Pasar Estetika Medis Indonesia Diprediksi Capai Rp23 Triliun di 2030
Dermies Max Aesthetic Clinic by ERHA resmi membuka flagship clinic pertamanya di kawasan Kemang, Jakarta Selatan sebagai cabang ke-11/(Istimewa)
08:51
9 Januari 2026

Pasar Estetika Medis Indonesia Diprediksi Capai Rp23 Triliun di 2030

Di tengah pertumbuhan industri klinik kecantikan Indonesia yang mencapai 60% dalam lima tahun terakhir (DS/X Ventures, 2025) dan diprediksi menembus 5.000 klinik pada akhir 2025 (Central Insight, 2024), Dermies Max Aesthetic Clinic by ERHA resmi membuka flagship clinic pertamanya di kawasan Kemang, Jakarta Selatan sebagai cabang ke-11.    Langkah strategis ini menjawab tingginya permintaan masyarakat urban terutama area Jakarta Selatan akan layanan estetika medis berkualitas yang didukung keahlian dermatologi, di tengah persaingan ketat dengan lebih dari 15 klinik kecantikan premium yang beroperasi di kawasan Kemang dan sekitarnya.   Menurut data Research and Markets, pasar estetika medis Indonesia diproyeksikan tumbuh dari USD 257 juta (Rp4,1 triliun) pada 2023 menjadi USD 1,45 miliar (Rp23,49 triliun) pada 2030, dengan CAGR sebesar 10,3%. Pertumbuhan ini didorong oleh Gen Z dan Milenial yang kini menjadi motor utama industri, dimana 37% Gen Z Indonesia berencana meningkatkan pengeluaran untuk perawatan kecantikan dalam waktu dekat (DSG Consumer Partners, 2024).  

  Secara lebih luas, industri kecantikan dan perawatan pribadi Indonesia mencatatkan revenue sebesar USD9,17 miliar (sekitar Rp142 triliun) pada 2024 dengan pertumbuhan tahunan 4,02% (CAGR 2024-2029) menurut Statista. Sementara itu, Kementerian Perindustrian mencatat jumlah pelaku usaha di sektor kecantikan melonjak 77% dari 726 pelaku usaha pada 2020 menjadi 1.292 pada 2024.   Dengan positioning "The Heart of Beauty Hype", Dermies Max Kemang tidak hanya menjadi klinik estetika, tetapi juga destinasi gaya hidup kecantikan yang modern dan relevan dengan kebutuhan masa kini.   "Posisi Dermies Max Aesthetic Clinic by ERHA cabang Kemang sebagai The Heart of Beauty Hype mendorong kami untuk terus relevan mengikuti perkembangan industri kecantikan. Kami tidak hanya menghadirkan perawatan berbasis dermatologi yang profesional, tetapi juga membangun ekosistem beauty lifestyle melalui kolaborasi dengan brand-brand populer agar klinik ini menjadi titik berkumpul baru yang trendi dan menyenangkan. Pelanggan bisa merawat diri sambil menikmati pengalaman gaya hidup yang lebih modem," ujar dr. Norita Sembada, Managing Director of ERHA Clinic Group.   Berbeda dengan klinik kecantikan umum di kawasan Kemang dan Jakarta Selatan yang sebagian besar menawarkan layanan estetika standar, Dermies Max Kemang hadir dengan empat keunggulan kompetitif yang tidak dimiliki kompetitor yakni, dukungan penuh ekosistem ERHA dermatology; fasilitas terspesialisasi: facial lab & hair lab; treatment eksklusif unggulan; serta hrga lebih terjangkau dengan standar dermatologi.  

Editor: Mohamad Nur Asikin

Tag:  #pasar #estetika #medis #indonesia #diprediksi #capai #rp23 #triliun #2030

KOMENTAR