Manchester United Putri Buat Sejarah ke Perempat Final Liga Champions
- Manchester United putri membuat sejarah dengan mampu lolos ke perempat final Liga Champions putri.
Manchester United putri yang baru pertama kali berkompetisi di Liga Champions putri mampu lolos ke babak perempat final usai menekuk Atletico Madrid dengan skor 2-0 pada hari Jumat (20/2/2026) dini hari WIB.
Dalam laga yang digelar di Leigh Sport Village, Leigh, Manchester United putri unggul 2-0 melalui gol yang dicetak oleh Julia Zigotti pada menit ke-28 dan Jess Park pada menit ke-41.
Hasil ini melengkapi kemenangan tandang Manchester United putri dengan skor 3-0 atas tuan rumah Atletico Madrid putri dalam laga leg pertama di Centro Deportivo Wanda pada hari Jumat (13/2/2026).
Selanjutnya, Manchester United putri akan melanjutkan langkah di Liga Champions putri dengan menghadapi Bayern Muenchen pada (25/3/2026).
Baca juga: Sarina Wiegman Fokus Bawa Timnas putri Inggris ke Piala Dunia, Tepikan soal Kontrak
Marc Skinner Bangga atas Capaian Manchester United putri
Dilansir dari ESPN, pelatih Manchester United putri, Marc Skinner mengaku bangga dengan pencapaian anak asuhnya.
Sebab, timnya mampu menembus perempat final dalam partisipasi perdana di ajang Liga Champions putri.
"Rasanya fantastis. Kami telah membuat sejarah lagi untuk klub," kata Skinner dalam sebuah wawancara selepas pertandingan.
"Ini menyiapkan pertandingan yang sangat menarik, berpotensi di kandang Bayern Munchen, berpotensi di Old Trafford, dan itu akan menjadi perempat final yang fantastis," imbuh Skinner.
Manchester United sendiri belakangan sedang mengalami badai cedera, meskipun mereka sedang dalam rekor bagus, yaitu 11 pertandingan tanpa kalah di semua kompetisi.
Baca juga: Indonesia Vs Filipina: Sarina Bolden Tebus Kesalahan, Garuda Pertiwi Tertinggal 0-2
Bahkan, dalam laga kontra Atletico Madrid, Manchester United putri hanya menyisakan enam pemain di bangku cadangan.
Mereka tampil tanpa diperkuat beberapa pemain andalan, seperti Ella Toone, Leah Galton, Fridolina Rolfo, dan Jayde Riviere.
Marc Skinner (ketiga dari kiri) merayakan kemenangan bersama dengan para pemainnya saat mereka meninggalkan lapangan di akhir pertandingan sepak bola Liga Champions putri antara Manchester United vs Paris Saint-Germain (PSG) di Old Trafford di Manchester pada 12 November 2025. (Foto oleh Darren Staples / AFP)
Manchester United Punya Semangat Tinggi
Skinner kemudian mengungkap bahwa semangat para pemain di ruang ganti lah yang membuat tim mampu tampil baik.
"Ini sulit. Saya hanya bisa memberikan pujian kepada para pemain yang tersedia. Ini sangat berat. Dalam beberapa pertandingan terakhir, kami mengalami banyak cedera dan sakit. Jadi satu hal yang saya yakini dari tim saya adalah mampu tampil dan memberikan hasil," katanya.
Baca juga: Timo Scheunemann Bicara Target Besar Sepak Bola putri, 2031 Harus Tembus Piala Dunia
"Kemenangan 2-0 melawan tim Atlético Madrid menunjukkan karakter tim. Saya pikir Anda harus memiliki karakter khusus untuk bermain di Manchester United," ungkap Skinner
"Kami dihantam setiap hari, tetapi Anda harus memiliki kekuatan mental dan saya pikir bahkan malam ini Ziggy (Zigiotti) tidak merasa baik-baik saja jadi saya menariknya keluar di babak pertama."
"Tetapi untuk masuk dan mencetak gol, saya pikir itu menunjukkan karakter kami."
"Itulah yang kami miliki berlimpah. Orang-orang bersikap adil [ketika mereka] membandingkan kami dengan tim-tim lain yang berada di atas kami, tetapi kami memiliki semangat ini dalam tim dan saya pikir itulah yang membuat kami istimewa," imbuh Skinner.
Selepas pertandingan melawan Atletico Madrid, Manchester United juga akan menatap laga putaran kelima Piala FA putri melawan Chelsea pada hari Minggu (22/2/2026).
Tag: #manchester #united #putri #buat #sejarah #perempat #final #liga #champions