BPH Migas Pastikan Stok BBM Kalbar Aman Meski Sungai Kapuas Dangkal Ganggu Distribusi
Ilustrasi SPBU. (KOMPAS.com/Muhammad Idris)
06:44
19 Februari 2026

BPH Migas Pastikan Stok BBM Kalbar Aman Meski Sungai Kapuas Dangkal Ganggu Distribusi

- Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) memastikan stok dan penyaluran bahan bakar minyak (BBM) di Kalimantan Barat (Kalbar) tetap dalam kondisi aman dan terkendali, meski terdapat gangguan akibat pendangkalan alur Sungai Kapuas.

Anggota Komite BPH Migas Fathul Nugroho mengungkapkan, pendangkalan sungai membuat kapal tanker pengangkut BBM kandas saat menuju Fuel Terminal (FT) Sanggau dan FT Sintang sehingga proses distribusi BBM di Kalbar sempat tersendat.

"Terkait dengan distribusi BBM untuk Kalimantan Barat ini ada sedikit gangguan akibat pendangkalan alur Sungai Kapuas dan debit airnya yang turun," ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (18/2/2026).

Baca juga: Menhub Dudy Pastikan Pelabuhan Pulau Baai Siap Beroperasi Optimal Usai Terjadi Pendangkalan

Untuk mengantisipasi dampak lebih luas, BPH Migas telah berkoordinasi dengan PT Pertamina Patra Niaga dan didapati bahwa perusahaan tersebut telah menyiapkan skema teknis untuk kelancaran distribusi.

Salah satunya dengan memanfaatkan tongkang terapung (floating barge) sebagai dermaga sementara, sehingga proses bongkar muat dapat dilakukan langsung dari kapal tanker ke mobil tangki.

BPH Migas juga meminta Pertamina Patra Niaga menyusun tenggat waktu yang jelas agar masa transisi berlangsung singkat dan solusi keberlanjutan dapat segera direalisasikan.

"Tentunya ini perlu dipersiapkan solusi yang lebih permanen. Pertamina Patra Niaga perlu membuat timeline alternatif suplai sementara ini untuk berapa lama, dan solusi permanennya kapan akan dilaksanakan," ucapnya.

Fathul menambahkan, sejumlah fuel terminal di wilayah tersebut dibangun pada sekitar tahun 1970-1980 sehingga memerlukan revitalisasi.

Penyusunan peta jalan (roadmap) pembangunan dan pembaruan infrastruktur dinilai krusial untuk memperkuat ketahanan energi daerah.

BPH Migas juga memperkuat koordinasi lintas sektor, termasuk dengan Kementerian Perhubungan dan pemerintah daerah, guna menangani persoalan alur sungai apabila diperlukan pemeliharaan khusus.

Sementara itu, Wakil Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga Taufik Aditiyawarman menegaskan, penyediaan dan pendistribusian BBM merupakan tugas yang tidak boleh terhenti dalam kondisi apa pun, terlebih menjelang pembentukan Satuan Tugas Ramadhan dan Idul Fitri. "Kami monitor terus ketersediannya (BBM), dari stok nasional, kemudian distribusi sampai ke wilayah-wilayah di ujung," ucapnya.

Sebagai informasi, BPH Migas juga telah meninjau sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kabupaten Sanggau.

Dari hasil pemantauan, pelayanan berjalan normal dan masyarakat tetap dapat mengakses BBM jenis Pertalite, solar, Pertamax, dan Dexlite.

Sebanyak sekitar 740 unit mobil tangki disiagakan untuk menyuplai wilayah Kalimantan.

Dengan dukungan armada tersebut, pemerintah memastikan masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan BBM di Provinsi Kalimantan Barat.

Baca juga: BPH Migas Cek SPBU Terdampak Banjir di Aceh Tamiang, Pastikan Kualitas dan Stok BBM Aman

Tag:  #migas #pastikan #stok #kalbar #aman #meski #sungai #kapuas #dangkal #ganggu #distribusi

KOMENTAR