IHSG Berpeluang Menguat di Area 8.377-8.440 Hari Ini
- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan melanjuhtkan kenaikan pada perdagangan Kamis (19/2/2025).
Kemarin indeka acuan Bursa Efek Indonesia (BEI) ini ditutup menguat 1,19 persen pada level 8.310. Investor asing mencatatkan nilai beli bersih atau net buy Rp 1,44 triliun di seluruh pasar.
Analis teknikal MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, memperkirakan IHSG berpeluang menguat di area 8.377-8.440, meski demikian pelaku pasar diminta mewaspadai potensi koreksi lanjutan di rentang ke 8.098-8.155.
“Best case apabila IHSG mampu bertahan di atas 8.172, maka IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatannya untuk membentuk bagian dari wave (c) dari wave [x] ke rentang 8.377-8.440. Namun, waspadai akan adanya lanjutan koreksi ke 8.098-8.155,” ujar Herditya dalam analisis hariannya.
Baca juga: IHSG Ditutup Naik 1,19 Persen ke Level 8.310
Adapun level support IHSG berada di 7.863 dan 7.712. Sementara resistance terdekat di 8.354 dan 8.517.
Dikutip dari Kontan.co.id, Tim Riset Sinarmas Sekuritas melihat, IHSG kemarin berhasil melewati level kuat 8.251. Karena itu, IHSG berpeluang mencoba resistance 8.360 dan berikutnya 8.408.
Sementara support terdekat 8,.227 – 8.170. Dynamic Support (8.000), diharapkan mampu menopang pergerakan IHSG.
Adapun, pelaku pasar mencerna risalah FOMC The Fed yang memberikan hasil beragam. Beberapa pejabat The Fed pada pertemuan tersebut mengisyaratkan adanya kenaikan suku bunga pada masa mendatang, namun tetap harus memperhatikan data ekonomi terkait seperti inflasi dan tenaga kerja. Di lain sisi, ada beberapa pejabat lainnya juga yang menginginkan pemangkasan suku bunga selanjutnya.
Dari dalam negeri, pasar juga mencermati data - Posisi utang luar negeri (ULN) Indonesia kuartal IV 2025 naik sekitar 4,1 miliar menjadi 431,7 miliar dollar AS, dipengaruhi oleh peningkatan utang sektor publik.
Selain itu, pasar menantikan penentuan suku bunga pada pertemuan RDG Bank Indonesia pada Kamis ini. Bank Indonesia sudah mempertahankan bunga atau BI rate di level 4,75 persenuntuk lima bulan terakhir.
Rekomendasi Pasar
Di tengah potensi kenaikan IHSG, berikut saham yang bisa dicermati pasar dari dua sekuritas.
MNC Sekuritas
Saham PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) ditutup di Rp 1.450 dan direkomendasikan buy on weakness.BUVA berada pada bagian awal wave (5) dari wave [C], yang mengindikasikan potensi tren penguatan apabila didukung volume dan momentum yang memadai.
Saham PT Indokripto Koin Semesta Tbk ditutup di posisi Rp 1.965 dan juga direkomendasikan buy on weakness. COIN teridentifikasi berada pada bagian wave 4 dari wave (C). Posisi ini umumnya mencerminkan fase koreksi terbatas sebelum berpotensi melanjutkan kenaikan.
Saham PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) berada di harga penutupan Rp 430 dengan rekomendasi buy on weakness. INET diperkirakan tengah berada pada bagian wave C dari wave (B), yang berarti saham ini masih dalam fase korektif, namun berpeluang mengakhiri koreksi dan membentuk fase penguatan.
Saham PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) ditutup di level Rp 10.900 dengan rekomendasi speculative buy. PANI berada di awal wave [v] dari wave 1, yang membuka peluang kenaikan lanjutan.
Sinarmas Sekuritas
INDY: SPECULATIVE BUY
Last price : 3,800
Target price : 3,910 – 4,020
Entry price : 3,650 – 3,810
Stop Loss : 3,500
ELSA: SPECULATIVE BUY
Last price : 805
Target price : 830 – 855
Entry price : 775 - 810
Stop Loss : 740
Disclaimer: Artikel ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Seluruh rekomendasi berasal dari analis sekuritas. Keputusan investasi menjadi tanggung jawab investor. Pastikan melakukan riset mandiri sebelum menentukan pilihan.