Airlangga: Kedekatan Prabowo–Trump Jadi Kunci ART Diteken Langsung Presiden, Bukan Sekadar Level Menteri
Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (Nurul F/JawaPos.com)
13:18
20 Februari 2026

Airlangga: Kedekatan Prabowo–Trump Jadi Kunci ART Diteken Langsung Presiden, Bukan Sekadar Level Menteri

– Kesepakatan dagang tarif resiprokal atau Agreement on Reciprocal Tariff (ART) antara Indonesia dan Amerika Serikat resmi diteken. Ada faktor kedekatan personal antara Presiden RI dan Presiden AS yang disebut berperan penting dalam penandatanganan tersebut.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian menegaskan, hubungan erat kedua kepala negara menjadi salah satu kunci mulusnya proses perundingan hingga tahap penandatanganan.

“Saya juga ingin menambahkan bahwa perjanjian ART ini yang tadi ditandatangani oleh kedua pemimpin negara ini menunjukkan bahwa dekatnya hubungan antara Bapak Presiden Prabowo dengan Bapak Presiden Trump,” ujar Airlangga dalam konferensi pers secara daring, Jumat (20/2).

Tak hanya dekat, menurut Airlangga, apresiasi terhadap Presiden Prabowo juga disampaikan Trump dalam pembukaan KTT Board of Peace (BOP). Hal itu semakin menegaskan posisi strategis Indonesia dalam hubungan bilateral tersebut.

Terlebih, kedekatan itu telah membuat ART tak sekedar perjanjian dagang, tetapi naik satu level menjadi perjanjian investasi.

“Dalam pembukaan acara BOP juga disebut hal yang mengapresiasi Pak Presiden Prabowo sehingga dengan kedekatan kedua negara ini perjanjian ART menjadi satu level dan juga perjanjian ART ini tidak murni ART trade tetapi juga investasi,” tutur Airlangga.

Mantan Ketua Umum Parta Golkar ini juga menekankan, banyak negara lain yang perjanjian serupa tidak ditandatangani langsung oleh kepala negara, melainkan cukup di level menteri. Namun untuk Indonesia, penandatanganan dilakukan langsung oleh presiden masing-masing negara.

“Banyak negara juga yang perjanjian ini tidak ditandatangani oleh kepala negara tetapi di level menteri. Jadi khusus mengenai Indonesia, apalagi hari ini kita ketahui jumlah kepala negara yang hadir juga banyak, tetapi yang diberikan kesempatan untuk berbicara mengenai agreement dan bilateral hanya Presiden Indonesia, Presiden Prabowo,” tegasnya.

Ia menilai momentum tersebut menjadi catatan penting dalam diplomasi ekonomi Indonesia. Apalagi, proses finalisasi dokumen berlangsung intens hingga malam hari.

“Saya pikir ini menjadi catatan penting dan tadi kami juga rapatnya dengan USTR jam 7 malam. Jadi memang mereka menunggu sampai malam untuk kita bisa bersama-sama membicarakan dan menyelesaikan seluruh dokumentasi yang diperlukan,” pungkas Airlangga.

Editor: Bintang Pradewo

Tag:  #airlangga #kedekatan #prabowotrump #jadi #kunci #diteken #langsung #presiden #bukan #sekadar #level #menteri

KOMENTAR