Penyebab Pubertas Dini pada Anak Menurut Dokter Spesialis
Ilustrasi anak. Pubertas dini pada anak dapat dipicu berbagai faktor, mulai dari aktivasi hormon terlalu cepat hingga obesitas dan paparan hormon dari luar.(FREEPIK)
21:06
6 Januari 2026

Penyebab Pubertas Dini pada Anak Menurut Dokter Spesialis

Pubertas pada anak umumnya terjadi secara bertahap sesuai usia perkembangan, namun pada sebagian anak perubahan fisik dapat muncul jauh lebih cepat dari yang diharapkan orangtua.

Dokter spesialis anak subspesialis endokrinologi, Dr. Faisal, SpA, SubSp. Endo (K), M.Kes, dari Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran, menjelaskan bahwa kondisi tersebut berkaitan dengan aktifnya sistem hormon pubertas lebih awal, yang kemudian memicu berbagai perubahan pada tubuh anak.

Aktivasi dini hormon pubertas dari otak

Menurut Faisal, salah satu penyebab utama pubertas dini adalah aktivasi dini hormon pubertas yang berasal dari otak.

Proses ini melibatkan poros hormon hipotalamus, hipofisis, dan gonad yang berperan mengatur pelepasan hormon pemicu perkembangan organ reproduksi.

Aktivasi yang terjadi terlalu cepat menyebabkan tanda-tanda pubertas muncul sebelum usia yang seharusnya.

Perbedaan penyebab pada anak perempuan dan laki-laki

Kepada Kompas.com, Selasa (6/1/2026), Faisal menjelaskan bahwa penyebab pubertas dini tidak selalu sama antara anak perempuan dan anak laki-laki.

Pada anak perempuan, sebagian besar kasus pubertas dini bersifat idiopatik, yakni tidak ditemukan penyebab medis serius yang mendasarinya.

Sementara pada anak laki-laki, pubertas dini lebih sering berkaitan dengan penyebab medis tertentu sehingga memerlukan evaluasi yang lebih teliti.

Peran obesitas sebagai faktor risiko

ilustrasi obesitas. Pubertas dini pada anak dapat dipicu berbagai faktor, mulai dari aktivasi hormon terlalu cepat hingga obesitas dan paparan hormon dari luar.iStockphorto/Kwanchaichaiudom ilustrasi obesitas. Pubertas dini pada anak dapat dipicu berbagai faktor, mulai dari aktivasi hormon terlalu cepat hingga obesitas dan paparan hormon dari luar.

Selain faktor hormonal, obesitas juga berperan sebagai faktor risiko pubertas dini pada anak.

Kelebihan lemak tubuh dapat memengaruhi keseimbangan hormon sehingga mempercepat aktivasi hormon pubertas.

Faisal menekankan pentingnya menjaga berat badan anak tetap sehat sebagai bagian dari upaya pencegahan.

Paparan hormon dari lingkungan

Paparan hormon dari luar tubuh juga dapat menjadi salah satu pemicu pubertas dini.

Paparan tersebut dapat berasal dari produk tertentu yang mengandung hormon atau zat yang menyerupai hormon, sehingga berpotensi mengganggu keseimbangan hormon alami anak.

Karena itu, orangtua perlu lebih cermat dalam memilih produk yang digunakan anak sehari-hari.

Faktor genetik dan riwayat keluarga

Faktor genetik turut berperan dalam menentukan waktu pubertas anak.

Anak dengan riwayat keluarga yang mengalami pubertas lebih awal memiliki risiko lebih besar mengalami kondisi serupa, meskipun faktor lingkungan tetap memegang peran penting.

Penyebab medis yang perlu diwaspadai

Dalam sebagian kecil kasus, pubertas dini dapat disebabkan oleh gangguan di otak atau jalur pubertas perifer.

Meski jarang, kondisi ini perlu diwaspadai karena memerlukan penanganan medis khusus.

Oleh karena itu, Faisal menekankan pentingnya evaluasi medis yang rasional dan bertahap untuk memastikan penyebab pubertas dini pada anak.

Faisal mengingatkan orangtua agar tidak langsung menyimpulkan penyebab pubertas dini tanpa pemeriksaan dokter.

“Pubertas dini memang melibatkan hormon, tapi tidak selalu berarti ada penyakit serius, namun tetap perlu dinilai secara tepat,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pemeriksaan lebih awal akan membantu menentukan apakah anak hanya perlu dipantau atau memerlukan penanganan lebih lanjut.

Tag:  #penyebab #pubertas #dini #pada #anak #menurut #dokter #spesialis

KOMENTAR