Hari Ibu, POGI Cetak Rekor MURI Lewat Vaksinasi HPV Terbanyak di Jakarta
Ilustrasi vaksinasi. Pemberian vaksin HPV dilakukan gratis di sekolah untuk anak perempuan usia 11?13 tahun. Vaksin ini diberikan dua kali melalui program imunisasi nasional.(Unsplash/Ed Us)
10:12
24 Desember 2025

Hari Ibu, POGI Cetak Rekor MURI Lewat Vaksinasi HPV Terbanyak di Jakarta

Pemahaman dan kesediaan masyarakat untuk divaksin HPV masih rendah. Padahal, vaksinasi HPV efektif untuk mencegah infeksi dari Human papillomavirus atau virus HPV yang bisa menyebabkan kanker serviks dan penyakit kutil kelamin.

Data nasional menunjukkan, kanker serviks menjadi penyebab kematian tertinggi kedua bagi perempuan Indonesia setelah kanker payudara. Padahal, kanker ini bisa dicegah dengan vaksin HPV.

Merespons hal tersebut, Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) melalui gerakan nasional SPRIN (Selamatkan Perempuan Indonesia) menginisiasi aksi percepatan perlindungan berupa vaksinasi HPV serentak berskala provinsi. 

Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Peluncuran SPRIN pada Hari Ibu Nasional 2025 ini dirancang untuk memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) kategori “Vaksinasi HPV Serentak Terbanyak di DKI Jakarta.”

Pelaksanaan SPRIN dilakukan dalam satu hari di 6 lokasi mencakup 5 kota administratif dan Kabupaten Kepulauan Seribu, dengan target lebih dari 500 penerima vaksin.

Ketua Umum POGI, Prof. Dr. dr. Budi Wiweko, Sp.OG menyebutkan, kegiatan ini menjadi pilot projek sebelum dilakukan di daerah lain.

“Ini adalah aksi nyata, cepat, dan terstruktur menuju target Eliminasi Kanker Serviks WHO, sekaligus menjadi pilot project nasional SPRIN sebelum diperluas ke provinsi lain pada 2026–2029,” katanya.

Vaksinasi HPV Serentak Terbanyak di DKI Jakarta yang mendapatkan rekor MURI.Dok POGI Vaksinasi HPV Serentak Terbanyak di DKI Jakarta yang mendapatkan rekor MURI.

Upaya pencegahan kanker serviks yang paling efektif adalah dengan pemberian vaksin HPV. Vaksin tersebut akan meningkatkan sistem imun tubuh untuk melawan infeksi HPV sehingga kanker pun bisa dicegah.

Vaksinasi serentak ini menandai awal komitmen jangka panjang SPRIN untuk menyediakan akses pencegahan yang merata, edukasi berkelanjutan, dan gerakan nasional yang melibatkan seluruh elemen masyarakat.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menegaskan komitmen daerah dalam penanganan kanker serviks. 

“Pencegahan penyakit adalah investasi jangka panjang. Kami telah memiliki berbagai program, seperti cek kesehatan gratis, vaksinasi bagi siswa SD, dan Layanan Pasukan Putih untuk kelompok rentan. Kami apresiasi POGI yang menjadikan Jakarta fokus program ini dan berharap kolaborasi ini berlanjut hingga perayaan 500 tahun Jakarta di 2027,” tegasnya.

Hingga saat ini, Dinkes DKI Jakarta telah memberikan vaksin HPV kepada lebih dari 75.000 siswa SD.

Tag:  #hari #pogi #cetak #rekor #muri #lewat #vaksinasi #terbanyak #jakarta

KOMENTAR