5 Tips Menjaga Kesehatan di Tengah Cuaca Ekstrem, Pelajaran dari Kasus John Herdman
Cuaca ekstrem yang belakangan melanda sejumlah wilayah Indonesia berdampak pada kesehatan, termasuk dialami pelatih Timnas Indonesia John Herdman yang sempat kurang fit setelah tiba di Tanah Air.
PSSI menyebut kondisi kesehatan John Herdman menurun akibat proses adaptasi terhadap cuaca Indonesia yang lembap dan tidak menentu, hingga sesi perkenalan resminya harus ditunda, sebagaimana dilaporkan Kompas.com, Senin (12/1/2026).
Perubahan cuaca bisa memengaruhi kondisi tubuh
Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Sumardji mengatakan bahwa perbedaan cuaca yang signifikan menjadi tantangan awal bagi John Herdman.
“Kondisinya kurang fit. Mungkin penyesuaian cuaca saja,” ujar Sumardji.
Cuaca di Indonesia dalam beberapa waktu terakhir memang ditandai hujan deras, kelembapan tinggi, serta perubahan suhu yang cepat, kondisi yang membuat tubuh harus bekerja lebih keras untuk menjaga keseimbangan.
Mengapa cuaca ekstrem berisiko bagi kesehatan?
Ilustrasi cuaca ekstrem. Kasus gangguan kesehatan yang dialami John Herdman menjadi pengingat pentingnya menerapkan langkah sederhana untuk menjaga tubuh saat cuaca ekstrem.
Dokter Spesialis Anak subspesialisasi Respirologi, Dr. dr. Nastiti Kaswandani, Sp.A.(K), menjelaskan bahwa cuaca ekstrem dapat memicu gangguan kesehatan, terutama pada sistem pernapasan dan daya tahan tubuh.
“Perubahan suhu dan kelembapan yang drastis bisa menyebabkan gangguan pernapasan, kelelahan, hingga penurunan imunitas,” kata Nastiti kepada Antara, Selasa (23/12/2025).
Pusat Krisis Kesehatan Kementerian Kesehatan RI juga mengingatkan bahwa kondisi cuaca ekstrem dapat meningkatkan risiko dehidrasi, infeksi saluran pernapasan, serta gangguan pencernaan jika tidak diantisipasi dengan baik.
Tips menjaga kesehatan di tengah cuaca ekstrem
Berikut beberapa langkah sederhana yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan di tengah cuaca ekstrem.
-
Cukupi asupan cairan setiap hari
Tubuh tetap membutuhkan cairan meski tidak merasa haus, terutama saat cuaca panas dan lembap, untuk mencegah dehidrasi.
-
Jaga pola makan bergizi seimbang
Konsumsi sayur, buah, protein, dan vitamin membantu memperkuat daya tahan tubuh menghadapi perubahan cuaca.
-
Sesuaikan pakaian dengan kondisi cuaca
Gunakan pakaian yang menyerap keringat saat panas dan pakaian hangat serta pelindung saat hujan atau udara dingin.
-
Batasi aktivitas fisik berlebihan
Aktivitas yang terlalu berat dapat memicu kelelahan, terutama pada masa awal adaptasi atau ketika tubuh belum sepenuhnya fit.
-
Pastikan istirahat yang cukup
Tidur yang berkualitas membantu tubuh memulihkan energi dan menyesuaikan diri dengan lingkungan.
Perilaku hidup bersih dan sehat tetap diperlukan
Nastiti juga menekankan pentingnya menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat di tengah cuaca yang tidak menentu.
“Gunakan masker di tempat ramai, rajin mencuci tangan, dan hindari kontak dengan orang yang sedang sakit,” ujarnya.
Pusat Krisis Kesehatan Kemenkes RI menambahkan bahwa menjaga kebersihan lingkungan juga penting untuk mencegah penyebaran penyakit yang kerap muncul saat musim hujan maupun pancaroba.
Kasus John Herdman menunjukkan bahwa cuaca ekstrem dapat memengaruhi siapa saja, termasuk individu dengan kondisi fisik yang baik.
Dengan mengenali risiko dan menerapkan langkah pencegahan sejak dini, gangguan kesehatan akibat cuaca ekstrem dapat diminimalkan, baik bagi pendatang maupun masyarakat yang beraktivitas sehari-hari.
Tag: #tips #menjaga #kesehatan #tengah #cuaca #ekstrem #pelajaran #dari #kasus #john #herdman