ada masalah pada tulang belakang.
6. Lakukan peregangan atau yoga ringan
Sinha menjelaskan, stres, kecemasan, dan ketegangan dapat memicu sakit kepala. Oleh karena itu, aktivitas seperti yoga, peregangan, dan olahraga ringan dapat membantu mengurangi intensitas pusing serta mencegah kekambuhan.
Aktivitas ini juga mendukung relaksasi tubuh dan memperbaiki sirkulasi darah.
7. Pastikan asupan makanan cukup
Pusing juga bisa muncul akibat kadar gula darah yang terlalu rendah. Sinha menekankan pentingnya makan secara teratur.
“tekanan darah rendah bisa membuat sakit kepala,” katanya.
NHS pun menyarankan agar tidak melewatkan waktu makan meski sedang tidak nafsu, karena kondisi tersebut dapat memperparah sakit kepala.
Kapan harus ke dokter?
Meski sebagian besar pusing tidak berbahaya, ada beberapa tanda yang perlu diwaspadai.
Pusing yang semakin parah, tidak membaik dengan obat pereda nyeri, atau muncul secara tiba-tiba saat batuk dan bersin perlu segera diperiksakan.
Sinha menambahkan, pusing dengan gejala seperti muntah, gangguan penglihatan, perubahan bicara, atau nyeri hebat seperti “petir menyambar” di belakang kepala merupakan tanda bahaya yang tidak boleh diabaikan.
“Jika sakit kepala bersifat menetap, memburuk, atau disertai gejala lain, sebaiknya segera mencari pertolongan medis untuk menemukan penyebabnya dan mendapatkan penanganan yang tepat,” tutup Rai.
Tag: #cara #meredakan #pusing #dengan #cepat #sesuai #panduan #dokter