Aturan Makan di LRT, KRL, dan MRT Selama Ramadan 2026
Penumpang menaiki Commuterline di Stasiun Manggarai, Jakarta. [Suara.com/Alfian Winanto]
08:08
19 Februari 2026

Aturan Makan di LRT, KRL, dan MRT Selama Ramadan 2026

Baca 10 detik
  • Pengelola transportasi publik Jakarta (LRT, KRL, MRT) izinkan penumpang batal puasa di dalam perjalanan selama Ramadan 2026.
  • LRT Jabodebek membatasi konsumsi hingga pukul 19.00 WIB dengan makanan ringan saja; KRL juga menerapkan toleransi serupa.
  • MRT Jakarta memberi waktu maksimal sepuluh menit setelah Maghrib untuk berbuka di dalam kereta dengan batasan menu spesifik.

Memasuki bulan suci Ramadhan 2026, pengelola transportasi publik di wilayah Jakarta dan sekitarnya kembali memberikan kebijakan khusus bagi para penumpang.

Pengguna moda transportasi seperti LRT Jabodebek, KRL Commuter Line, hingga MRT Jakarta kini diberikan kelonggaran untuk membatalkan puasa di dalam rangkaian kereta maupun area stasiun.

Kebijakan ini diambil sebagai bentuk toleransi dan peningkatan layanan agar masyarakat tetap nyaman dalam menjalankan ibadah tanpa terhambat jadwal perjalanan.

Namun, terdapat sejumlah batasan teknis mengenai jenis makanan dan durasi waktu yang wajib dipatuhi demi kenyamanan bersama.

Aturan di LRT Jabodebek: Maksimal Hingga Pukul 19.00 WIB

Pihak LRT Jabodebek mengizinkan penumpang untuk mengonsumsi makanan dan minuman ringan mulai dari waktu adzan Maghrib hingga batas akhir pukul 19.00 WIB.

Manager Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, menekankan bahwa jenis konsumsi yang diperbolehkan hanya terbatas pada makanan yang praktis.

"Saat waktu berbuka, pengguna LRT Jabodebek diperbolehkan mengonsumsi makanan dan minuman ringan seperti kurma, roti, dan air minum. Namun, tidak diperkenankan mengonsumsi makanan berat dan yang berbau menyengat demi menjaga kenyamanan bersama," jelas Radhitya dalam pernyataan resminya, Rabu (18/2/2026).

Selain itu, LRT Jabodebek tetap beroperasi secara optimal dengan jadwal sebagai berikut:

  • Hari Kerja (Weekday): 430 perjalanan per hari.
  • Akhir Pekan & Libur Nasional: 270 perjalanan per hari.
  • Fasilitas Tambahan: Tersedia dispenser air minum gratis di seluruh stasiun bagi pengguna.

Senada dengan LRT, KAI Commuter juga memberlakukan relaksasi serupa. Penumpang KRL diperbolehkan membatalkan puasa saat berada di dalam gerbong.

VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, mengimbau agar penumpang tetap bijak dalam memilih menu berbuka agar tidak mengganggu penumpang lain.

Petugas di lapangan akan secara aktif menginformasikan waktu berbuka melalui pengeras suara di stasiun maupun di dalam rangkaian kereta.

KAI Commuter juga menyediakan fasilitas water station yang bisa digunakan penumpang untuk mengisi ulang botol minum (tumbler) secara gratis.

MRT Jakarta menerapkan aturan yang sedikit lebih spesifik. Penumpang diizinkan berbuka di area berbayar stasiun maupun di dalam kereta, namun dengan batasan waktu yang ketat.

Berdasarkan informasi resmi dari @mrtjktinfo, penumpang hanya diberikan waktu maksimal 10 menit setelah adzan Maghrib untuk membatalkan puasa jika berada di dalam rangkaian kereta.

Berikut adalah poin utama aturan di MRT Jakarta:

  • Boleh: Air mineral dalam tumbler dan makanan ringan (seperti kurma).
  • Dilarang: Nasi dengan lauk pauk, makanan cepat saji (fast food), dan minuman selain air putih.
  • Kewajiban: Menjaga kebersihan dan tidak meninggalkan sampah kemasan di dalam kereta.

Para pengguna transportasi publik sangat disarankan untuk membawa kembali sampah mereka dan membuangnya di tempat sampah yang telah disediakan di stasiun tujuan.

Editor: M Nurhadi

Tag:  #aturan #makan #selama #ramadan #2026

KOMENTAR